Kapan Jumat Terakhir Bulan Rajab 2025? Ini Fadilahnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bulan Rajab merupakan salah satu dari empat bulan mulia (asyhurul hurum) dalam kalender Hijriyah dengan banyak keutamaan yang dimilikinya. Di kalangan umat Muslim, terdapat amalan khusus pada hari Jumat bulan Rajab. Sehingga yang menjadi pertanyaan adalah, kapan Jumat terakhir bulan Rajab 2025?
Amalan di hari Jumat terakhir bulan Rajab dikenal luas sebagai wirid yang dianjurkan agar rezeki senantiasa cukup dan uang tidak cepat habis sepanjang tahun. Praktik ini telah lama diijazahkan oleh para ulama dan habaib, serta banyak diamalkan juga oleh masyarakat pesantren dan jamaah Nahdlatul Ulama.
Kapan Jumat Terakhir Bulan Rajab 2025?
Kapan Jumat terakhir bulan Rajab 2025? Dikutip dari jatim.nu.or.id, pada tahun ini, Jumat terakhir bulan Rajab 1446 Hijriyah bertepatan pada tanggal 24 Januari 2025.
Salah satu tokoh yang mengingatkan pelaksanaan amalan ini adalah Gus Iqdam. Dalam ceramahnya, Gus Muhammad Iqdam Kholid asal Blitar ini mengaku pernah mengamalkan wirid Jumat terakhir di bulan Rajab.
Sehingga Gus Iqdam menganjurkan para jamaahnya untuk tidak melewatkan amalan ini. Ia menekankan pentingnya memastikan tanggal Jumat terakhir di bulan Rajab dengan benar melalui kalender Hijriyah.
Amalan ini memiliki sanad keilmuan yang kuat. Amalan wirid ini merupakan ijazah dari Sulthanul Ulama Yaman, Almarhum Al-Syekh Al-Habib Salim bin Abdullah al-Syathiri, yang pernah disampaikan pada saat berkunjung ke Indonesia.
Kemudian banyak di kalangan habib dan kiai yang turut mengijazahkan amalan ini kepada umat Islam.
Bacaan amalan Jumat terakhir bulan Rajab yang diamalkan adalah sebagai berikut:
أَحْمَدُ رَسُوْلُ اللهِ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ
Artinya: Ahmad adalah utusan Allah, Muhammad adalah utusan Allah.
Amalan ini dibaca sebanyak 35 kali pada saat khatib duduk di antara khutbah pertama dan kedua pada saat salat Jumat terakhir di bulan Rajab.
Dalam kitab Al-Fawaid al-Mukhtarah, Al-Habib Ali bin Hasan Baharun mengutip keterangan dari gurunya, Al-Habib Zain bin Ibrahim bin Smith, amalan ini memiliki faedah untuk menjaga kecukupan rezeki sepanjang tahun.
Disebutkan juga dalam keterangan tersebut bahwa amalan ini telah dicoba oleh banyak orang dan telah dirasakan manfaatnya.
Meskipun demikian, para masyayikh selalu mengingatkan bahwa tujuan utama dari melakukan setiap amalan adalah mendekatkan diri kepada Allah Swt, dan bukan semata-mata mengejar manfaat duniawi.
Melaksanakan amalan ini diniatkan sebagai bentuk ittiba’ (mengikuti) jejak para ulama terdahulu sehingga penuh keberkahan.
Dengan mengetahui kapan Jumat terakhir bulan Rajab 2025, umat Islam dapat mempersiapkan diri untuk mengamalkannya dengan penuh keikhlasan. Sehingga amalan ini membawa keberkahan, kecukupan rezeki, dan mendekatkan diri kepada Allah Swt. (Aya)
Baca juga: Apakah Boleh Puasa Rajab di Hari Jumat? Ini Jawaban dan Dasar Hukumnya
