Konten dari Pengguna

PLU Ori akan Muncul Secara Otomatis Jika Melakukan Langkah Ini

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi PLU ori akan muncul secara otomatis jika personil toko melakukan apa. Foto: Pexels.com/iMin Technology
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi PLU ori akan muncul secara otomatis jika personil toko melakukan apa. Foto: Pexels.com/iMin Technology

PLU ori akan muncul secara otomatis jika personil toko melakukan apa sering menjadi pertanyaan saat membahas sistem identifikasi produk segar di supermarket.

Sistem penandaan produk modern memanfaatkan kode khusus untuk mempercepat proses transaksi sekaligus menjaga ketepatan pengenalan barang.

Setiap kode memiliki fungsi tersendiri yang membantu pencatatan produk berjalan lebih teratur pada jaringan ritel berskala besar.

PLU Ori akan Muncul Secara Otomatis Jika Melakukan Scan Kode

Ilustrasi PLU ori akan muncul secara otomatis jika personil toko melakukan apa. Foto: Pexels.com/Faheem Ahamad

PLU ori akan muncul secara otomatis jika personil toko melakukan pemindaian atau scan kode PLU melalui sistem kasir saat proses transaksi berlangsung.

Dikutip dari jeanlamantia.com, ketika kode tersebut dipindai, sistem akan mengenali data produk yang tersimpan berdasarkan nomor Price Look Up atau PLU yang terdaftar.

PLU merupakan singkatan dari Price Look Up. Kode ini digunakan pada berbagai produk segar seperti buah dan sayuran yang dijual di supermarket.

Fungsi utamanya adalah membantu kasir mengidentifikasi barang secara cepat tanpa harus memasukkan detail produk secara manual setiap kali transaksi dilakukan.

Kode PLU telah digunakan secara luas dalam industri produk segar internasional. Pengelolaan dan standarisasi kode tersebut dikoordinasikan oleh International Federation for Produce Standards atau IFPS.

Organisasi ini berperan memastikan penggunaan kode berjalan seragam sehingga rantai pasok produk segar dapat beroperasi lebih efisien di berbagai negara.

Saat ini terdapat sekitar 1.400 kode PLU berbeda yang telah ditetapkan untuk berbagai jenis produk.

Produsen dapat mengajukan kode baru apabila produk yang dihasilkan tersedia untuk banyak petani atau pemasok di pasar global dan bukan produk yang hanya dimiliki satu pihak tertentu.

Setiap kode PLU menyimpan sejumlah data penting mengenai produk. Informasi yang terkandung di dalamnya meliputi jenis buah atau sayuran, varietas, hingga ukuran produk.

Oleh karena itu, satu angka PLU dapat mewakili identitas produk tertentu secara spesifik.

Sebagai contoh, kode 4688 digunakan untuk paprika merah yang ditanam di rumah kaca. Contoh lainnya adalah kode 4044 yang digunakan untuk buah persik berdaging kuning berukuran besar yang telah matang di pohon dan siap dikonsumsi.

Perbedaan nomor menunjukkan perbedaan karakteristik produk yang tercatat dalam sistem.

Sistem PLU juga mengenal penggunaan awalan angka tertentu. Salah satu yang paling dikenal adalah angka 9. Awalan ini menunjukkan bahwa produk ditanam secara organik.

Jika suatu produk memiliki kode dasar tertentu, penambahan angka 9 di bagian depan menandakan versi organiknya.

Sebagai ilustrasi, kode 94688 menunjukkan paprika merah organik yang ditanam di rumah kaca. Kode 94038 menunjukkan buah persik organik berdaging kuning berukuran besar.

Kehadiran angka 9 memudahkan identifikasi produk organik saat proses penjualan maupun pengelolaan stok.

Selain angka 9, terdapat pula awalan angka 8 dalam sistem PLU. Awalan ini digunakan untuk produk hasil modifikasi genetik atau GMO.

Produk dengan kategori tersebut tidak banyak ditemukan karena jumlah komoditas yang telah memperoleh persetujuan komersial masih relatif terbatas.

Beberapa contoh komoditas yang pernah dikaitkan dengan kode GMO meliputi jagung, pepaya, labu, cantaloupe tertentu, dan radicchio pada wilayah tertentu.

Karena ketersediaannya tidak sebanyak produk konvensional maupun organik, penggunaan kode dengan awalan angka 8 juga tidak sering dijumpai di toko.

Label PLU pada produk terkadang mencantumkan nama varietas buah atau sayuran secara langsung. Akan tetapi, pencantuman varietas bukan kewajiban dalam setiap stiker.

Dalam kondisi tertentu, stiker hanya menampilkan kode angka tanpa keterangan tambahan mengenai varietas.

Saat menemukan kode PLU tanpa penjelasan lengkap, pencarian dapat dilakukan melalui basis data PLU yang disediakan IFPS.

Nomor empat atau lima digit tersebut dapat dimasukkan ke dalam sistem pencarian untuk mengetahui identitas produk yang dimaksud.

Alternatif lain adalah menggunakan aplikasi khusus yang mendukung pencarian kode PLU dan menampilkan data sesuai nomor yang dimasukkan.

Keberadaan sistem PLU membuat identifikasi produk segar menjadi lebih cepat dan konsisten. Kode yang sama dapat digunakan untuk mengenali produk tertentu meskipun dijual pada lokasi atau jaringan supermarket yang berbeda.

PLU ori akan muncul secara otomatis jika personil toko melakukan scan kode PLU pada sistem kasir sehingga identitas produk dapat dikenali sesuai data yang tersimpan.

Penggunaan kode standar tersebut membantu ketepatan pencatatan produk sekaligus memperlancar proses transaksi di area penjualan. (Khoirul)

Baca Juga: Komunikasi yang Dapat Disampaikan oleh Personil Toko