Konten dari Pengguna

15 Contoh Soal UKKJ Guru Muda ke Guru Madya beserta Kunci Jawabannya

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Guru di Sekolah. Foto: Reezky Pradata/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Guru di Sekolah. Foto: Reezky Pradata/Shutterstock

Program Uji Kompetensi Kenaikan Jenjang (UKKJ) merupakan salah satu tahapan yang harus diikuti oleh guru ASN yang akan naik jenjang dari Guru Ahli Muda ke Guru Ahli Madya. Melalui UKKJ, kompetensi guru dinilai untuk memastikan kesiapan dalam mengemban tanggung jawab pada jenjang jabatan yang lebih tinggi.

Dalam pelaksanaannya, soal UKKJ umumnya disajikan dalam bentuk studi kasus berbasis Situational Judgment Test (SJT), serta menguji kompetensi manajerial dan sosiokultural. Peserta akan dihadapkan pada berbagai situasi nyata yang mungkin terjadi di lingkungan sekolah.

Lewat soal-soal tersebut, peserta diminta memilih tindakan yang paling tepat dari beberapa pilihan jawaban berdasarkan situasi yang diberikan. Sebagai persiapan menghadapi ujian, berikut beberapa contoh soal UKKJ Guru Muda ke Guru Madya beserta kunci jawabannya.

15 Contoh Soal UKKJ

Ilustrasi Guru. Foto: Reezky Pradata/Shutterstock

Dikutip dari kanal YouTube Teman Ngerjain Soal, Silvi Farikhatul, dan berbagai sumber lainnya, berikut 15 contoh soal beserta kunci jawaban UKKJ Guru Ahli Muda ke Guru Ahli Madya yang bisa menjadi bahan latihan:

Soal

1. Seorang guru IPA kelas VIII memperoleh hasil asesmen yang menunjukkan bahwa 80% peserta didik gagal menjawab soal yang mengukur kemampuan berpikir kritis, tetapi mampu menjawab soal hafalan dengan baik. Setelah dilakukan observasi, pembelajaran masih didominasi metode ceramah.

Langkah yang paling tepat dilakukan guru adalah...

A. Menambah jumlah soal HOTS pada ulangan berikutnya agar peserta didik terbiasa.

B. Mengubah strategi pembelajaran menjadi berbasis inkuiri atau problem based learning disertai asesmen formatif.

C. Memberikan les tambahan khusus bagi peserta didik yang nilainya rendah.

D. Mengulang materi menggunakan metode ceramah yang lebih rinci.

2. Seorang Guru Madya diminta menjadi mentor bagi tiga guru baru. Dua guru menerima masukan dengan baik, sedangkan satu guru selalu menolak setiap saran karena merasa metodenya sudah benar meskipun hasil belajar peserta didiknya rendah.

Sebagai Guru Madya, tindakan yang paling tepat adalah...

A. Melaporkan guru tersebut kepada kepala sekolah.

B. Membiarkan guru tersebut karena setiap guru memiliki gaya mengajar masing-masing

C. Menggunakan data hasil belajar dan hasil observasi sebagai dasar melakukan refleksi bersama secara kolaboratif.

D. Mengambil alih pembelajaran guru tersebut.

3. Dalam rapat MGMP, beberapa guru mengusulkan agar seluruh kelas menggunakan soal yang sama persis karena dianggap lebih adil. Namun karakteristik peserta didik pada setiap kelas sangat berbeda.

Sikap profesional yang paling tepat adalah...

A. Menolak usulan tersebut tanpa alasan.

B. Menyetujui agar penilaian seragam.

C. Mengusulkan penyusunan kisi-kisi dan indikator yang sama, tetapi memberikan ruang bagi guru menyesuaikan konteks soal.

D. Membiarkan setiap guru membuat soal sesuka hati.

4. Dalam satu kelas terdapat peserta didik yang sudah menguasai materi, sebagian masih pada tahap berkembang, dan beberapa membutuhkan pendampingan intensif.

Strategi yang paling tepat adalah...

