Puisi tentang Lingkungan Sekolah yang Singkat dan Penuh Makna

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puisi tentang lingkungan sekolah dapat digunakan untuk menyampaikan pesan mengenai kebersihan, keindahan, dan kepedulian terhadap tempat belajar.
Karya sastra ini mengungkapkan pikiran, perasaan, serta gagasan melalui susunan kata yang indah dan penuh makna.
Dalam penyusunannya, terdapat unsur fisik seperti diksi, rima, irama, majas, dan tipografi, serta unsur batin yang mencakup tema, perasaan, nada, dan amanat.
Referensi Puisi tentang Lingkungan Sekolah untuk Latihan Siswa
Berikut adalah puisi tentang lingkungan sekolah dengan beragam tema, mulai dari kebersihan halaman, keindahan taman, hingga tanggung jawab menjaga kelestarian lingkungan, dikutip dari panmacmillan.com dan twinkl.com.
1. Sekolahku yang Bersih
Pagi datang membawa cahaya,
Menyinari kelas dan halaman kita.
Pepohonan berdiri dengan riang,
Burung bernyanyi menyambut petang.
Sampah dipungut, halaman disapu,
Meja dirapikan, kaca pun bersih selalu.
Tak ada alasan untuk berpangku tangan,
Menjaga sekolah adalah tanggung jawab bersama.
Sekolah yang bersih membuat hati nyaman,
Belajar pun terasa penuh ketenangan.
Mari rawat tempat menimba ilmu,
Agar indah selalu sekolahku.
2. Taman Kecil di Sekolah
Di sudut sekolah tumbuh bunga,
Warnanya indah memanjakan mata.
Daun menari ditiup angin,
Kupu-kupu datang dengan wajah ingin.
Tanah yang subur kita jaga,
Disiram pagi agar tak merana.
Tak perlu merusak atau memetik,
Cukup merawat dengan kasih yang baik.
Taman kecil bukan sekadar hiasan,
Melainkan tempat belajar tentang kehidupan.
Dari bunga kita belajar peduli,
Menjaga alam setiap hari.
3. Jangan Kotori Sekolahku
Sekolahku tempat mencari ilmu,
Tempat bertemu kawan dan guru.
Mengapa sampah harus berserakan,
Jika tempat sampah telah disediakan?
Bungkus makanan jangan dilempar,
Botol plastik jangan dibiarkan menyebar.
Sungai kecil di selokan bisa tersumbat,
Air menggenang, lingkungan pun tak sehat.
Mari bergerak tanpa menunggu,
Memungut sampah di sekitar bangku.
Sekolah bersih adalah tanggung jawab kita,
Bukan hanya petugas yang bekerja.
4. Pohon di Halaman Sekolah
Pohon rindang berdiri tegak,
Daunnya berbisik saat angin bergerak.
Akar mencengkeram tanah dengan kuat,
Dahannya menaungi halaman yang hangat.
Saat matahari bersinar terik,
Teduhnya terasa begitu menarik.
Udara segar menemani belajar,
Membuat pikiran lebih bersinar.
Jangan lukai batangnya,
Jangan patahkan ranting mudanya.
Rawat pohon sepanjang waktu,
Agar manfaatnya tetap menyertai sekolahku.
5. Sekolah Hijau Impianku
Aku ingin sekolah yang hijau,
Dengan udara segar dan langit membiru.
Tanaman tumbuh di setiap sudut,
Sampah terpilah, halaman tak kusut.
Air digunakan secukupnya,
Lampu dimatikan saat tak diperlukan.
Barang bekas diolah kembali,
Menjadi karya yang berguna setiap hari.
Semua siswa ikut menjaga,
Guru membimbing dengan penuh makna.
Sekolah hijau bukan sekadar impian,
Tetapi hasil tindakan dan kebiasaan.
Tema puisi beragam, mulai dari persahabatan, keluarga, pendidikan, hingga lingkungan sekolah.
Dalam penulisannya, puisi dapat menggunakan bahasa sederhana maupun kiasan untuk memperkuat pesan, dengan susunan larik dan bait yang disesuaikan dengan gaya penulis.
Puisi tentang lingkungan sekolah sendiri bukan hanya karya sastra, melainkan sarana untuk menumbuhkan kepedulian terhadap ruang belajar.
Kebiasaan sederhana yang dilakukan bersama dapat membuat sekolah lebih bersih, asri, dan nyaman bagi seluruh warga sekolah. (Khoirul)
Baca Juga: 3 Puisi tentang Hari Santri yang Menginspirasi Generasi Muda
