Konten dari Pengguna

Arsip Kena Hama: Ancaman Serius bagi Dokumen Penting

Alifah Aqil Khoirunissa

Alifah Aqil Khoirunissa

Mahasiswi Universitas Ciputra Surabaya

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Alifah Aqil Khoirunissa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Arsip menyimpan catatan penting seperti surat legal, dokumen perusahaan, ijazah, atau data sejarah. Tapi hama seperti rayap, kutu buku, kecoa, dan tikus bisa menyerang kapan saja. Mereka hidup dari bahan organik seperti kertas, lem, dan karton, bahan utama penyusun arsip.

Baca Juga Tahap-tahap solusi membasmi hama pada area arsip anda!

Ilustrasi dibuat dengan bantuan AI oleh ChatGPT (OpenAI), tanpa referensi visual dari pihak ketiga.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi dibuat dengan bantuan AI oleh ChatGPT (OpenAI), tanpa referensi visual dari pihak ketiga.

Ketika hama menyerang, dokumen bisa berlubang, luntur, bahkan hancur tak terbaca. Jika kamu menyimpan arsip di tempat lembap, gelap, dan jarang dibuka, risiko kerusakan makin besar. Banyak kantor dan institusi kehilangan dokumen penting hanya karena lalai menjaga arsip dari hama.

Jenis Hama yang Sering Merusak Arsip

1. Rayap

Menggerogoti kertas dari dalam, biasanya tidak terlihat sampai kerusakan parah terjadi.

2. Kutu Buku

Serangga kecil yang memakan lem dan jamur di dokumen.

3. Kecoa

Menyukai lem dan noda di arsip lama, sekaligus menyebarkan bakteri lewat kotorannya.

4. Tikus

Mengoyak kertas dan karton untuk sarang, sekaligus mencemari arsip dengan urin dan feses.

Ciri-Ciri Arsip Terinfeksi Hama

  1. Arsip terlihat berlubang atau robek

  2. Terdapat serbuk kayu atau debu aneh di sekitar dokumen

  3. Bau apek atau bau kotoran hama

  4. Jejak hama seperti kotoran kecoa atau kertas tergerus

  5. Arsip terasa lembap atau menguning

Cara Mencegah dan Mengatasi Hama di Ruang Arsip

1. Gunakan Box Arsip Anti Hama

Simpan dokumen di dalam kotak plastik kedap udara, bukan karton biasa.

2. Sirkulasi Udara dan Pencahayaan yang Baik

Ruang lembap memicu jamur dan mengundang hama.

3. Lakukan Fumigasi atau Fogging

Gunakan jasa pengendalian hama secara berkala untuk membunuh hama aktif dan telur-telurnya.

4. Gunakan Desiccant (Pengering)

Taruh silica gel dalam rak arsip untuk mengurangi kelembapan.

5. Hindari Menumpuk Arsip di Lantai

Simpan arsip di rak, beri alas, dan beri jarak dengan dinding.

Baca Juga Solusi Hama di Arsip Anda

Kesimpulan

Arsip yang rusak akibat hama sulit dipulihkan. Pencegahan jauh lebih murah dibanding mengganti dokumen penting yang sudah hancur.

Jaga ruang arsip tetap bersih, kering, dan aman dari gangguan serangga dan hewan pengerat. Lindungi catatan berhargamu sebelum semuanya terlambat.

Tertarik Topik Ini?: Perang India-Pakistan 2025