Pengaruh Erosi Terhadap Tanah dan Cara Mengatasinya

Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Erosi tanah terjadi ketika angin, air, atau aktivitas manusia mengikis lapisan atas tanah. Lapisan ini merupakan bagian tanah yang paling subur, sehingga kehilangannya dapat merusak kualitas tanah. Pengaruh erosi terhadap tanah berdampak langsung pada lahan pertanian dan lingkungan secara keseluruhan. Simak pembahasan lengkap berikut mengenai dampak erosi pada tanah dan cara mengatasinya.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
1. Penurunan Kesuburan Tanah
Lapisan tanah teratas kaya akan nutrisi dan bahan organik, sehingga sangat penting untuk pertumbuhan tanaman dan menjaga keseimbangan ekosistem. Namun, ketika erosi terjadi, lapisan subur ini hilang. Akibatnya, tanaman sulit memperoleh nutrisi yang dibutuhkan karena kualitas tanah menurun.
2. Perubahan Struktur Tanah
Menurut laman Plant & Soil Sciences eLibrary, hilangnya bahan organik menyebabkan perubahan struktur fisik tanah. Tanah menjadi keras, padat, dan menggumpal. Selain itu, aerasi, kapasitas menahan air, dan permeabilitas tanah juga ikut menurun.
Aerasi yang berkurang membatasi oksigen bagi akar tanaman. Kapasitas menahan air yang menurun membuat tanah menyerap lebih sedikit air, sedangkan permeabilitas yang berkurang menyebabkan lebih banyak air mengalir di permukaan. Kondisi ini juga mengurangi aktivitas organisme tanah yang bermanfaat, sehingga kemampuan tanah dalam menyimpan dan memasok hara menjadi rendah.
3. Risiko Banjir dan Tanah Longsor
Tanah yang terkikis kehilangan kemampuan menahan air. Seiring waktu, aliran air permukaan meningkat. Menurut laman World Resource Institute, erosi juga membawa sedimen ke sungai dan anak sungai, membentuk lapisan tebal yang menghambat aliran air. Kondisi ini meningkatkan risiko banjir. Di daerah berbukit, tanah yang terkikis juga memperbesar kemungkinan terjadinya longsor.
4. Penurunan Produktivitas Pertanian
Petani sangat bergantung pada tanah subur untuk bercocok tanam. Erosi menyebabkan penurunan kesuburan tanah, sehingga produktivitas tanaman menurun. Tanpa tanah yang cukup nutrisi, hasil panen berkurang, yang berdampak langsung pada kerugian ekonomi bagi petani.
5. Cara Mengatasi Erosi pada Tanah
Berdasarkan laman Agriculture and Agri-Food Canada, beberapa cara untuk mencegah dan mengatasi erosi tanah antara lain:
Lakukan pengolahan tanah konservasi dengan pertanian tanpa membajak tanah. Metode ini membantu menjaga struktur tanah tetap utuh dan mengurangi erosi.
Lakukan penanaman tanaman baris di sepanjang lereng untuk memperlambat aliran air dan menahan partikel tanah.
Gunakan penanaman jalur (strip cropping) dengan menanam tanaman secara berselang-seling mengikuti kontur lahan. Cara ini membantu mengurangi erosi tanah.
Tanam pohon di lahan kosong atau di samping tanaman untuk menahan tanah dengan akarnya dan mengurangi dampak hujan lebat.
Tanam tanaman untuk menutupi permukaan tanah (cover crop) yang melindungi permukaan tanah dari hujan dan angin, sekaligus menambahkan nutrisi saat tanaman terdegradasi.
Baca Juga: Ciri-Ciri Ekosistem Sawah yang Sehat untuk Keberlanjutan Lingkungan Pertanian
(SA)
