Konten dari Pengguna

Masa Keruntuhan Kerajaan Majapahit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jejak Sejarah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kerajaan Majapahit. Foto: Pixabay.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kerajaan Majapahit. Foto: Pixabay.

Kerajaan Majapahit merupakan salah satu kerajaan terbesar yang pernah ada di Nusantara dengan wilayah kekuasaan yang sangat luas. Namun setelah mencapai puncak kejayaannya, kerajaan ini mengalami kemunduran yang cukup drastis akibat berbagai konflik internal dan melemahnya kontrol pusat. Masa keruntuhan Kerajaan Majapahit terjadi setelah wafatnya Raja Hayam Wuruk pada tahun 1389. Peristiwa ini menjadi titik balik yang mengakhiri era keemasan dan memulai periode kemunduran yang berlangsung hingga akhir abad ke-15.

Puncak Kejayaan Majapahit di Bawah Kepemimpinan Hayam Wuruk

Berdasarkan artikel Awal Berdiri Kerajaan Majapahit Hingga Mencapai Masa Kejayaannya oleh Allyah Zahirah dkk., Kerajaan Majapahit mencapai puncak kejayaannya pada masa pemerintahan Hayam Wuruk. Didukung oleh Mahapatih Gajah Mada, kerajaan ini berhasil memperkuat pengaruhnya di Nusantara dalam situasi politik yang relatif stabil. Tidak adanya konflik besar, selain Peristiwa Bubat, membuat masa pemerintahan Hayam Wuruk dikenal sebagai periode paling gemilang dalam sejarah Majapahit.

Peran Gajah Mada dan Sumpah Palapa

Keberhasilan Majapahit mencapai masa kejayaan tidak dapat dipisahkan dari peran Mahapatih Gajah Mada. Melalui Sumpah Palapa, ia menyatakan tekad untuk mempersatukan Nusantara di bawah kekuasaan Majapahit. Gagasan penyatuan wilayah tersebut kemudian menjadi simbol kebesaran kerajaan pada masa pemerintahan Hayam Wuruk.

Luas Wilayah dan Kemajuan Majapahit

Pada masa kejayaannya, wilayah kekuasaan Majapahit meliputi sebagian besar Nusantara, termasuk Jawa, Sumatra, Semenanjung Malaya, Kalimantan, dan kawasan timur Indonesia sebagaimana disebutkan dalam Negarakertagama. Luasnya wilayah tersebut memperkuat posisi Majapahit sebagai pusat politik, ekonomi, dan perdagangan di kawasan Nusantara.

Kemajuan Budaya dan Sastra

Selain mencapai kejayaan dalam bidang politik, Majapahit juga berkembang sebagai pusat kebudayaan. Berbagai karya sastra, seperti Negarakretagama, serta peninggalan arsitektur berupa candi menunjukkan tingginya tingkat peradaban yang berhasil dicapai pada masa kejayaan kerajaan.

Awal Keruntuhan Majapahit Pasca Wafatnya Hayam Wuruk

Setelah wafatnya Hayam Wuruk, Kerajaan Majapahit mulai mengalami kemunduran. Konflik internal, perebutan kekuasaan, serta ancaman dari luar menyebabkan kekuatan politik kerajaan semakin melemah hingga akhirnya membawa Majapahit menuju masa keruntuhannya.

Reviewed by Melody Aria Putri, M.Hum., Gr.

Baca Juga: Sejarah Kota dan Jejak Peradabannya di Indonesia