Menyusuri Perjalanan Lexus di GIIAS 2026, dari Mesin Tenun hingga Masa Depan

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Area Lounge stan Lexus GIIAS 2026. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Area Lounge stan Lexus GIIAS 2026. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Stan Lexus di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 menawarkan pengalaman yang berbeda dari sekadar melihat deretan mobil baru. Pengunjung diajak menyusuri perjalanan Lexus melalui sejumlah area yang menceritakan sejarah, filosofi, hingga visinya ke depan.

Perjalanan dimulai dari area Past. Pengunjung langsung disambut instalasi berbahan kayu yang terinspirasi dari mesin tenun otomatis ciptaan Sakichi Toyoda. Instalasi ini menjadi simbol awal perjalanan Toyota, jauh sebelum dikenal sebagai produsen otomotif.

Karya seni vision di area Future stan Lexus GIIAS 2026. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Sakichi Toyoda merupakan penemu mesin tenun otomatis yang kemudian menjadi fondasi lahirnya Toyota. Dari bisnis tersebut, putranya, Kiichiro Toyoda, mengembangkan perusahaan hingga akhirnya masuk ke industri otomotif.

Memasuki area Present, Lexus menampilkan berbagai koleksi merchandise premium dan produk lifestyle, mulai dari topi, botol minum, tas, hingga aksesori lainnya. Area ini menjadi gambaran bahwa Lexus tak hanya menawarkan kendaraan premium, tetapi juga ingin menjadi bagian dari gaya hidup para konsumennya.

All New ES 350h Luxury di area Sensory Concierge Room stan Lexus GIIAS 2026. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Perjalanan kemudian berlanjut ke area Future. Ada instalasi seni bernama 'Vision' berbentuk lingkaran yang terus berputar menyerupai kipas.

Dari sudut tertentu, karya ini tampak seperti mata yang melambangkan cara Lexus memandang masa depan sekaligus komitmennya untuk terus mengikuti perkembangan teknologi dan desain.

Area yang paling menjadi sorotan ialah Sensory Concierge Room. Di ruangan ini, Lexus memamerkan All-New Lexus ES Hybrid dengan tata pencahayaan yang dirancang secara khusus agar lekuk bodi, garis desain, hingga detail eksterior mobil dapat terlihat lebih jelas pada visual terbaiknya.

Instalasi seni The Flying Bird di area Lounge stan Lexus GIIAS 2026. Foto: Alvian Yoga Yulianto/kumparan

Pengalaman lalu ditutup di area Lounge yang menghadirkan karya seni 'The Flying Bird'. Instalasi ini merepresentasikan perjalanan Lexus di berbagai moda transportasi, mulai dari darat, laut, hingga udara. Konsep tersebut bahkan diterapkan pada sajian welcome set berupa makanan dan minuman yang disediakan bagi para pengunjung

Lewat konsep stan bertema perjalanan ini, Lexus ingin menghadirkan pengalaman yang lebih personal bagi pengunjung. Bukan hanya melihat jajaran mobil premium, tetapi juga mengenal sejarah, filosofi desain, hingga nilai yang diusung merek tersebut.

instagram embed