Konten dari Pengguna

Apakah Restart HP Akan Menghilangkan Data? Ini Penjelasannya

How To Tekno

How To Tekno

How to tekno

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari How To Tekno tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi apakah restart HP akan menghilangkan data. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi apakah restart HP akan menghilangkan data. Foto: Unsplash.

Restart sering dilakukan saat HP mulai lambat, aplikasi tidak responsif, atau koneksi internet bermasalah. Namun, banyak pengguna masih ragu karena khawatir foto, kontak, dan berkas penting ikut terhapus setelah HP dinyalakan ulang.

Lantas, apakah restart HP akan menghilangkan data? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini!

Apakah Restart HP Akan Menghilangkan Data?

Ilustrasi apakah restart HP akan menghilangkan data. Foto: Unsplash.

Jawabannya tidak. Mengutip laman PAI International, restart atau reboot hanya mematikan lalu menyalakan kembali perangkat untuk menyegarkan sistem dan membersihkan memori sementara. Foto, aplikasi, berkas, serta pengaturan tetap aman setelah proses selesai.

Restart juga sering disebut soft reset, yaitu proses mematikan dan menghidupkan HP kembali tanpa memengaruhi data maupun pengaturan. Proses ini hanya memakan waktu sekitar 30-60 detik.

Kendati demikian, ada satu hal yang perlu diperhatikan. Saat melakukan restart paksa (force restart) karena HP macet, data yang belum tersimpan berisiko hilang. Oleh karena itu, sebaiknya simpan pekerjaan terlebih dahulu sebelum memulai ulang HP.

Berikut kondisi HP setelah proses restart biasa dilakukan:

  • Foto dan video: Tetap tersimpan

  • Aplikasi terpasang: Tetap ada

  • Pengaturan HP: Tidak berubah

  • Aplikasi latar belakang: Ditutup dan memori sementara dibersihkan

  • Pekerjaan yang belum disimpan: Berpotensi hilang jika dilakukan restart paksa

Perbedaan Restart dan Factory Reset serta Cara Melakukannya

Ilustrasi apakah restart HP akan menghilangkan data. Foto: Unsplash.

Restart tidak sama dengan factory reset. Factory reset menghapus seluruh data pribadi dan mengembalikan HP ke pengaturan awal.

Menurut laman HONOR, langkah ini sebaiknya menjadi pilihan terakhir ketika masalah perangkat lunak terus berulang, malware sulit dihapus, atau HP akan dijual maupun diberikan kepada orang lain.

Berikut perbedaan fungsi keduanya:

  • Restart atau Soft Reset: Digunakan untuk mengatasi HP yang lambat, aplikasi mengalami crash, atau gangguan Wi-Fi dan Bluetooth tanpa menghapus data.

  • Factory Reset: Digunakan untuk menangani masalah perangkat yang lebih serius atau menghapus data sebelum HP dijual. Proses ini akan menghapus seluruh data pribadi yang tersimpan di perangkat.

Jika ingin melakukan restart pada HP Android, pengguna cukup menahan tombol daya lalu memilih opsi Restart. Jika HP macet, restart paksa dapat dilakukan dengan menahan tombol daya dan tombol volume bawah selama sekitar 10-15 detik.

Pada iPhone, pengguna dapat mematikan perangkat terlebih dahulu, kemudian menyalakannya kembali secara manual. Sementara itu, restart paksa harus mengikuti urutan tombol sesuai model iPhone yang digunakan.

Sebelum melakukan factory reset, pastikan seluruh data penting sudah dicadangkan. Pengguna Android dapat memanfaatkan Google Drive, sedangkan pengguna iPhone bisa menggunakan iCloud. Catat pula informasi akun yang diperlukan untuk masuk kembali setelah proses reset selesai.

(FHK)

Baca juga: 7 Cara Mengatasi SD Card Tidak Terbaca dengan Mudah