A. Memberikan materi yang sama kepada seluruh peserta didik.

B. Memisahkan peserta didik berdasarkan nilai rapor.

C. Memberikan aktivitas belajar berbeda sesuai kesiapan belajar dengan tujuan pembelajaran yang sama.

D. Mengutamakan peserta didik yang memiliki kemampuan tinggi.

5. Seorang guru telah menerapkan model Project Based Learning selama satu semester. Nilai peserta didik meningkat, tetapi hasil observasi menunjukkan hanya beberapa peserta didik yang aktif berdiskusi.

Refleksi yang paling tepat adalah...

A. Model tersebut gagal diterapkan.

B. Nilai tinggi berarti pembelajaran sudah berhasil sepenuhnya.

C. Guru perlu mengevaluasi desain kolaborasi dan pembagian peran dalam proyek agar semua peserta didik berpartisipasi.

D. Mengganti model pembelajaran dengan ceramah.

Ilustrasi Guru. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

6. Orang tua peserta didik meminta guru menaikkan nilai anaknya dengan alasan akan mengikuti seleksi sekolah unggulan. Setelah dicek, nilai tersebut memang belum memenuhi kriteria.

Keputusan yang paling profesional adalah...

A. Menaikkan nilai demi masa depan peserta didik.

B. Menolak tanpa penjelasan.

C. Menjelaskan dasar penilaian secara objektif dan menawarkan kesempatan remedial sesuai ketentuan.

D. Meminta kepala sekolah yang menentukan nilai.

7. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai peserta didik rendah hanya pada indikator "menganalisis". Indikator lainnya sudah tuntas. Langkah terbaik guru adalah...

A. Mengulang seluruh materi.

B. Memberikan latihan tambahan yang berfokus pada kemampuan analisis serta melakukan asesmen ulang.

C. Mengulang ujian.

D. Menambah PR setiap hari.

8. Seorang Guru Madya telah mengikuti banyak pelatihan, tetapi praktik pembelajaran di sekolah tidak mengalami perubahan. Sebagai Guru Madya, tindakan yang paling berdampak adalah...

A. Mengikuti lebih banyak pelatihan.

B. Membuat laporan pelatihan.

C. Mengimplementasikan hasil pelatihan, mendokumentasikan praktik baik, serta mendiseminasikannya kepada rekan guru.

D. Menunggu instruksi kepala sekolah.

9. Guru menemukan bahwa penggunaan Al membantu peserta didik menyelesaikan tugas lebih cepat, tetapi sebagian besar hanya menyalin hasil tanpa memahami konsep. Langkah terbaik guru adalah...

A. Melarang penggunaan Al sepenuhnya.

B. Membebaskan penggunaan Al.

C. Mendesain tugas yang mengharuskan peserta didik menjelaskan proses berpikir, melakukan refleksi, dan mempertanggungjawabkan hasilnya.

D. Mengurangi jumlah tugas.

10. Dalam satu semester terjadi penurunan motivasi belajar, peningkatan ketidakhadiran, dan hasil belajar menurun di beberapa kelas. Kepala sekolah meminta Guru Madya memimpin tim kecil untuk menyusun solusi. Langkah yang paling komprehensif adalah

A. Langsung mengganti seluruh guru yang mengajar.

B. Menambah jam pelajaran.

C. Menganalisis data akademik dan nonakademik, melakukan observasi kelas, mewawancarai peserta didik dan guru, menyusun rencana perbaikan berbasis data, serta mengevaluasi hasilnya secara berkala.

D. Memberikan hukuman kepada peserta didik yang nilainya rendah.

Ilustrasi Guru. Foto: Ardiansyah/ANTARA FOTO

11. Anda sebagai guru, mengetahui bahwa banyak peserta didik di kelas Anda yang terkadang melakukan kecurangan dalam mengerjakan tugas. Salah satu contohnya memanfaatkan artificial intelligence (Al) untuk membantu mengerjakan tugas-tugas sekolah, seperti tugas merangkum dan menyusun makalah. Padahal melalui Al tersebut, peserta didik mendapatkan hasil yang instan tanpa melalui proses berpikir dan para guru lainnya perlu lebih perhatian terhadap perubahan yang terjadi ini. Langkah yang akan Anda lakukan adalah ...

