Seleksi Lanjutan SIPENCATAR Kemenhub 2026, Cek Jadwal, dan Tahapannya

Berita dan Informasi Praktis soal Ekonomi Bisnis
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Bisnis tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seleksi lanjutan Seleksi Penerimaan Calon Taruna (SIPENCATAR) Jalur Pola Pembibitan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tahun 2026 kini tengah berlangsung. Tahapan ini diikuti oleh peserta yang dinyatakan lulus Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) untuk melanjutkan proses penerimaan taruna pada perguruan tinggi di lingkungan Kemenhub.
Pada tahap ini, peserta akan menjalani serangkaian tes untuk menentukan kelayakan mereka dalam menempuh pendidikan di sekolah kedinasan yang dituju. Adapun seleksi lanjutan tersebut meliputi Tes Kesehatan dan Penilaian Performa Fisik, Tes Kebugaran Jasmani, Psikotes, serta Tes Wawancara.
Jadwal Seleksi Lanjutan SIPENCATAR Kemenhub 2026
Berdasarkan Pengumuman Nomor PG-BPSDMP 09 Tahun 2026, Seleksi Lanjutan SIPENCATAR Jalur Pola Pembibitan pada Perguruan Tinggi Kementerian Perhubungan Tahun Akademik 2026/2027 dilaksanakan pada 16–26 Oktober 2026.
Meski demikian, jadwal pelaksanaan setiap peserta dapat berbeda sesuai dengan ketentuan sekolah kedinasan masing-masing. Oleh karena itu, peserta perlu mencermati pengumuman dari perguruan tinggi yang dituju untuk mengetahui jadwal dan lokasi setiap tahapan seleksi.
Sebagai salah satu contoh, Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal menetapkan jadwal seleksi lanjutan sebagai berikut:
Tes Kesehatan: 16–17 Oktober 2026
Tes Kebugaran Jasmani dan Penilaian Performa Fisik: 17–18 Oktober 2026
Psikotes: 21–22 Oktober 2026
Tes Wawancara: 23–26 Oktober 2026
Agar tidak melewatkan informasi penting, peserta wajib memantau portal resmi SIPENCATAR melalui https://sipencatar.kemenhub.go.id/ serta memeriksa email yang telah didaftarkan. Informasi lebih terperinci mengenai jadwal dan pelaksanaan seleksi akan disampaikan melalui email masing-masing peserta.
Jenis-Jenis Seleksi Lanjutan SIPENCATAR Kemenhub 2026
Seleksi lanjutan SIPENCATAR Kemenhub 2026 terdiri atas empat tahapan dengan metode pelaksanaan dan sistem penilaian yang berbeda. Dalam mengikuti seleksi lanjutan ini, peserta dikenakan biaya seleksi lanjutan sebesar Rp2.500.000 yang wajib dibayarkan sesuai dengan batas waktu yang telah ditetapkan.
Berikut penjelasan mengenai setiap tahapan seleksi yang perlu diketahui peserta tes.
1. Tes Kesehatan dan Penilaian Performa Fisik
Tes Kesehatan dan Penilaian Performa Fisik merupakan tahapan seleksi yang bersifat eliminatif atau menggugurkan. Tes ini dilaksanakan secara luring di lokasi yang telah ditentukan untuk menilai kondisi kesehatan serta kesiapan fisik calon taruna, di antaranya:
Anamnesis: Proses pengumpulan informasi medis melalui wawancara dengan calon taruna untuk mengetahui riwayat kesehatan secara menyeluruh.
Pemeriksaan Fisik: Pemeriksaan kondisi tubuh mencakup tinggi dan berat badan, tanda-tanda vital, serta kondisi gigi dan mulut.
Pemeriksaan Penunjang: Pemeriksaan dapat meliputi darah lengkap, urine lengkap, fungsi ginjal, fungsi hati, gula darah, hepatitis, elektrokardiogram (EKG), hingga rontgen.
2. Tes Kebugaran Jasmani
Tes Kebugaran Jasmani merupakan tahapan seleksi yang bersifat komparatif atau dinilai berdasarkan hasil yang diperoleh peserta. Tes ini dilaksanakan secara luring dengan penilaian mencakup beberapa aspek berikut:
Tes Fungsi Aerobik (Aerobic Functioning): Tes untuk mengukur kemampuan sistem peredaran darah dan pernapasan dalam memasok oksigen selama aktivitas fisik.
Tes Fungsi Muskuloskeletal (Musculoskeletal Functioning): Tes untuk menilai fungsi sistem muskuloskeletal, yaitu otot, tulang, dan persendian.
Tes Mobilitas dan Keseimbangan (Mobility and Balance): Tes untuk mengukur kemampuan sendi dan otot dalam melakukan gerakan pada rentang gerak tertentu, sekaligus menilai kemampuan tubuh mempertahankan kestabilan saat diam maupun bergerak.
3. Psikotes
Psikotes merupakan tahapan seleksi yang bersifat eliminatif atau menggugurkan dan dilaksanakan secara daring dari lokasi masing-masing peserta. Aspek yang dinilai meliputi kemampuan dasar, sikap kerja, dan kepribadian.
4. Tes Wawancara
Tes Wawancara merupakan tahapan seleksi yang bersifat komparatif atau berdasarkan nilai dan dilaksanakan secara daring dari lokasi masing-masing peserta. Pada tahap ini, pewawancara berinteraksi langsung dengan peserta untuk menggali potensi diri, karakter, motivasi, kesiapan, serta kesesuaian peserta dengan program studi yang dipilih.
Baca Juga: Pendaftaran PPPK Guru Agama Sekolah Rakyat 2026 Dibuka, Cek Syaratnya
(SA)
