Fadhilah Tarawih Malam ke 27, Momen Istimewa Umat Islam

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Fadhilah tarawih malam ke-27 menjadi salah satu pembahasan yang banyak dicari oleh umat Islam, karena malam tersebut diyakini memiliki keutamaan besar dalam rangkaian ibadah di bulan Ramadan.
Dalam berbagai literatur keislaman, penjelasan fadhilah tarawih malam ke-27 kerap dikaitkan dengan keutamaan malam-malam ganjil di penghujung Ramadan yang memiliki nilai ibadah yang sangat besar.
Fadhilah Tarawih Malam ke 27
Mengutip dari Fadhilah Sholat Tarawih Malam ke-27 Menurut Kitab Durrotun Nasihin, oleh Yasmi Media (2025), dalam situs ponpes.miftahulihsan.sch.id, fadhilah tarawih malam ke 27 Ramadhan sering dikaitkan dengan kemungkinan sebagai Lailatul Qadar.
Sholat tarawih termasuk salah satu ibadah sunnah yang dianjurkan pada bulan Ramadhan dan memiliki berbagai keutamaan bagi orang yang melaksanakannya.
Dalam kitab Durrotun Nasihin dijelaskan bahwa setiap malam selama bulan Ramadan mengandung keistimewaan dan pahala tersendiri bagi umat Islam yang menunaikan ibadah tarawih.
Terkait dengan malam ke-27 Ramadan, dalam kitab tersebut disebutkan:
وَفِى اللَّيْلَةِ السَّابِعَةِ وَاْلعِشْرِيْنَ جَازَ يَوْمَ اْلقِيَامَةِ عَلَى الصِّرَاطِ كَاْلبَرْقِ اْلخَاظِفِ
Yanv artinya: “Pada malam kedua puluh tujuh, pada hari kiamat kelak ia akan melewati jembatan Shirathal Mustaqim dengan sangat cepat, bagaikan kilatan cahaya.”
Shirathal Mustaqim digambarkan sebagai jembatan yang berada di atas neraka dan harus dilalui oleh seluruh manusia dalam perjalanan menuju surga.
Bagi mereka yang tekun menjalankan sholat tarawih, terutama pada malam ke-27 bulan Ramadan, Allah Swt. menjanjikan kemudahan ketika melewati jembatan tersebut, bahkan dengan kecepatan yang diibaratkan seperti kilat.
Sebab keistimewaan malam tersebut yang begitu besar, umat Islam dianjurkan untuk memanfaatkannya dengan memperbanyak berbagai bentuk ibadah kepada Allah Swt.
Kesempatan ini menjadi momen yang sangat berharga bagi setiap muslim untuk mendekatkan diri kepada-Nya, memohon ampunan, serta meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan.
Salah satu amalan yang sangat dianjurkan untuk dilakukan pada malam ke-27 di bulan Ramadan adalah melaksanakan sholat tarawih. Ibadah ini tidak hanya sekadar rutinitas, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat hubungan spiritual dengan Allah Swt.
Melaksanakan sholat tarawih secara khusyuk, penuh kesadaran, dan dilandasi keimanan yang tulus, seorang muslim diharapkan dapat merasakan ketenangan batin sekaligus memperoleh pahala yang berlipat ganda.
Demikianlah penjelasan fadhilah tarawih malam ke 27. Menjalankan ibadah pada malam tersebut, khususnya sholat tarawih, memiliki nilai keutamaan yang sangat besar bagi setiap orang yang melaksanakannya dengan sungguh-sungguh. (IF)
Baca juga: Apakah Sholat Lailatul Qadar Harus Tarawih Dulu? Simak Jawabannya Berikut Ini