A. Memberikan pelatihan kepada guru-guru dan peserta didik tentang etika dan konsekuensi dari kecurangan akademik yang melibatkan Al

B. Memberikan edukasi kepada para guru dan peserta didik mengenai penggunaan Al yang bijak agar tidak menggantikan usaha dan pemikiran diri sendiri

C. Mengadakan diskusi terbuka yang melibatkan para guru tentang kecurangan akademik dan penggunaan Al dalam pekerjaan mereka sebelum ke peserta didik

D. Melakukan pemantauan terhadap tugas dan pekerjaan peserta didik, seperti mengidentifikasi tanda-tanda penggunaan Al dalam tugas peserta didik

12. Dalam satu semester terjadi penurunan motivasi belajar, peningkatan ketidakhadiran, dan hasil belajar menurun di beberapa kelas. Kepala sekolah meminta Guru Madya memimpin tim kecil untuk menyusun solusi.

Langkah yang paling komprehensif adalah...

A. Langsung mengganti seluruh guru yang mengajar.

B. Menambah jam pelajaran.

C. Menganalisis data akademik dan nonakademik, melakukan observasi kelas, mewawancarai peserta didik dan guru, menyusun rencana perbaikan berbasis data, serta mengevaluasi hasilnya secara berkala.

D. Memberikan hukuman kepada peserta didik yang nilainya rendah.

13. Penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (Al) seperti ChatGPT semakin luas. Banyak yang merasa resah dengan teknologi tersebut, khawatir akan disalahgunakan oleh peserta didik untuk berbuat curang. Di sisi lain, Anda mengetahui banyak peserta didik yang dimudahkan dengan adanya ChatGPT karena dapat membantu mereka belajar secara mandiri. Anda berencana untuk meluruskan pandangan warga sekolah terkait penggunaan ChatGPT. Hal efektif yang dapat Anda lakukan adalah ...

A. Membuat tulisan formal berupa batasan penggunaan ChatGPT untuk kepentingan akademik, kemudian mengajukan pembuatan peraturan baru kepada Kepala Sekolah berdasarkan batasan penggunaan yang telah Anda buat untuk meminimalisir kecurangan

B. Membuat tulisan formal berupa panduan singkat terkait ChatGPT, yang berisi informasi terkait ChatGPT seperti fungsi, keuntungan dan kerugian, batasan umum penggunaan ChatGPT di bidang akademik, hingga cara mendeteksi kecurangan menggunakan ChatGPT

C. Membuat dan menyebarkan poster edukasi yang berisi fungsi atau manfaat dari penggunaan ChatGPT di kalangan akademisi, untuk memberikan pandangan kepada rekan guru lain bahwa ChatGPT tidak selamanya buruk atau berkaitan dengan kecurangan

D. Bekerja sama dengan peserta didik yang berhasil menggunakan ChatGPT secara positif untuk kepentingan akademik, untuk menyebarkan informasi dan memberikan contoh baik kepada para peserta didik dan rekan guru lain terkait penggunaan ChatGPT yang baik dan benar

14. Anda adalah seorang guru yang menjabat sebagai kepala sekolah dan sudah lebih dari sepuluh tahun mengajar di sekolah X. Anda menyadari bahwa pentingnya mengikuti pelatihan kompetensi khusus yang harus dimiliki oleh para guru. Di sisi lain, Anda mengetahui bahwa tidak semua guru menyadari akan hal ini, sehingga mereka tidak meluangkan waktu mengikuti kompetensi khusus yang harus dimiliki oleh para guru yang bisa diterapkan konsisten dan membudaya di sekolah Anda. Langkah yang akan Anda lakukan adalah ...

A. Menginisiasi untuk menyusun program pengembangan dengan rekan-rekan guru dan mendiskusikan rancangan program yang sesuai dan dibutuhkan

B. Melakukan tindakan konkret seperti mengalokasikan waktu untuk menunjuk koordinator program ke salah satu guru dalam mendesain isu yang Anda ajukan.

