Konten dari Pengguna

Mengenal Panca Cinta KBC, 5 Nilai Utama dalam Kurikulum Madrasah

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Panca Cinta KBC. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Panca Cinta KBC. Foto: Unsplash.

Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam menetapkan Panduan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di Madrasah lewat Keputusan Dirjen Pendidikan Islam Nomor 6077 Tahun 2025. Panduan ini menjadi acuan pembelajaran bagi madrasah yang diselenggarakan pemerintah maupun masyarakat.

Salah satu inti dari kurikulum ini adalah Panca Cinta KBC yang terdiri atas lima topik nilai. Semuanya disusun demi memudahkan integrasi nilai kasih sayang ke dalam pembelajaran yang sudah berjalan di madrasah. Agar lebih pahan, simak penjelasan berikut ini!

5 Topik dalam Panca Cinta KBC

Ilustrasi Panca Cinta KBC. Foto: Unsplash.

Berdasarkan Panduan Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah, KBC disusun dalam lima topik yang disebut Panca Cinta. Kelima topik tersebut meliputi:

1. Cinta Allah dan Rasul-Nya

Topik Cinta Allah dan Rasul-Nya mengajak murid mengenal sifat kasih sayang Allah SWT lewat Asmaul Husna, seperti ar-Rahman, ar-Rahim, al-Latif, dan ar-Rauf. Murid juga mempelajari sifat jamaliyah (keindahan) dan jalaliyah (ketegasan) Allah untuk memahami bahwa rahmat-Nya lebih dominan daripada murka-Nya.

Pemahaman tentang cinta kepada Allah diwujudkan melalui ibadah, seperti salat, doa, zikir, dan membaca Al-Qur'an, sementara kecintaan kepada Rasulullah SAW ditumbuhkan lewat pembelajaran sirah nabawiyah dan keteladanan sifat beliau, seperti cerdas, jujur, amanah, lemah lembut, dan dermawan.

2. Cinta Ilmu

Cinta Ilmu membahas enam pilar kesuksesan dalam menuntut ilmu, yaitu niat, tekun, tawakal, wara’, yakin, dan syukur. Topik ini juga mengajarkan pentingnya literasi, semangat belajar sepanjang hayat, adab kepada guru, serta pemanfaatan teknologi untuk berinovasi dan mengembangkan penalaran kritis.

Selain itu, murid dikenalkan pada dua sumber ilmu, yaitu ayat qauliyah (tertulis) dan ayat kauniyah (fenomena alam semesta).

3. Cinta Lingkungan

Cinta Lingkungan mengajarkan adab terhadap alam, larangan merusak lingkungan (fasad) berdasarkan QS Al-A’raf ayat 56 dan QS Ar-Rum ayat 41, serta penerapan kebersihan (thaharah) dan perilaku hemat energi. Melalui materi ini, murid diajak membangun hubungan dengan alam yang dilandasi cinta dan kepedulian.

4. Cinta Diri dan Sesama

Topik Cinta Diri dan Sesama mengajarkan murid untuk membiasakan akhlak terpuji kepada diri sendiri, seperti tawakal, ikhtiar, syukur, sabar, dan qanaah. Dalam hubungan dengan sesama, murid mempelajari ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah insaniyah, adab kepada orang tua, saudara, tetangga, dan teman, serta sikap ta’awun, tafahum, tasamuh, tawadhu, dan husnuzhan.

5. Cinta Tanah Air

Topik Cinta Tanah Air menanamkan nilai ukhuwah wathaniyah dan konsep hubbul wathan minal iman. Murid diajak menghargai perbedaan suku, budaya, dan agama demi menjaga persatuan, sebagaimana diajarkan dalam QS Al-Hujurat ayat 13. Materi ini juga mendorong murid berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa serta ikut menjaga kedaulatan dan keamanan negara.

(FHK)

Baca juga: Mengenal Downgrade Lifestyle, Pilihan Hidup Sederhana demi Keamanan Finansial