Konten dari Pengguna

Pentingnya Sastra Bandingan Bagi Masyarakat

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Diar Lestari Anjarwati tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi rak berisikan buku di perpustakaan. (Sumber: https://pixabay.com/id/photos/perpustakaan-buku-rak-buku-lorong-488690/).
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi rak berisikan buku di perpustakaan. (Sumber: https://pixabay.com/id/photos/perpustakaan-buku-rak-buku-lorong-488690/).

Sastra bandingan merupakan studi sastra yang membandingkan dua karya sastra untuk mendapatkan beberapa hal, seperti perbedaan budaya, keadaan sosial, dan sejarah. Dua karya yang dibandingkan bisa dalam jangka periode waktu, negara, dan bahasa untuk mendapatkan aspek yang mungkin akan menimbulkan sebuah persamaan atau perbedaan dari kedua karya tersebut. Sastra bandingan menjadi salah satu studi sastra yang memungkinkan untuk mendapatkan poin penting dalam dua karya sastra sekaligus.

Sastra bandingan secara tidak langsung penting untuk mendapatkan poin penting dalam karya sastra, seperti mengetahui perbedaan budaya. Budaya dari suatu negara dengan negara bisa saja berbeda atau bahkan mungkin sama, terkadang budaya antar daerah di suatu negara juga bisa berbeda dan memberikan informasi kebudayan baru. Dalam sebuah karya sastra, budaya terkadang menjadi salah satu daya tarik dan sebuah cara untuk memberitahu informasi serta menjadi cara untuk melestarikan sebuah budaya.

Ilustrasi sebuah tangan yang sedang memegang buku yang terbuka. (Sumber: https://pixabay.com/id/photos/pesan-tangan-membaca-belajar-studi-2857513/).

Selain itu, sejarah juga menjadi poin penting dalam sebuah karya sastra. Terkadang dua karya sastra menceritakan sejarah yang hampir sama dalam sudut pandang yang berbeda, tetapi bisa juga menceritakan dua periode sejarah yang berbeda dengan sudut pandang yang mungkin hampir berbeda atau bahkan bisa hampir sama dalam menceritakan peristiwa sejarah. Namun, pada saat ini, kisah sejarang kurang diminati oleh kalangan muda, selain karena perbedaan periode yang cukup jauh, penyampaian sejarah terkadang terkesan membosankan dan kurang untuk dipahami.

Keadaan sosial masyarakat tidak luput untuk dibandingkan. Kehidupan sosial masyarakat sering menjadi citra utama atau pemeran utama dalam sebuah karya sastra, terlebih lagi setiap negara atau daerah memiliki ciri khas tersendiri mengenai kehidupan sosial masyarakat. Sudah banyak karya sastra yang memiliki latar belakang dari pengalaman kehidupan sosial pengarang dan memberikan gamabran kepada pembaca bagaimana kehidupan sosial di negara lain.

Dari perbedaan periode waktu, bahasa, dan negara atau daerah, membandingkan dua karya sastra bisa memberikan kemudahan bagi para pembaca, baik dalam memberikan informasi tentang perbedaan atau bahkan persamaan dari segala budaya, sejarah, dan kehidupan sosial. Mungkin, bagi sebagian pembaca buku, melihat hasil perbandingan dari kedua karya sastra akan lebih memudahkan dalam mendapatkan informasi dan memahami sebuah karya sastra sebelum membacanya. Terkadang, hal tersebut juga bisa menjadi alternatif bagi beberapa kalangan masyarakat yang lebih suka informasi secara instan tanpa perlu membaca.

Ilustrasi banyak buku yang tersusun rapi. (Sumber: https://pixabay.com/id/photos/eceran-perpustakaan-rak-pasar-3205035/).

Bagaimanapun alasan sebenarnya, baik demi untuk mendapatkan informasi mengenai dua karya sastra secara instan atau sebagai refrensi sebelum membaca dua karya tersebut, sastra bandingan menjadi studi alternatif bagi sebagian masyarakat untuk mengetahui informasi dua karya sastra sekaligus, dalam unsur budaya, sejarah, dan kehidupan sosial. Pada saat ini, dengan tingkat literasi yang cukup rendah, sastra bandingan bisa menjadi opsi untuk menarik minat baca masyarakat dalam membaca karya sastra. Dengan segala informasi yang diberikan, mungkin masyarakat akan megulik karya tersbeut dan mulai membacanya.

Terlebih lagi, minat baca menjadi salah satu kunci untuk mendapatkan banyak pengetahuan dan informasi. Kemudahan dalam mengakses sebuah karya sastra di era digital akan sangat membantu untuk meningkatkan literasi di Indonesia.