Ini yang Terjadi Jika Rutin Olahraga tapi Protein Kurang!

Mahasiswa Universitas Pamulang yang akan menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan bermanfaat.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Afdal Effendy tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rutin berolahraga tetapi hasilnya tidak kunjung terlihat? Otot terasa sulit berkembang, tubuh mudah lelah, atau pemulihan setelah latihan terasa lebih lama? Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah asupan protein harian. Banyak orang fokus meningkatkan intensitas latihan demi mendapatkan tubuh ideal, tetapi lupa bahwa tubuh juga membutuhkan nutrisi yang cukup. Padahal, olahraga dan pola makan memiliki peran yang saling berkaitan, terutama dalam proses pembentukan dan pemulihan otot. 1. Pemulihan Otot Bisa Lebih Lambat Saat melakukan latihan beban, serat otot mengalami perubahan dan membutuhkan proses pemulihan. Protein menyediakan asam amino yang digunakan tubuh untuk memperbaiki serta membangun jaringan otot. Jika asupan protein tidak mencukupi, proses pemulihan dan perbaikan otot bisa kurang optimal. Akibatnya, tubuh mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk kembali siap menjalani latihan berikutnya. 2. Perkembangan Massa Otot Kurang Maksimal Salah satu tujuan latihan beban adalah meningkatkan massa otot. Namun, proses tersebut tidak hanya bergantung pada intensitas latihan. Tubuh membutuhkan protein sebagai bahan pembangun otot. Jika jumlahnya terlalu sedikit, peningkatan massa otot bisa terhambat meskipun latihan dilakukan secara rutin. 3. Tubuh Bisa Kehilangan Massa Otot Ketika asupan protein dan energi tidak mencukupi dalam jangka panjang, tubuh berisiko mengalami penurunan massa otot. Kondisi ini dapat menjadi perhatian, terutama bagi orang yang menjalani latihan intensif sekaligus diet ketat. Karena itu, mengurangi makanan secara berlebihan bukan cara terbaik untuk mendapatkan bentuk tubuh ideal. 4. Tubuh Lebih Sulit Beradaptasi dengan Latihan Protein bukan satu-satunya sumber energi saat berolahraga, tetapi memiliki peran penting dalam adaptasi dan pemulihan tubuh. Jika kebutuhan nutrisi tidak terpenuhi, seseorang dapat mengalami penurunan performa dan kesulitan mempertahankan kualitas latihan. Bagaimana Cara Memenuhi Kebutuhan Protein? Kebutuhan protein setiap orang berbeda, tergantung berat badan, usia, aktivitas, dan tujuan latihan. Sumber protein dapat diperoleh dari telur, ikan, ayam, susu, tahu, tempe, serta kacang-kacangan. Bagi orang dewasa yang rutin berolahraga, kebutuhan protein dapat lebih tinggi dibandingkan orang yang kurang aktif. Namun, bukan berarti harus mengonsumsi protein secara berlebihan. Pada akhirnya, olahraga saja tidak cukup untuk mendukung perkembangan otot. Latihan yang teratur perlu diimbangi asupan protein, energi yang cukup, dan waktu istirahat yang berkualitas. Jadi, jangan hanya fokus pada seberapa berat kamu berlatih, tetapi perhatikan juga nutrisi yang membantu tubuh berkembang.
Afdal Effendy, Mahasiswa Universitas Pamulang
