Konten dari Pengguna

Berapa Gaji Staf Logistik dan Bangunan KAI? Ini Kisaran dan Tugasnya

Berita Bisnis

Berita Bisnis

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi membahas berapa gaji Staf Logistik dan Bangunan KAI. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi membahas berapa gaji Staf Logistik dan Bangunan KAI. Foto: Pexels

Informasi mengenai berapa gaji Staf Logistik dan Bangunan KAI penting untuk diketahui. Pasalnya, tidak bisa dipungkiri bila penghasilan menjadi salah satu faktor yang memengaruhi minat seseorang untuk melamar pekerjaan.

Adapun PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Group kini membuka pendaftaran Rekrutmen Eksternal 2026, salah satunya formasi Staf Logistik dan Bangunan. Posisi ini dtujukan bagi lulusan Diploma IV atau Sarjana Terapan (D-4) dan Strata I atau Sarjana (S-1).

Berapa Gaji Staf Logistik dan Bangunan KAI?

Ilustrasi memahami berapa gaji Staf Logistik dan Bangunan KAI. Foto: Pexels

Menurut Olda Januansa Fitri (2025) dalam laporan Pengaruh Pelatihan Fungsional dan Remunerasi terhadap Kinerja Karyawan pada PT Kereta Api Indonesia Divisi Regional IV Tanjungkarang, remunerasi atau imbalan bagi pekerja KAI memperhitungkan berbagai macam faktor.

Nominal pendapatan pegawai dapat bervariasi bergantung pada tingkat pengalaman, area tugas, dan regulasi internal. Di samping itu, kondisi keuangan perusahaan, lamanya masa pengabdian, dan ketentuan yang berlaku di KAI turut menentukan jumlah remunerasi.

Bukan sekadar gaji pokok, staf KAI pun mendapatkan imbalan berkala dalam bentuk insentif dan penyesuaian kenaikan gaji. Bentuk remunerasi non-rutin, seperti apresiasi masa bakti berupa logam mulia emas seberat 10 gram bagi pegawai yang memasuki purnatugas.

Untuk posisi Staf Logistik dan Bangunan KAI, ditentukan berdasarkan fokus tugas utama yang dijalani. Jika pekerjaan berfokus pada operasional teknis pemeliharaan atau pengelolaan alur barang, maka posisi tersebut dapat dikelompokkan sebagai Pelaksana atau bagian Teknik.

Sementara itu, Staf Logistik dan Bangunan yang fokus pada pengolahan dokumen dan inventarisasi barang akan masuk ke dalam rumpun administrasi keteknikan.

Berikut ini estimasi gaji Staf Logistik dan Bangunan KAI berdasarkan fokus tugas utamanya:

  • Staf Pelaksana: Rp5-7 juta per bulan.

  • Teknik: Rp2-9 juta per bulan.

  • Staf Administrasi: Rp3-5 juta per bulan.

  • Pelaksana: Rp3-5 juta per bulan.

Tugas Staf Logistik dan Bangunan KAI

Dalam Rekrutmen Eksternal KAI Group 2026, Staf Logistik dan Bangunan maupun posisi lainnya akan ditempatkan di induk usaha dan anak perusahaan. Induk perusahaan yang dimaksud adalah PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Sementara anak usaha KAI Group terdiri dari PT Reska Multi Usaha (KAI Service), PT Railink (KAI Bandara), PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), PT Kereta Api Logistik (Kalog), PT Kereta Api Properti Manajemen (KAPM), dan PT Kereta Api Pariwisata (Kawista).

Dengan demikian, tanggung jawab Staf Logistik dan Bangunan KAI bisa bervariasi menyesuaikan dengan tugas utama hingga perusahaan penempatan. Sebagai gambaran, berikut peran pekerja dengan posisi ini:

1. Staf Logistik

Melansir laman PT Reska Multi Usaha, Staf Logistik KAI Service memiliki tanggung jawab dalam memastikan seluruh pasokan kebutuhan penumpang kereta api dan pelanggan Loko Café. Para petugas ini bekerja dengan ritme dinamis di berbagai stasiun kereta api.

Ruang lingkup kerjanya mencakup pengelolaan dan penyaluran logistik, mulai dari gudang penyimpanan, stasiun, Loko Café, hingga ke bagian dapur produksi. Dalam praktiknya, Staf Logistik KAI Service dituntut bergerak cepat saat memuat maupun menurunkan pasokan.

2. Staf Bangunan

Mengutip Antara, staf bidang konstruksi di PT KAI Properti bertugas menyusun laporan manajemen proyek dan mengintegrasikan seluruh data pelaksanaan pembangunan. Selain itu, petugas juga harus membuat laporan verifikasi dan pertanggungjawaban keuangan proyek.

Tanggung jawab staf ini juga mencakup penyusunan laporan mengenai status, perkembangan, jadwal, anggaran, hingga alur pembayaran. Pembuatan laporan evaluasi dari tahapan awal sampai selesai yang mengacu pada garis waktu atau kurva S turut menjadi bagian tugas.

Dalam tahap perencanaan, staf bangunan bidang konstruksi menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan merancang metode kerja berdasarkan Detail Engineering Design (DED) yang disesuaikan dengan situasi di lapangan.

Di samping itu, pekerja dengan posisi ini menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP), petunjuk teknis pekerjaan lapangan, hingga memastikan sistem manajemen mutu dan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) terlaksana dengan baik.

Baca Juga: Kisaran Gaji Kondektur KAI 2026 untuk Lulusan SLTA dan D-3

(MDP)