Konten dari Pengguna

Kenapa Persib Sempat Kena FIFA Registration Ban? Ini Penyebabnya

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Selebrasi pemain Persib Bandung usai mencetak gol ke gawang Persija Jakarta pada pertandingan semifinal Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2026). Foto: Nyoman Hendra Wibowo/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Selebrasi pemain Persib Bandung usai mencetak gol ke gawang Persija Jakarta pada pertandingan semifinal Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2026). Foto: Nyoman Hendra Wibowo/ANTARA FOTO

Nama Persib Bandung kembali muncul dalam FIFA Registration Ban List. Dalam daftar resmi FIFA, klub asal Jawa Barat tersebut tercatat terkena registration ban selama tiga periode, terhitung sejak 10 Agustus 2026.

Kemunculan Persib dalam daftar tersebut terjadi saat klub tengah mempersiapkan diri menghadapi musim kompetisi 2026/2027. Meski demikian, Persib memastikan bahwa registration ban kali ini bukan disebabkan oleh kasus baru.

PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) menjelaskan bahwa sanksi tersebut berkaitan dengan persoalan yang terjadi pada 2022. Kasus itu berhubungan dengan laporan mantan pelatih mereka, Robert Rene Alberts, yang kemudian menjadi dasar munculnya sanksi dari FIFA.

Lantas, apa yang sebenarnya menjadi penyebab Persib terkena FIFA Registration Ban? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Apa Itu FIFA Registration Ban?

Pesepak bola Persib Bandung Eliano Johannes Reijnders (kanan) berebut bola dengan pemain Persijap Jepara Rahmat Hidayat (kiri) pada laga terakhir BRI Super League 2025/2026 di Stadion GBLA, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (23/5/2026). Foto: Abdan Syakura/ANTARA FOTO

Sebelum membahas alasan kenapa Persib terkena Registration Ban, penting untuk terlebih dahulu apa arti dari sanksi tersebut. Dikutip dari laman resmi FIFA, Registration Ban merupakan larangan yang diberikan kepada klub untuk mendaftarkan pemain baru selama periode tertentu.

Berikut beberapa hal penting yang perlu diketahui mengenai FIFA Registration Ban:

  • Tujuan sanksi: Registration Ban menjadi salah satu mekanisme FIFA untuk memastikan klub memenuhi kewajiban yang berkaitan dengan kontrak maupun sengketa finansial.

  • Daftar klub: Informasi mengenai klub yang sedang terkena sanksi dapat dipantau melalui daftar resmi Registration Ban yang tersedia di situs FIFA.

  • Dampak bagi klub: Klub yang terkena Registration Ban tidak diperbolehkan mendaftarkan pemain baru selama sanksi masih berlaku.

  • Masa berlaku: Larangan tersebut berlaku hingga periode hukuman berakhir atau kewajiban yang menjadi dasar pemberian sanksi telah diselesaikan sesuai mekanisme yang ditetapkan.

  • Dampak terhadap bursa transfer: Selama sanksi berlangsung, klub perlu memperhatikan status registrasi pemain baru karena proses pendaftaran dapat terpengaruh oleh Registration Ban.

Penyebab Persib Kena FIFA Registration Ban

Selebrasi pemain Persib Bandung usai mencetak gol ke gawang Persija Jakarta pada pertandingan semifinal Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8/2026). Foto: Nyoman Hendra Wibowo/ANTARA FOTO

Melalui pernyataan di laman resminya, tim Maung Bandung membenarkan adanya sanksi FIFA Registration Ban sekaligus memberikan penjelasan kepada Bobotoh, bahwa sanksi tersebut berkaitan laporan mantan pelatih Persib, Robert Rene Alberts, pada 2022.

Berawal dari Pemutusan Kontrak Robert Alberts

Persoalan ini bermula ketika Persib mengakhiri kerja sama dengan Robert Alberts pada 2022. Saat itu, pelatih asal Belanda tersebut sebenarnya masih memiliki kontrak bersama Maung Bandung hingga 2025.

Faktanya, perjalanan Robert Alberts bersama Persib berakhir lebih cepat setelah ia hanya menangani tiga pertandingan awal Liga 1 2022/2023 dengan hasil yang kurang memuaskan. Posisinya kemudian digantikan oleh Luis Milla.

Pemutusan kerja sama tersebut rupanya tidak berhenti di tingkat klub. Persoalan kontrak kemudian dibawa ke FIFA setelah Robert Alberts melayangkan laporan, yang kemudian menjadi dasar munculnya Registration Ban terhadap Persib.

Persib Siapkan Langkah untuk Selesaikan Kasus

Manajemen Persib memastikan tidak akan tinggal diam menghadapi persoalan tersebut. Klub akan menelusuri seluruh kewajiban yang masih berkaitan dengan Robert Alberts dan mengambil langkah penyelesaian sesuai prosedur yang berlaku.

“Kami tentu tidak akan tinggal diam. Setiap keputusan dan kewajiban yang harus kami tindaklanjuti akan menjadi perhatian serius. Kami akan mengambil langkah yang diperlukan untuk menyelesaikannya melalui mekanisme yang berlaku,” tulis Persib.

Pemain Baru Persib Tetap Bisa Didaftarkan

Kemunculan Registration Ban tentu membuat Bobotoh khawatir terhadap persiapan Persib menghadapi musim 2026/2027, terutama terkait status para pemain baru. Namun, manajemen memberikan kepastian bahwa seluruh pemain anyar telah diproses untuk kebutuhan registrasi sebelum sanksi tersebut diberlakukan.

“Terkait persiapan musim kompetisi 2026/2027, seluruh pemain baru Persib telah diproses untuk kebutuhan registrasi kepada operator kompetisi dan federasi sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan,” tulis manajemen Persib.

Persib Sudah Terbebas Sanksi FIFA Registration Ban

Pesepak bola Persib Bandung Patricio Martin Matricardi berselebrasi setelah mencetak gol ke gawang Persebaya Surabaya pada final Piala Presiden 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026). Foto: Nyoman Hendra Wibowo/ANTARA FOTO

Dalam waktu kurang dari dua hari, Persib Bandung telah terbebas dari daftar FIFA Registration Ban. Melalui surat resmi Ref. No. FDD-28859, FIFA meminta PSSI segera memulihkan status pendaftaran Persib di tingkat nasional.

Dengan demikian, sengketa antara Persib dan mantan pelatihnya tersebut telah berakhir. Perselisihan terkait hak dan kewajiban kedua pihak juga dinyatakan selesai.

Mereka telah memenuhi kewajiban pembayaran sesuai dengan keputusan yang menjadi dasar perkara. Setelah sanksi Registration Ban dicabut, klub juara bertahan Super League itu dapat kembali mendaftarkan pemain barunya untuk musim 2026/2027.

Baca Juga: Jadwal Semifinal Piala AFF 2026 dan Update Klasemen