6 Tips Perjalanan Solo Aman untuk Wanita Muslimah yang Patut Diterapkan

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perjalanan solo semakin digemari oleh banyak wanita, termasuk muslimah yang ingin mengeksplorasi dunia dengan cara mandiri. Namun, bepergian sendirian tentu membutuhkan persiapan ekstra, terutama terkait keamanan dan kenyamanan yang sesuai dengan nilai-nilai islami. Berikut tips perjalanan solo aman untuk wanita muslimah agar tetap tenang, nyaman, sekaligus berkesan.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
1. Memilih Destinasi yang Ramah Muslim
Sebelum berangkat, penting bagi muslimah untuk memilih destinasi yang aman dan ramah terhadap wisatawan muslim. Menurut Halal Travel Development Index, beberapa negara seperti Malaysia, Uni Emirat Arab, dan Turki termasuk destinasi populer untuk wisata muslim karena menyediakan makanan halal, tempat ibadah, hingga lingkungan yang ramah.
Pilih juga negara atau kota dengan tingkat keamanan tinggi terhadap wisatawan wanita. Jangan lupa untuk selalu cari informasi mengenai fasilitas masjid atau mushola di sekitar destinasi, serta pastikan tersedia pilihan makanan halal yang mudah dijangkau.
2. Mengutamakan Kesopanan dalam Berpakaian
Bagi muslimah, berpakaian sopan bukan hanya identitas diri, tetapi juga cara menjaga keamanan selama perjalanan. UN Women merekomendasikan wisatawan wanita untuk berpakaian sesuai budaya lokal guna mengurangi perhatian yang tidak diinginkan.
Disarankan juga untuk menggunakan pakaian longgar dan nyaman yang tetap menutup aurat. Selain itu, sesuaikan gaya berpakaian dengan norma setempat tanpa meninggalkan prinsip syar’i. Pilih bahan ringan yang mudah menyerap keringat untuk perjalanan jauh.
3. Membawa Dokumen dan Informasi Penting dengan Aman
Keselamatan perjalanan juga sangat bergantung pada pengelolaan dokumen penting. Menurut U.S. Department of State – Travel Advisory, kehilangan paspor adalah salah satu risiko besar bagi solo traveler.
Oleh karena itu, pastikan simpan paspor dan identitas cadangan di tempat terpisah. Disaran juga untuk menggunakan money belt atau tas anti-maling untuk menyimpan barang berharga. Simpan salinan digital dokumen di email atau cloud.
4. Memilih Transportasi yang Terpercaya
Transportasi adalah aspek krusial dalam perjalanan solo. Salah memilih kendaraan dapat meningkatkan risiko keamanan. Solo traveler bisa gunakan transportasi resmi seperti taksi bandara, aplikasi ride-hailing terpercaya, atau transportasi publik yang aman.
Selain itu, hindari bepergian larut malam sendirian di area asing. Pastikan selalu berbagi lokasi dengan keluarga atau teman dekat melalui aplikasi ponsel.
Menurut World Travel & Tourism Council (WTTC), penggunaan teknologi GPS dan aplikasi perjalanan dapat menurunkan risiko kejahatan bagi solo traveler.
5. Menginap di Akomodasi yang Aman
Akomodasi aman akan memberikan ketenangan selama perjalanan. Jadi, disarankan untuk pilih hotel atau penginapan dengan ulasan positif dari solo traveler wanita. Pastikan akomodasi memiliki layanan resepsionis 24 jam. Hindari menerima tamu asing ke dalam kamar.
6. Mengandalkan Komunitas dan Jejaring Traveler
Solo traveling bukan berarti harus benar-benar sendirian. Bergabung dengan komunitas traveler muslimah dapat membantu mendapatkan informasi dan dukungan. Ikuti forum perjalanan halal seperti Have Halal, Will Travel (HHWT).
Cari event lokal atau tur kelompok untuk meningkatkan keamanan. Bisa juga jalin komunikasi dengan komunitas muslim setempat bila memungkinkan.
Baca juga: Tips Aman Saat Terjadi Petir di Ruang Terbuka
(NDA)
