Konten dari Pengguna

Penjelasan Ending Film Lucky Strike yang Bikin Penasaran

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi penjelasan ending film Lucky Strike. Foto: Unsplash.com/Marcos Ramírez
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penjelasan ending film Lucky Strike. Foto: Unsplash.com/Marcos Ramírez

Penjelasan ending film Lucky Strike menjadi bagian yang menarik setelah kisahnya membawa penonton mengikuti perjuangan seorang tentara Amerika di belakang garis musuh.

Film ini berlatar Battle of the Bulge pada Desember 1944 dan mengikuti Capt. John Castle saat berusaha mencapai tempat aman di tengah kepungan pasukan Jerman.

Alurnya juga menggunakan adegan berlatar setelah Perang Dunia II yang baru memiliki kaitan lebih jelas ketika cerita mendekati bagian akhir.

Penjelasan Ending Film Lucky Strike yang Berlatar Perang Dunia II

Ilustrasi nonton film Lucky Strike. Foto: Unsplash.com/Joshua Hoehne

Dikutip dari comicbasics.com, berikut adalah penjelasan ending film Lucky Strike yang mengungkap hubungan antara perjalanan Castle selama perang dan sosok Mrs. Caldwell.

Setelah Castle berhasil bertahan hidup dari berbagai situasi berbahaya di Ardennes, cerita kembali pada bagian setelah perang ketika dirinya bekerja untuk Galvin Industries dan mendatangi rumah Mrs. Caldwell.

Castle datang bukan sekadar untuk urusan administrasi mengenai tunjangan yang belum diterima Caldwell. Percakapan keduanya perlahan menjelaskan alasan kunjungan tersebut.

Caldwell ternyata merupakan perempuan yang berperan dalam merancang radio FM Motorola yang digunakan Castle selama menjalankan misi.

Radio portabel itu diberi nama panggilan Lassie oleh Castle karena menjadi alat komunikasi yang sangat diandalkan saat dirinya sendirian di belakang garis musuh.

Fakta tersebut mengubah arti perjalanan Castle selama perang. Sepanjang cerita, Lassie terlihat seperti perlengkapan militer yang membantu Castle menghubungi markas dan mencari jalan menuju Elsenborn.

Pada bagian akhir, penonton baru mengetahui bahwa teknologi yang membantu menyelamatkan hidupnya berkaitan dengan kerja Caldwell, seorang perempuan kulit hitam yang tidak memperoleh pengakuan setara atas kontribusinya.

Castle kemudian menunjukkan rasa terima kasih kepada Caldwell dengan membantunya mengurus persoalan pensiun.

Hubungan keduanya menjadi pengikat antara kisah perjuangan seorang tentara di medan perang dan kontribusi orang-orang yang bekerja di belakang layar.

Film kemudian menegaskan gagasan tersebut melalui ucapan bahwa suatu hari orang-orang akan memahami alasan cerita itu penting.

Adegan penutup itu juga menjelaskan fungsi bagian pembuka yang menampilkan tentara kulit hitam sebelum cerita beralih kepada Castle.

Struktur tersebut menempatkan kisah Caldwell dan kontribusi orang kulit hitam dalam sejarah perang sebagai lapisan yang baru terbuka menjelang akhir.

Setelah cerita selesai, rangkaian foto tentara Perang Dunia II turut muncul dalam credit sebagai penghormatan kepada para prajurit yang terlibat dalam perang.

Penjelasan ending film Lucky Strike tidak hanya berkaitan dengan keselamatan Castle setelah terjebak di wilayah musuh.

Akhir cerita menghubungkan perjuangan Castle dengan kontribusi Caldwell serta orang-orang yang jasanya berada di balik teknologi perang. (Khoirul)

Baca Juga: Film Lagi Probation Kapan Tayang? Ini Jadwal dan Informasinya