Langkah Penanganan BKL Frozen Food yang Benar agar Tetap Aman Dikonsumsi

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Berikut ini adalah langkah dari penanganan BKL frozen food yang benar, kecuali barang berkarton. Hal tersebut perlu diketahui saat pemberian materi pembelajaran tata boga, keamanan pangan, maupun pelatihan pengolahan makanan.
Penanganan frozen food memang perlu diperhatikan agar kualitas bahan tetap terjaga dan aman dikonsumsi. Kesalahan penanganan dapat memengaruhi kualitas makanan bahkan meningkatkan risiko kerusakan bahan pangan sebelum diolah atau dikonsumsi.
Mengutip situs https://www.ciputra.ac.id, frozen food aman dan sehat dikonsumsi apabila proses penyiapan, pembekuan, penyimpanan, hingga pencairannya dilakukan dengan baik dan benar.
Langkah Penanganan BKL Frozen Food yang Benar
Berikut ini adalah langkah dari penanganan BKL frozen food yang benar, kecuali barang kartonan yang diterima disimpan langsung ke dalam freezer untuk menjaga kualitas.
Langkah tersebut dianggap kurang tepat karena barang sebaiknya dipindahkan terlebih dahulu ke container atau tempat penyimpanan yang sesuai sebelum dimasukkan ke freezer.
Selain itu, karton juga bisa menyerap kelembapan sehingga berisiko merusak kemasan maupun mengganggu penataan barang di dalam freezer.
Beberapa langkah penanganan frozen food yang benar antara lain:
Barang yang datang perlu dipindahkan ke container toko agar penyimpanannya lebih rapi dan mudah dikontrol.
Produk di dalam container sebaiknya disusun berdasarkan jenis item yang sama supaya proses pengecekan dan pengambilan barang menjadi lebih mudah.
Setiap container yang sudah terisi wajib diberi label atau tanggal kedaluwarsa agar produk bisa digunakan sesuai urutan penyimpanan.
Petugas toko juga harus rutin memeriksa kualitas barang yang ada di freezer untuk memastikan kondisi produk tetap baik.
Frozen food merupakan makanan yang diawetkan melalui proses pembekuan dan disimpan pada suhu rendah sebelum diolah atau disajikan. Metode ini banyak digunakan karena mampu membantu menjaga kualitas makanan lebih lama.
Dalam proses penyimpanannya, diperlukan penanganan yang tepat mulai dari pengaturan suhu, metode pembekuan, hingga cara penyimpanan agar produk tetap terjaga kualitasnya.
Proses pembekuan dilakukan dengan menurunkan suhu makanan hingga berada di bawah titik beku. Beberapa metode yang biasa digunakan antara lain freezer biasa, air blast freezer, hingga sistem pembekuan cepat menggunakan cairan pendingin khusus.
Pemilihan metode pembekuan biasanya disesuaikan dengan jenis makanan, bentuk produk, serta kebutuhan penyimpanan. Selain itu, penataan dan penyimpanan makanan beku juga harus diperhatikan karena setiap produk memiliki karakteristik berbeda.
Daging, ikan, sayuran, maupun makanan olahan membutuhkan perlakuan penyimpanan yang sesuai agar kualitas produk tetap terjaga selama berada di freezer.
Demikianlah penjelasan mengenai langkah penanganan BKL frozen food yang benar beserta informasi terkait penyimpanan makanan beku. Dengan penanganan yang tepat, kualitas produk dapat lebih terjaga dan proses penyimpanan menjadi lebih teratur. (Fikah)
Baca juga: Menu Mecca Fried Chicken Blok M yang Wajib Dicoba Saat Kulineran di Jakarta
