Konten dari Pengguna

Apa Isi Dokumen Perencanaan March of Washington 1963 yang Terkenal?

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Absal Bachtiar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

March of Washington for Jobs and Freedom | Wikimedia Commons
zoom-in-whitePerbesar
March of Washington for Jobs and Freedom | Wikimedia Commons

Pada 28 Agustus 1963, sekitar seperempat juta warga Amerika Serikat berpartisipasi dalam pergerakan bersejarah yaitu March of Washington for Jobs and Freedom di dekat Lincoln Memorial. Lebih dari 3.000 anggota pers meliput pawai bersejarah ini, di mana Pendeta Dr. Martin Luther King, Jr. menyampaikan pidato "I Have A Dream".

Sampai sekarang, pidato itu kerap disebut sebagai satu di antara orasi terkemuka yang paling berpengaruh.

Awalnya, pergerakan ini disusun oleh pemimpin buruh terkenal A. Phillip Randolph dan Roy Wilkins, Sekretaris Eksekutif NAACP. Pergerakan di Washington berkembang menjadi upaya kolaboratif di antara kelompok dan tokoh pergerakan hak-hak sipil saat itu. Mengumpulkan ratusan ribu orang di tempat yang sama merupakan hal yang sulit.

Untuk itu, para tokoh utama yang terlibat dalam pergerakan tersebut menyusun berbagai rencananya dalam sebuah dokumen dan memo serinci mungkin.

Dokumen dan memo dari penyelenggara, pada hari yang tak terlupakan itu, menunjukkan betapa banyak perencanaan dan perhatian terhadap detail yang diberikan untuk memastikan keberhasilan pergerakan yang damai. Formulir RSVP, yang dikeluarkan oleh Komite Medis untuk Hak Sipil, meminta responden untuk menunjukkan apakah mereka memerlukan bantuan keuangan untuk menghadiri pergerakan, apakah mereka akan menghadiri makan siang kelompok, dan apakah mereka akan melakukan perjalanan ke Washington, D.C. dengan kereta atau pesawat.

March of Washington for Jobs and Freedom di dekat Lincoln Memorial | Wikimedia Commons

Dokumen dan memo tersebut menginstruksikan para demonstran, misalnya, untuk: "Memakai sepatu yang nyaman, penutup kepala, dan, jika ramalan cuaca menunjukkan hujan, untuk membawa jas hujan plastik."

Mereka juga diingatkan untuk: "Saat sarapan yang enak sebelum berangkat," dan untuk membawa, "Termos es batu jika bepergian dengan bus atau kereta."

Sebuah pengingat dalam teks ini: “THIS WILL BE A LONG, HARD, HECTIC DAY, AND THE OBJECTIVES OF THE MARCH ON WASHINGTON FOR JOBS AND FREEDOM SHOULD BE KEPT IN MIND SO AS TO PREVENT LOSS OF TEMPER, ETC …” ditulis dengan huruf kapital agar para peserta aksi benar-benar mengingat tujuan dari pergerakan ini. [*]