Kilas Balik Perjalanan Karier Ria Irawan
Tulisan dari Berita Artis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kepergian Ria Irawan untuk selamanya menyisakan duka mendalam dunia hiburan Tanah Air. Ia mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat, pada Senin (6/1) pukul 04.40 WIB.
Ria Irawan meninggal dunia setelah berjuang melawan kanker yang dideritanya bertahun-tahun. Sejak divonis pada 2015 lalu, ia terus berjuang keras demi kesembuhannya. Dua tahun kemudian, perempuan kelahiran tahun 1969 ini mengungkapkan sel kanker dalam tubuhnya telah hilang.
Namun, pada September 2019, Ria Irawan harus menjalani perawatan kembali karena sel kanker getah bening bersarang di tubuhnya lagi. Meskipun begitu, semangatnya tidak pernah pudar dan masih terus tersenyum. Upaya penyembuhan pun terus dilakukannya.
Namun, Ria Irawan akhirnya mengembuskan napas terakhirnya di awal tahun 2020. Kabar duka itu pun mengundang perhatian publik. Banyak warganet rekan artis yang merasa kehilangan sosoknya.
Ria Irawan diketahui sudah bermain film sejak tahun 1970-an. Selain itu, ia juga salah satu sosok yang multitalenta. Selain sukses di dunia peran, ia juga piawai di balik layar hingga sempat berkecimpung di dunia tarik suara.
Nah, berikut kilas balik perjalanan karier Ria Irawan sebelum meninggal.
Sudah berkecimpung di dunia peran sejak umur empat tahun.
Ayah dan Ibu Ria Irawan merupakan pemain film. Hal itulah yang membuat Ria Irawan juga tertarik dengan dunia peran. Bahkan, ia mulai terjun dalam dunia seni peran sejak usianya masih empat tahun. Film pertama yang dibintanginya yaitu 'Sopir Taxi' (1973). Dalam film tersebut, Ria Irawan berperan sebagai pemain figuran.
Namanya semakin melambung saat bintangi film 'Kembang Kertas'.
Pemilik nama lengkap Chandra Ariati Dewi Irawan ini berhasil memukau penonton lewat perannya dalam film 'Kembang Kertas' (1985). Dalam film yang diangkat dari sebuah buku karya Putu Wijaya ini, Ria Irawan berperan sebagai Ani. Dari perannya dalam film tersebut, nama Ria Irawan mulai menduduki puncak ketenaran sebagai aktris yang populer pada saat itu.
Sabet piala FFI pada tahun 1988.
Ria Irawan berhasil meraih prestasi dengan menyabaet piala FFI pada tahun 1988. Saat itu ia berhasil menjadi Pemeran Pendukung Wanita Terbaik dalam film 'Selamat Tinggal Jeanette' (1987).
Melebarkan sayap ke dunia tarik suara.
Tak hanya di dunia peran, Ria Irawan juga mencoba peruntungan di dunia tarik suara. Ia bergabung dengan grup vokal bernama Japras. Album yang dikeluarkannya pun meledak dan laris di pasaran saat itu.
Memproduseri album lagu miliknya.
Ria Irawan rupanya juga ingin merasakan bekerja di balik layar. Ia kemudian mencoba menjadi produser untuk album lagunya sendiri yang berjudul 'Untuk Kamu'. Saat itu ia bekerja sama dengan Deddy Hukum.
Tak hanya itu, Ria Irawan juga menyutradarai video klip. Ia pernah menggarap salah satu klip untuk Anggun C Sasmi dan sejumlah penyanyi lainnya.
(daa)

