Konten dari Pengguna

Pati Unus: Panglima Demak yang Berani Lawan Portugis

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jejak Sejarah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pati Unus. Foto: Pixabay.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pati Unus. Foto: Pixabay.

Kerajaan Demak dikenal sebagai kerajaan Islam pertama di Jawa yang memiliki kekuatan maritim sangat kuat pada abad ke-16. Salah satu tokoh penting yang berperan besar dalam membangun kekuatan militer Demak adalah Pati Unus, seorang adipati sekaligus panglima perang yang berani menentang dominasi Portugis di Nusantara.

Nama Pati Unus tercatat dalam sejarah sebagai pemimpin yang nekat menyerang Malaka untuk merebut kembali kota pelabuhan strategis tersebut dari tangan Portugis. Meskipun ekspedisi militernya tidak berhasil, semangat perlawanan yang ditunjukkan Pati Unus menjadi simbol penting dalam penyebaran Islam dan perlawanan terhadap kolonialisme di Asia Tenggara.

Siapa Pati Unus dalam Kerajaan Demak?

Pati Unus merupakan tokoh penting dalam sejarah Kerajaan Demak yang dikenal pula dengan julukan Pangeran Sabrang Lor. Setelah wafatnya Raden Fatah pada tahun 1518, Pati Unus diangkat menjadi Sultan Demak. Ia juga pernah menjabat sebagai Adipati Jepara dan dikenal sebagai panglima perang yang gagah berani. Namanya dikenang karena memimpin perlawanan Kerajaan Demak terhadap Portugis di Malaka.

Penyerangan Pati Unus ke Malaka Melawan Portugis

Menurut artikel Perkembangan Islam pada Masa Kerajaan Demak oleh Nur Afidah, setelah Malaka jatuh ke tangan Portugis, Kerajaan Demak berupaya melakukan perlawanan melalui ekspedisi militer yang dipimpin Pati Unus. Pada tahun 1513, armada Demak mencoba menyerang benteng Portugis di Malaka, tetapi ekspedisi tersebut mengalami kegagalan. Kegagalan itu dijadikan pelajaran untuk mempersiapkan kekuatan yang lebih besar, termasuk rencana pembangunan armada sebanyak 375 kapal perang. Pati Unus kemudian dikenal sebagai panglima yang berani karena memimpin upaya Demak menghadapi kekuatan Portugis di kawasan Asia Tenggara.

Reviewed by Melody Aria Putri, M.Hum., Gr.

Baca Juga: Sejarah Kota dan Jejak Peradabannya di Indonesia