Konten dari Pengguna

Cara Menggunakan Mode Hemat Daya di Mobil Listrik agar Berkendara Makin Nyaman

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mobil listrik. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mobil listrik. Foto: Pexels

Mobil listrik semakin populer sebagai solusi transportasi ramah lingkungan. Salah satu fitur yang banyak disematkan pada mobil listrik modern adalah mode hemat daya atau eco mode. Fitur ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi baterai sehingga jarak tempuh kendaraan bisa lebih panjang. Bagi pengendara baru, di bawah ini akan diuraikan cara menggunakan mode hemat daya di mobil listrik agar pengalaman berkendara tetap nyaman sekaligus hemat energi.

Daftar isi

1. Mengenal Mode Hemat Daya pada Mobil Listrik

Mode hemat daya adalah fitur yang mengoptimalkan penggunaan energi baterai dengan menyesuaikan performa mobil. Biasanya, fitur ini membatasi respons akselerasi, mengurangi tenaga mesin listrik, serta mengoptimalkan penggunaan AC atau sistem pendingin.

Menurut U.S. Department of Energy, penggunaan eco mode dapat meningkatkan efisiensi energi hingga 10–20% tergantung kondisi jalan dan gaya berkendara.

2. Cara Mengaktifkan Mode Hemat Daya

Nissan Global menjelaskan bahwa pengemudi bisa berpindah dari mode normal ke eco mode kapan saja sesuai kebutuhan. Adapun setiap mobil listrik memiliki cara berbeda untuk mengaktifkan eco mode, namun umumnya cukup mudah dilakukan melalui:

  1. Tombol fisik bertuliskan "Eco" di dashboard.

  2. Pilihan mode berkendara pada layar sentuh mobil.

  3. Menu pengaturan sistem kendaraan.

Setelah diaktifkan, indikator pada panel instrumen biasanya akan menyala untuk memberi tahu bahwa mobil sedang berada dalam mode hemat daya.

3. Dampak Mode Hemat Daya pada Performa Mobil

Saat menggunakan mode hemat daya, pengemudi mungkin merasakan akselerasi yang lebih lambat dibanding mode normal. Hal ini normal karena sistem membatasi daya keluaran motor listrik. Selain itu, penggunaan AC juga bisa sedikit dikurangi untuk menghemat baterai.

Menurut InsideEVs penurunan performa ini tidak signifikan untuk penggunaan sehari-hari di perkotaan, justru memberikan kenyamanan berkendara lebih halus.

4. Kondisi yang Tepat untuk Menggunakan Mode Hemat Daya

Mode hemat daya tidak selalu ideal untuk semua kondisi. Fitur ini lebih efektif digunakan ketika:

  • Berkendara di area perkotaan dengan lalu lintas padat.

  • Perjalanan jarak menengah hingga jauh untuk mengoptimalkan daya.

  • Situasi baterai rendah dan perlu menghemat energi.

Namun, untuk kebutuhan menyalip cepat atau medan menanjak, disarankan kembali ke mode normal agar tenaga lebih responsif. Tesla Owners Manual juga menegaskan bahwa pemilihan mode harus disesuaikan dengan situasi jalan.

5. Tips Memaksimalkan Mode Hemat Daya

Selain mengaktifkan fitur eco mode, ada beberapa kebiasaan berkendara yang bisa membantu memaksimalkan penghematan energi, seperti:

  • Mengemudi dengan halus tanpa akselerasi mendadak.

  • Menggunakan fitur regenerative braking untuk mengisi ulang baterai.

  • Membatasi penggunaan fitur hiburan dan pendingin kabin.

Menurut Green Car Reports, kombinasi eco mode dengan gaya berkendara yang efisien bisa memperpanjang jarak tempuh hingga puluhan kilometer lebih jauh dibanding mode normal.

6. Keuntungan Menggunakan Mode Hemat Daya

Bagi pengguna mobil listrik, eco mode tidak hanya membantu menghemat energi tetapi juga memberikan keuntungan lain, seperti:

  1. Umur baterai lebih panjang karena beban kerja berkurang.

  2. Biaya operasional lebih rendah karena konsumsi listrik lebih hemat.

  3. Berkendara lebih tenang dan nyaman di jalan perkotaan.

Baca juga: Mobil Listrik Toyota: Kendaraan Ramah Lingkungan dengan Teknologi Terkini

(NDA)