Konten dari Pengguna

Pendiri Kerajaan Tarumanegara dan Perannya

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Jejak Sejarah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kerajaan Tarumanegara. Foto: Pixabay.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kerajaan Tarumanegara. Foto: Pixabay.

Kerajaan Tarumanegara merupakan salah satu kerajaan Hindu tertua di wilayah Jawa Barat yang memiliki peran penting dalam sejarah peradaban Nusantara. Keberadaan kerajaan ini dibuktikan melalui prasasti-prasasti kuno yang tersebar di beberapa wilayah seperti Prasasti Tugu, Prasasti Kebon Kopi, dan Prasasti Ciaruteun. Memahami siapa pendiri dan bagaimana peran pemimpinnya dapat memberikan gambaran tentang bagaimana peradaban maju terbentuk pada masa lampau. Jejak sejarah yang ditinggalkan bahkan masih bisa ditelusuri hingga sekarang melalui berbagai peninggalan arkeologis.

Siapakah Pendiri Kerajaan Tarumanegara?

Maharishi Jayasingawarman sebagai Pendiri Tarumanegara

Kerajaan Tarumanegara didirikan oleh Maharishi Jayasingawarman sekitar abad ke-4 Masehi. Menurut artikel Peran Kondisi Geografis terhadap Perkembangan dan Keruntuhan Kerajaan Tarumanegara oleh Wulan Safitri dkk., Jayasingawarman merupakan seorang bangsawan yang berasal dari India dan datang ke Nusantara akibat kondisi politik di wilayah asalnya. Setelah menetap di Jawa Barat, ia mendirikan Kerajaan Tarumanegara yang kemudian berkembang menjadi salah satu kerajaan Hindu tertua di Indonesia.

Kerajaan ini berkembang di wilayah barat Pulau Jawa, terutama di sekitar aliran Sungai Citarum, Cisadane, dan Ciliwung. Letaknya yang strategis memberikan keuntungan besar bagi perkembangan pertanian, perdagangan, serta hubungan dengan wilayah lain di Nusantara maupun Asia.

Raja Purnawarman Membawa Tarumanegara ke Puncak Kejayaan

Meskipun bukan pendiri kerajaan, Raja Purnawarman dikenal sebagai raja terbesar Tarumanegara. Pada masa pemerintahannya, kerajaan mengalami perkembangan pesat di bidang politik, ekonomi, pertanian, dan hubungan diplomatik. Nama Purnawarman juga tercatat dalam sejumlah prasasti, seperti Prasasti Tugu, Prasasti Ciaruteun, Prasasti Kebon Kopi, dan beberapa prasasti lainnya yang menjadi sumber utama sejarah Tarumanegara.

Salah satu peninggalan penting pada masa Purnawarman adalah pembangunan saluran irigasi Gomati dan Candrabhaga yang dicatat dalam Prasasti Tugu. Infrastruktur tersebut berfungsi mengairi lahan pertanian sekaligus membantu mengendalikan banjir sehingga mendukung kemajuan ekonomi kerajaan.

Bukti Kejayaan Tarumanegara

Kejayaan Tarumanegara dibuktikan melalui berbagai prasasti yang ditemukan di wilayah Jawa Barat. Prasasti-prasasti tersebut tidak hanya mencatat pembangunan saluran air, tetapi juga menggambarkan kekuasaan Raja Purnawarman sebagai pemimpin yang berhasil memperkuat pemerintahan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Selain prasasti, terdapat pula pahatan jejak telapak kaki Raja Purnawarman pada Prasasti Ciaruteun dan jejak telapak kaki gajah pada Prasasti Kebon Kopi. Dalam tradisi Hindu, simbol-simbol tersebut melambangkan kewibawaan, kekuasaan, dan kedudukan raja sebagai pelindung kerajaan. Berkat letaknya yang strategis serta kepemimpinan Purnawarman, Tarumanegara berkembang menjadi salah satu kerajaan Hindu paling berpengaruh di Nusantara pada abad ke-5 hingga ke-7 Masehi.

Reviewed by Melody Aria Putri, M.Hum., Gr.

Baca Juga: Sejarah Kota dan Jejak Peradabannya di Indonesia