Konten dari Pengguna

Kenapa Saat Imlek Tidak Boleh Menyapu? Ini Penjelasannya

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kenapa Saat Imlek Tidak Boleh Menyapu? Ini Penjelasannya. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Kenapa Saat Imlek Tidak Boleh Menyapu? Ini Penjelasannya. Foto: Pexels

Terdapat banyak pantangan saat Imlek yang kerap menimbulkan kebingungan, salah satunya kenapa saat Imlek tidak boleh menyapu. Padahal menyapu merupakan salah satu cara menjaga kebersihan rumah. Dengan kata lain, menyapu adalah kegiatan positif.

Mengutip situs China Highlights, larangan menyapu rumah saat Imlek dikaitkan dengan keberuntungan semua orang yang menghuni rumah tersebut. Konon, menyapu rumah akan membuat orang kehilangan keberuntungannya sepanjang tahun.

Menyapu bukan satu-satunya pantangan saat perayaan Imlek. Masih banyak kegiatan sehari-hari yang dianggap tabu untuk dilakukan pada momen Imlek. Simak pembahasan lebih lanjutnya di bawah ini.

Kenapa Saat Imlek Tidak Boleh Menyapu?

Kenapa Saat Imlek Tidak Boleh Menyapu. Foto: Pexels

Menyapu rumah saat Imlek dilambangkan sebagai kegiatan membuang keberuntungan dari rumah. Meski ini termasuk kepercayaan yang tidak bisa dibuktikan secara ilmiah, tapi terdapat hikmah di balik larangan ini.

Imlek adalah hari perayaan di mana semua orang fokus menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga. Setiap menit itu berharga, jadi ada baiknya kegiatan membersihkan rumah tidak dilakukan di hari perayaan, agar waktu berkumpul tidak berkurang.

Lakukan kegiatan bersih-bersih rumah satu hari sebelum hari Imlek. Dengan begitu, rumah bisa tetap bersih meski tidak disapu pada hari perayaan.

Baca Juga: Mengenal Keistimewaan Hari Raya Imlek untuk Agama Konghucu

Pantangan Lain Saat Hari Imlek

Pantangan Lain Saat Hari Imlek. Foto: Pexels

Masyarakat China menanggap penting hari pertama dalam Tahun Baru Imlek. Untuk menghargai hari tersebut, ada banyak hal yang dilarang dilakukan. Berikut daftarnya dikutip dari situs Confucius Institute.

  • Tidak boleh mencuci pakaian, keramas, bahkan mandi. Hari pertama dan kedua Imlek dipercaya sebagai hari ulang tahun Dewa Air. Jadi, orang-orang tidak boleh menggunakan air sebagai bentuk penghormatan terhadap Dewa Air.

  • Tidak boleh makan bubur. Ini karena hanya keluarga miskin yang makan bubur pada zaman dahulu. Jadi untuk mendatangkan kekayaan di tahun ini, makan bubur menjadi pantangan.

  • Jangan memaksa seseorang bangun dari tempat tidur. Jika seseorang didesak untuk bangun di hari pertama, ia akan selalu merasa seperti dikejar banyak hal sepanjang tahun.

  • Jangan memberikan ucapan selamat tahun baru kepada seseorang yang masih di tempat tidur. Melakukan hal tersebut konon dapat menyebabkan orang tersebut terbaring sakit di tempat tidur sepanjang tahun.

  • Hindari penggunaan jarum, pisau atau gunting. Barang-barang ini berpotensi menyebabkan tubuh berdarah. Sementara bagi masyarakat Tionghoa darah dianggap membawa sial.

  • Jangan tidur siang di hari Imlek karena menandakan kemalasan di sepanjang tahun.

  • Wanita yang sudah menikah tidak boleh mengunjungi rumah orang tuanya. Sebaiknya kunjungi orang tua pada hari kedua, ketiga, atau hari-hari berikutnya.

  • Jika ingin membagikan angpau, jumlah uangnya harus genap. Angka genap dipercaya sebagai angka keberuntungan.

  • Orang yang lebih muda harus membungkuk kepada yang lebih tua. Saat membungkuk, tangan kiri harus menutupi punggung tangan kanan, karena kiri dianggap lebih hormat di masyarakat Tiongkok kuno.

(DEL)