Konten dari Pengguna

Jadwal Ayyamul Bidh April 2026 serta Bacaan Niat dan Manfaatnya

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Jadwal Ayyamul Bidh April 2026, Foto:Unsplash/Towfiqu barbhuiya
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Jadwal Ayyamul Bidh April 2026, Foto:Unsplash/Towfiqu barbhuiya

Jadwal Ayyamul Bidh April 2026 menjadi informasi yang banyak dicari oleh umat Muslim yang ingin menghidupkan amalan sunnah dengan lebih terarah dan konsisten.

Ayyamul Bidh merujuk pada puasa sunnah yang dilakukan pada tanggal 13, 14, dan 15 di setiap bulan Hijriah, yang memiliki keutamaan besar serta dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

Melalui pemahaman jadwal yang tepat, seseorang tidak hanya dapat menjalankan ibadah dengan lebih terencana, tetapi juga merasakan ketenangan batin karena mampu menjaga rutinitas spiritual di tengah kesibukan sehari-hari.

Jadwal Ayyamul Bidh April 2026, Ibadah

Ilustrasi Jadwal Ayyamul Bidh April 2026, Foto:Unsplash/Getty Images

Jadwal Ayyamul Bidh April 2026 menjadi bagian penting dalam upaya menata ibadah di tahun 2026 Masehi yang telah hadir sebagai momentum refleksi dan perbaikan diri.

Pergantian tahun tidak sekadar menghadirkan perubahan kalender, melainkan juga membuka ruang untuk menyusun kembali strategi ibadah (i’dad) agar lebih terarah dan bernilai.

Di antara berbagai amalan sunnah yang dianjurkan, puasa Ayyamul Bidh menempati posisi istimewa karena memiliki keutamaan besar.

Puasa ini dilaksanakan setiap tanggal 13, 14, dan 15 dalam kalender Hijriah, bertepatan dengan fase bulan purnama yang menyinari malam dengan cahaya terang.

Meski demikian, perbedaan sistem penanggalan sering menjadi tantangan dalam pelaksanaannya. Aktivitas sehari-hari umumnya mengikuti kalender Masehi, sedangkan puasa Ayyamul Bidh berpatokan pada kalender Hijriah yang terus bergeser setiap tahunnya.

Oleh karena itu, memahami konversi jadwal sejak awal tahun menjadi langkah yang bijaksana, sehingga kesempatan untuk menjalankan ibadah ini tidak terlewatkan.

Dikutip dari laman bmm.or.id, mengungkapkan bahwa Ayyamul Bidh berarti “hari-hari putih”, yang merujuk pada malam-malam saat bulan purnama bersinar terang.

Penamaan ini tidak hanya menggambarkan kondisi alam, tetapi juga mengandung makna simbolis, yakni harapan agar hati menjadi bersih dari dosa sebagaimana cahaya bulan menerangi kegelapan.

Puasa ini termasuk sunnah muakkadah, yang sangat dianjurkan dan telah diwasiatkan oleh Rasulullah SAW kepada para sahabat sebagai amalan rutin.

Adapun jadwal puasa Ayyamul Bidh tahun 2026 yang telah dikonversi ke kalender Masehi mencakup seluruh bulan. Pada Januari (Rajab 1447 H), puasa dilaksanakan pada 2, 3, dan 4 Januari, kemudian Februari (Sya’ban 1447 H) pada 1, 2, dan 3 Februari.

Bulan Maret (Ramadan 1447 H) jatuh pada 2, 3, dan 4 Maret, meskipun bertepatan dengan puasa wajib. Memasuki April (Syawal 1447 H), puasa berlangsung pada 1, 2, dan 3 April.

Selanjutnya, Mei (Dzulqa’dah 1447 H) jatuh pada 30 April, 1, dan 2 Mei, sedangkan Juni (Muharram 1448 H) pada 28, 29, dan 30 Juni.

Memasuki semester kedua, Juli (Shafar 1448 H) berada pada 28, 29, dan 30 Juli. Agustus (Rabi’ul Awal 1448 H) jatuh pada 26, 27, dan 28 Agustus, diikuti September (Rabi’ul Akhir 1448 H) pada 24, 25, dan 26 September.

Kemudian Oktober (Jumadil Ula 1448 H) dilaksanakan pada 24, 25, dan 26 Oktober, November (Jumadil Akhir 1448 H) pada 23, 24, dan 25 November, serta Desember (Rajab 1448 H) pada 22, 23, dan 24 Desember.

Dengan memahami rincian jadwal tersebut, pelaksanaan ibadah dapat direncanakan secara lebih tertib dan konsisten sepanjang tahun, termasuk dalam memperhatikan jadwal Ayyamul Bidh April 2026.(YOLAN)

Baca juga: Sinopsis Film Tunggu Aku Sukses Nanti yang Wajib Diketahui