Mengenal Santalan: Permainan Tradisional Khas Masyarakat Osing
Artikel yang membahas seputar ilmu sejarah dalam maupun luar negeri.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Jejak Sejarah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Permainan tradisional di Indonesia sangat beragam dan memiliki karakter unik di setiap daerah. Salah satu permainan yang cukup dikenal di Banyuwangi adalah santalan. Permainan ini tidak hanya menjadi hiburan dadakan semata, tetapi juga sarana membangun kebersamaan dan memperkenalkan nilai budaya lokal kepada generasi muda.
Apa Itu Santalan?
Permainan santalan merupakan salah satu warisan budaya yang berkembang di masyarakat Osing, Banyuwangi. Menurut jurnal Studi Analisis Budaya Permainan Tradisional Suku Osing Kabupaten Banyuwangi oleh Syamsul Anam, permainan ini cukup populer di kalangan anak-anak dan remaja. Santalan memperlihatkan kekhasan masyarakat setempat melalui aturan main dan nilai-nilai yang dijunjung.
Pengertian Permainan Santalan
Santalan adalah permainan yang biasanya dimainkan di lapangan terbuka dengan jumlah peserta lebih dari dua orang. Permainan ini menggunakan alat sederhana, seperti batu yang disebut pajaran untuk alat melempar sasaran, yang dilemparkan ke arah sasaran tertentu, biasanya berupa tumpukan bekas bungkus rokok yang kemudian disebut santalan.
Cara Bermain Santalan
Santalan atau bekas bungkus rokok ditumpuk di tengah garis berbentuk lingkaran atau persegi. Setiap pemain bergantian melemparkan batu atau alat lainnya ke arah santalan sebagai objek sasaran dari garis batas melempar yang ditentukan. Pemenang ditentukan dari akurasi lemparan dan kemampuan meruntuhkan tumpukan tersebut. Permainan ini melatih ketangkasan, konsentrasi, dan strategi.
Asal Usul Permainan Santalan
Sejarah Santalan di Masyarakat Osing Banyuwangi
Santalan sudah dikenal sejak lama di lingkungan masyarakat Osing, Banyuwangi. Permainan ini diwariskan secara turun-temurun dan menjadi bagian dari tradisi lokal, terutama pada masa perayaan atau kumpul keluarga.
Nilai Budaya dan Filosofi dalam Santalan
Selain sebagai hiburan, santalan juga memuat filosofi kebersamaan dan sportivitas. Permainan ini mengajarkan pentingnya usaha, kerjasama, serta sikap menerima kemenangan maupun kekalahan dengan lapang dada.
Peran Santalan dalam Budaya Lokal
Fungsi Sosial Permainan Santalan
Santalan menjadi media interaksi sosial di tengah masyarakat. Melalui permainan ini, anak-anak belajar membangun relasi, menghargai aturan, dan memperkuat solidaritas kelompok.
Relevansi Santalan di Era Modern
Meskipun perkembangan teknologi membawa banyak pilihan hiburan baru, santalan tetap memiliki tempat tersendiri. Permainan ini bisa menjadi sarana edukasi budaya dan alternatif kegiatan di luar ruangan bagi generasi muda.
Kesimpulan
Santalan adalah permainan tradisional yang menggambarkan kekayaan budaya masyarakat Osing di Banyuwangi. Permainan ini tidak sekadar hiburan, tetapi juga mengandung nilai sosial dan edukatif yang layak dilestarikan. Dengan memahami asal usul dan makna di balik santalan, generasi muda dapat terus menjaga tradisi ini di tengah perubahan zaman.
Ditinjau oleh Fakhri Nurzaman