C. Secara proaktif menyusun program pengembangan jangka panjang seperti mendesain program pelatihan yang melibatkan seluruh guru.

D. Menanggapi kebutuhan program pengembangan kompetensi khusus untuk diajukan ke pusat sebagai budaya baru dan untuk contoh bagi sekolah lainnya.

15. Anda adalah seorang guru yang juga bertanggung jawab atas program ekstrakurikuler di sekolah. Sebuah program ekstrakurikuler yang Anda kelola telah mengalami penurunan minat peserta didik dan hasil yang tidak memuaskan. Padahal Anda mengetahui bahwa selain pembelajaran akademik, program ekstrakurikuler menunjang prestasi peserta didik di bidang non akademik. Langkah yang akan Anda lakukan adalah ...

A. Melanjutkan program ekstrakurikuler dan tetap berfokus pada kelancaran keberjalanan program agar minat peserta didik meningkat

B. Memperbaiki program ekstrakurikuler yang mengalami penurunan minat berdasarkan masukan dan saran dari peserta didik

C. Mengadakan pertemuan dengan peserta didik untuk mendengarkan alasan peserta didik tidak tertarik pada program ekstrakurikuler

D. Mengganti program ekstrakurikuler dengan program pembelajaran akademik ekstra karena minat peserta didik pada akademik

Kunci Jawaban

Ilustrasi Guru Mengajar di Sekolah. Foto: Kemendikdasmen
  1. B. Mengubah strategi pembelajaran menjadi berbasis inkuiri atau problem based learning disertai asesmen formatif.

  2. C. Menggunakan data hasil belajar dan hasil observasi sebagai dasar melakukan refleksi bersama secara kolaboratif.

  3. C. Mengusulkan penyusunan kisi-kisi dan indikator yang sama, tetapi memberikan ruang bagi guru menyesuaikan konteks soal.

  4. C. Memberikan aktivitas belajar berbeda sesuai kesiapan belajar dengan tujuan pembelajaran yang sama.

  5. C. Guru perlu mengevaluasi desain kolaborasi dan pembagian peran dalam proyek agar semua peserta didik berpartisipasi.

  6. C. Menjelaskan dasar penilaian secara objektif dan menawarkan kesempatan remedial sesuai ketentuan.

  7. B. Memberikan latihan tambahan yang berfokus pada kemampuan analisis serta melakukan asesmen ulang.

  8. C. Mengimplementasikan hasil pelatihan, mendokumentasikan praktik baik, serta mendiseminasikannya kepada rekan guru.

  9. C. Mendesain tugas yang mengharuskan peserta didik menjelaskan proses berpikir, melakukan refleksi, dan mempertanggungjawabkan hasilnya.

  10. C. Menganalisis data akademik dan nonakademik, melakukan observasi kelas, mewawancarai peserta didik dan guru, menyusun rencana perbaikan berbasis data, serta mengevaluasi hasilnya secara berkala.

  11. B. Memberikan edukasi kepada para guru dan peserta didik mengenai penggunaan Al yang bijak agar tidak menggantikan usaha dan pemikiran diri sendiri

  12. C. Menganalisis data akademik dan nonakademik, melakukan observasi kelas, mewawancarai peserta didik dan guru, menyusun rencana perbaikan berbasis data, serta mengevaluasi hasilnya secara berkala.

  13. B. Membuat tulisan formal berupa panduan singkat terkait ChatGPT, yang berisi informasi terkait ChatGPT seperti fungsi, keuntungan dan kerugian, batasan umum penggunaan ChatGPT di bidang akademik, hingga cara mendeteksi kecurangan menggunakan ChatGPT

  14. A. Menginisiasi untuk menyusun program pengembangan dengan rekan-rekan guru dan mendiskusikan rancangan program yang sesuai dan dibutuhkan

  15. A. Melanjutkan program ekstrakurikuler dan tetap berfokus pada kelancaran keberjalanan program agar minat peserta didik meningkat

Baca Juga: Bidang Studi PPG Calon Guru 2026 beserta Persyaratan dan Jadwal Tahapannya

(ANB)