Bukan Pedas, Cabe Jawa Justru Turunkan Gula Darah

Alumni Universitas Airlangga-Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia. Mahasiswa S2 Universitas Negeri Surabaya- Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Agustiansyah Amanda tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cabe selama ini dikenal sebagai bahan masakan yang bikin “terbakar” di lidah dan sering dihindari penderita maag. Namun, tidak semua cabe sama. Jauh sebelum cabe merah dan rawit masuk ke Nusantara dari Amerika Latin, Indonesia sudah lebih dulu punya “cabe asli” yang unik, yaitu cabe Jawa (Piper retrofractum Vahl).
Tanaman ini sebenarnya masih satu keluarga dengan sirih-sirihan, bukan keluarga Solanaceae seperti cabe modern. Itulah sebabnya bentuknya memanjang, berbiji kecil dan punya aroma rempah khas yang tak sekadar pedas. Menariknya, cabe Jawa justru memiliki manfaat bagi penderita diabetes.
Manfaat Cabe Jawa bagi Penderita Diabetes
Beberapa riset herbal mencatat bahwa senyawa aktif dalam cabe Jawa, seperti piperin dan chavicine, mampu membantu menurunkan kadar gula darah dan memperbaiki sensitivitas insulin. Hasil riset yang dipublikasikan oleh Fakultas Biologi UGM (2023) menunjukkan bahwa kombucha cabai Jawa mengandung senyawa piperin dengan efek antidiabetes dan neuroprotektif. Uji laboratorium membuktikan bahwa minuman ini mampu menurunkan kadar gula darah, menghambat aktivitas enzim pemicu Alzheimer, dan mempertahankan memori spasial pada hewan uji. Kandungan antioksidan alaminya juga berperan penting dalam menekan stres oksidatif, salah satu penyebab komplikasi diabetes.
Selain itu, cabe Jawa berfungsi sebagai tonik alami yang meningkatkan metabolisme tubuh, memperlancar sirkulasi darah, dan membantu kerja hati. Dengan kata lain, rempah yang sering dianggap “pedas ekstrem” ini justru menjadi sekutu alami tubuh dalam menjaga kestabilan gula darah.
Cara Mengonsumsi Cabe Jawa untuk Penderita Diabetes
Meski tergolong rempah tradisional, cara mengonsumsi cabe Jawa tak sulit. Kuncinya adalah takaran yang pas dan cara olah yang tepat, karena rasa pedasnya jauh lebih tajam dibanding cabe biasa.
Sebagai Seduhan Herbal: Cara paling umum adalah dengan menyeduh 2–3 ruas cabe Jawa kering ke dalam air panas, lalu diamkan sekitar 10 menit. Minum airnya dua kali sehari, pagi dan sore, untuk membantu menstabilkan gula darah,
Campuran Jamu Tradisional: Cabe Jawa bisa digiling halus dan dicampur dengan madu atau temulawak sebagai ramuan herbal. Kombinasi ini sering digunakan untuk meningkatkan stamina dan menjaga fungsi hati.
Bumbu Masakan Sehat: Kalau kamu kurang suka rasa jamu, cabe Jawa juga bisa dijadikan bumbu pada sup atau tumisan dalam jumlah kecil. Rasanya pedas hangat dan aromatik, mirip jahe bercampur lada.
⚠️ Catatan penting:
Bagi penderita maag atau gangguan lambung sebaiknya mengonsumsi cabe Jawa dalam jumlah terbatas. Konsultasikan dulu dengan dokter atau ahli gizi bila sedang menjalani pengobatan diabetes tertentu.
Inovasi Modern: Kombucha Cabe Jawa
Kini, mahasiswa UGM berhasil membawa cabe Jawa ke level baru lewat riset minuman fermentasi bernama Kombucha Cabe Jawa. Minuman ini menggabungkan manfaat teh fermentasi dan cabe Jawa, menghasilkan minuman fungsional yang membantu menurunkan kadar gula darah sekaligus menjaga daya tahan tubuh.
Berikut cara membuatnya secara sederhana di rumah:
1. Siapkan dasar kombucha.
Didihkan air, seduh teh (hitam atau hijau), lalu tambahkan gula hingga larut. Gunakan takaran 1 liter air, 100 gram gula, dan 3 sendok makan daun teh. Dinginkan hingga suhu ruang.
2. Tambahkan cabe Jawa.
Haluskan atau potong 6–8 buah cabe Jawa kering yang sudah dicuci bersih. Campur dengan 1 sendok makan madu, lalu masukkan ke dalam larutan teh manis.
3. Fermentasi.
Tuang larutan ke dalam toples kaca, tambahkan SCOBY (kultur bakteri dan ragi), lalu tutup kain bersih. Simpan di tempat sejuk dan gelap selama 7–14 hari.
4. Fermentasi kedua (opsional).
Jika ingin rasa lebih segar, kombucha bisa difermentasi kembali selama 3–10 hari dengan tambahan buah atau madu.
5. Sajikan dingin.
Saring dan simpan di lemari es sebelum diminum. Kombucha cabe Jawa punya rasa asam segar berpadu hangat pedas, unik tapi menyehatkan.
Penutup
Cabe Jawa membuktikan bahwa rempah asli Indonesia bukan sekadar bumbu dapur, tetapi juga warisan kesehatan yang layak diangkat kembali. Dalam era modern penuh minuman instan, secangkir seduhan cabe Jawa atau kombucha tradisional ini bisa jadi pengingat: kadang, rahasia kesehatan terbaik justru datang dari pedasnya rempah kuno Nusantara.
