Konten dari Pengguna

Pemenang Piala Dunia 2026 yang Berhasil Angkat Trofi Juara

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pemenang Piala Dunia 2026. Foto: Unsplash.com/Fauzan Saari
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pemenang Piala Dunia 2026. Foto: Unsplash.com/Fauzan Saari

Pemenang Piala Dunia 2026, Spanyol, resmi ditentukan setelah laga final yang berlangsung hingga babak perpanjangan waktu menghasilkan satu gol penentu kemenangan.

Turnamen edisi kali ini mempertemukan dua kekuatan besar sepak bola dunia yang sama-sama menampilkan permainan disiplin sejak fase grup.

Perjalanan panjang selama lebih dari satu bulan berakhir dengan lahirnya juara baru yang menambah koleksi gelar dunia.

Timnas Spanyol, Pemenang Piala Dunia 2026

Ilustrasi pemenang Piala Dunia 2026. Foto: Unsplash.com/Fauzan Saari

Dikutip dari fifa.com dan espn.com, berikut adalah pemenang Piala Dunia 2026 beserta posisi empat besar yang mengakhiri turnamen.

  • Juara: Spanyol

  • Runner-up: Argentina

  • Peringkat ketiga: Inggris

  • Peringkat keempat: Prancis

Spanyol memastikan diri sebagai juara dunia setelah mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 pada final yang berlangsung di New York New Jersey Stadium (MetLife Stadium), East Rutherford, 19 Juli 2026.

Pertandingan harus dilanjutkan hingga babak tambahan waktu karena kedua tim gagal mencetak gol selama 90 menit. Gol kemenangan akhirnya tercipta pada awal babak kedua perpanjangan waktu melalui Ferran Torres.

Proses gol berawal dari serangan yang dibangun di sisi kanan lapangan. Pedro Porro mengirim umpan silang ke kotak penalti dan disambut sundulan Nico Williams.

Bola hasil sundulan tersebut jatuh di depan Ferran Torres yang langsung menyelesaikannya dengan tendangan kaki kanan ke dalam gawang Argentina. Gol itu menjadi satu-satunya pembeda hingga peluit panjang dibunyikan.

Sejak awal pertandingan, Spanyol menguasai jalannya laga melalui permainan umpan pendek dan penguasaan bola yang rapi.

Skuad asuhan Luis de la Fuente lebih leluasa mengalirkan bola dari lini belakang menuju lini depan sehingga Argentina lebih banyak bertahan sambil menunggu kesempatan melakukan serangan balik.

Pola permainan tersebut membuat Spanyol mampu menciptakan peluang lebih banyak sepanjang pertandingan.

Argentina mengandalkan pengalaman Lionel Messi sebagai pusat permainan. Kapten berusia 39 tahun itu tetap berusaha membuka ruang dan menghubungkan lini tengah dengan lini depan.

Akan tetapi, tekanan tinggi yang diterapkan Spanyol membuat aliran bola menuju Messi tidak berjalan lancar. Pertahanan Spanyol juga mampu menutup ruang sehingga Argentina kesulitan memperoleh peluang bersih di depan gawang.

Statistik pertandingan memperlihatkan dominasi Spanyol. Tim tersebut melepaskan 20 tembakan dengan 12 di antaranya mengarah tepat ke gawang.

Sebaliknya, Argentina hanya mampu menghasilkan dua percobaan sepanjang pertandingan dan baru mencatatkan tembakan menjelang pertandingan berakhir.

Catatan tersebut menunjukkan rapatnya organisasi permainan Spanyol saat kehilangan maupun menguasai bola.

Meski kalah, Argentina tetap memiliki satu pemain yang tampil luar biasa, yaitu Emiliano Martinez. Penjaga gawang itu melakukan sebelas penyelamatan penting selama 120 menit pertandingan.

Beberapa peluang emas Spanyol berhasil digagalkan sehingga Argentina tetap memiliki kesempatan bertahan hingga babak tambahan waktu. Penampilan Martinez menjadi salah satu faktor yang membuat skor tidak berubah lebih besar.

Lini belakang Spanyol juga tampil sangat solid sepanjang turnamen. Unai Simon kembali memperlihatkan kualitasnya sebagai penjaga gawang utama dengan sejumlah penyelamatan penting pada laga final.

Duet bek yang dipimpin Pau Cubarsi mampu menjaga koordinasi pertahanan sehingga Argentina hampir tidak memperoleh ruang untuk menciptakan peluang berbahaya.

Sepanjang Piala Dunia 2026, Spanyol hanya kebobolan satu gol dalam delapan pertandingan.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari pendekatan Luis de la Fuente yang menempatkan permainan kolektif sebagai kekuatan utama tim. Setiap pemain menjalankan tugas sesuai perannya tanpa bergantung kepada satu bintang.

Rotasi pemain dilakukan sepanjang kompetisi sehingga kondisi fisik tim tetap terjaga hingga pertandingan terakhir.

Argentina menutup turnamen sebagai runner-up. Hasil tersebut menjadi final ketiga yang dijalani dalam empat edisi Piala Dunia terakhir.

Lionel Messi mengakhiri perjalanan terakhirnya di Piala Dunia dengan catatan delapan gol dan empat assist sepanjang turnamen, meski gagal mempertahankan gelar yang diraih pada edisi 2022.

Sementara itu, Inggris mengamankan peringkat ketiga setelah mengalahkan Prancis dengan skor 6-4 pada pertandingan perebutan tempat ketiga di Miami.

Kemenangan tersebut menjadi penutup positif bagi Inggris setelah langkah menuju final terhenti di babak semifinal.

Prancis harus puas berada di posisi keempat, meski Kylian Mbappe tetap mencatat prestasi individu sebagai pencetak gol terbanyak turnamen dengan koleksi sepuluh gol.

Gelar ini menjadi trofi Piala Dunia kedua sepanjang sejarah Spanyol setelah sebelumnya menjadi juara pada edisi 2010 di Afrika Selatan.

Prestasi tersebut memperkuat posisi Spanyol sebagai salah satu negara dengan tradisi sepak bola paling sukses di dunia, terlebih setelah mampu memadukan permainan menyerang, pertahanan disiplin, dan penguasaan bola yang konsisten sejak fase grup hingga final.

Hasil akhir turnamen menunjukkan bahwa konsistensi selama seluruh pertandingan menjadi modal penting untuk meraih gelar juara dunia.

Daftar pemenang Piala Dunia 2026 sekaligus menjadi catatan sejarah baru yang melengkapi perjalanan sepak bola internasional pada edisi yang digelar di tiga negara Amerika Utara. (Khoirul)

Baca Juga: Jadwal Final Piala Dunia 2026 Jam Berapa? Catat Waktu Kick-off Pertandingannya