Konten dari Pengguna

Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Running Festival 2026 dan Pengaturannya

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi rekayasa lalu lintas Jakarta Running Festival 2026. Foto: Unsplash.com/Markus Winkler
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi rekayasa lalu lintas Jakarta Running Festival 2026. Foto: Unsplash.com/Markus Winkler

Pelaksanaan rekayasa lalu lintas Jakarta Running Festival 2026 akan berlangsung pada 24–25 Oktober 2026 di sejumlah ruas jalan Jakarta.

Pengaturan arus kendaraan dilakukan secara situasional untuk mendukung kelancaran kegiatan lari yang berpusat di kawasan Gelora Bung Karno (GBK).

Pengguna jalan perlu menyesuaikan rute perjalanan karena sejumlah jalan ditutup sementara dan kendaraan akan diarahkan melewati jalur alternatif.

Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Running Festival 2026

Ilustrasi rekayasa lalu lintas Jakarta Running Festival 2026. Foto: Unsplash.com/Syed Haroon

Berikut adalah rekayasa lalu lintas Jakarta Running Festival 2026 yang mencakup jadwal penutupan jalan dan rute alternatif selama acara berlangsung, dikutip dari jakartarunningfestival.id.

1. Penutupan Jalan Sabtu, 24 Oktober 2026

Pengaturan lalu lintas pada Sabtu berlangsung pukul 03.00–08.45 WIB. Ruas jalan yang ditutup meliputi:

  • Jalan Jenderal Sudirman.

  • Jalan Gatot Subroto sisi utara, dari simpang Jalan Pejompongan Raya hingga Jalan H.R. Rasuna Said.

  • Jalan Gatot Subroto sisi selatan, dari simpang Jalan Terusan H.R. Rasuna Said hingga Jalan Gerbang Pemuda.

  • Jalan Gerbang Pemuda.

  • Jalan M.H. Thamrin, termasuk kawasan Bundaran HI.

  • Jalan Sisingamangaraja.

2. Rute Alternatif Sabtu, 24 Oktober 2026

Pengguna jalan dapat menyesuaikan jalur dengan arah perjalanan masing-masing:

  • Sarinah menuju Blok M: Jalan M.H. Thamrin, Jalan Imam Bonjol, Jalan H.R. Rasuna Said, Jalan Kapten Tendean, Jalan Wolter Monginsidi, hingga Jalan Trunojoyo.

  • Teluk Betung menuju Menteng: Jalan H.M. Saleh Ishak, Jalan K.H. Mas Mansyur, Jalan R.M. Margono Djojohadikoesoemo, Jalan Galunggung, dan Jalan Madiun.

  • Menteng menuju Tanah Abang: Jalan Imam Bonjol, Jalan H.O.S. Cokroaminoto, Jalan Wahid Hasyim, dan Jalan K.H. Mas Mansyur.

  • Stasiun Karet menuju Manggarai: Jalan R.M. Margono Djojohadikoesoemo, Jalan Galunggung, dan Jalan Sultan Agung.

  • Tanah Abang menuju Kampung Melayu: Jalan K.H. Mas Mansyur, Jalan Prof. Dr. Satrio atau JLNT Prof. Dr. Satrio, Jalan Casablanca Raya, dan Jalan K.H. Abdullah Syafei.

  • Slipi menuju Pancoran atau Cawang: Jalan Pejompongan Raya, Jalan Penjernihan 1, Jalan K.H. Mas Mansyur, Jalan Prof. Dr. Satrio, Jalan Casablanca Raya, Jalan H.R. Rasuna Said, lalu Jalan Gatot Subroto.

  • Cawang menuju Slipi: kendaraan dapat melalui Jalan H.R. Rasuna Said, Jalan Prof. Dr. Satrio, dan Jalan K.H. Mas Mansyur, atau memilih jalur Jalan Kapten Tendean, Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Trunojoyo, Jalan Kyai Maja, dan Jalan Sultan Iskandar Muda.

  • Blok M menuju Tomang: Jalan Kyai Maja, Jalan Kebayoran Baru, Jalan Sultan Iskandar Muda, Jalan Teuku Nyak Arief, Jalan Tentara Pelajar, Jalan S. Parman, dan Jalan Tomang Raya.

  • Tomang menuju Blok M: Jalan Tomang Raya, Jalan S. Parman, Jalan Pejompongan Raya, Jalan Penjernihan 1, Jalan Tentara Pelajar, Jalan Teuku Nyak Arief, Jalan Kebayoran Baru, dan Jalan Panglima Polim.

  • Tanah Abang menuju Blok M: tersedia dua pilihan jalur, yakni melalui Jalan H. Fachrudin, Jalan K.S. Tubun, Jalan S. Parman, dan Jalan Pejompongan Raya, atau melalui Underpass Tanah Abang, Jalan Cideng Barat, Jalan Cideng Timur, Jalan Kemanggisan, Jalan Rawa Belong, dan Jalan Arteri Permata Hijau.

  • DPR/MPR menuju Pancoran atau Cawang: Jalan Gatot Subroto, Jalan K.S. Tubun, Jalan H. Fachrudin, Jalan K.H. Mas Mansyur, Jalan Prof. Dr. Satrio, dan Jalan Casablanca Raya.

  • Senopati atau Pattimura menuju GBK: Jalan Pattimura, Jalan Trunojoyo, Jalan Kyai Maja, Jalan Pati Unus, Jalan Pakubuwono VI, Jalan Hang Lekir II, Jalan Hang Lekir I, Jalan Asia Afrika, dan Jalan Pintu Satu Senayan.

Kendaraan barang dari Cawang menuju Slipi dengan Muatan Sumbu Terberat (MST) di atas 5.501 kg diarahkan masuk ke Tol Dalam Kota melalui Pintu Tol Cawang.

Sementara itu, kendaraan dari Merak menuju Tebet dapat keluar melalui Pintu Tol Pancoran atau Cawang, sedangkan arus dari Cawang menuju Tomang atau Ancol diarahkan keluar melalui Pintu Tol Slipi, Pluit, atau Ancol.

3. Penutupan Jalan Minggu, 25 Oktober 2026

Pada Minggu, penutupan berlangsung pukul 02.30–09.15 WIB dengan cakupan jalan yang lebih luas. Ruas yang ditutup meliputi:

  • Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan M.H. Thamrin.

  • Jalan Gatot Subroto sisi utara, dari simpang Jalan K.S. Tubun hingga Jalan H.R. Rasuna Said.

  • Jalan Gatot Subroto sisi selatan, dari simpang Jalan Terusan H.R. Rasuna Said hingga Jalan Palmerah Utara.

  • Jalan Gerbang Pemuda dan Jalan Asia Afrika, dari simpang Gerbang Pemuda hingga Jalan Pintu Satu Senayan.

  • Jalan Medan Merdeka Barat dan Jalan Medan Merdeka Selatan sisi utara.

  • Jalan Imam Bonjol, dari Bundaran HI hingga Jalan Taman Suropati.

  • Jalan H.O.S. Cokroaminoto, dari Jalan Cianjur hingga Jalan H.R. Rasuna Said.

  • Jalan H.R. Rasuna Said sisi timur dan barat, serta Underpass Mampang–Kuningan.

  • Jalan Sisingamangaraja.

Pada Jalan H.O.S. Cokroaminoto dan Jalan H.R. Rasuna Said, kendaraan masih dapat menggunakan lajur paling kiri sesuai pengaturan yang berlaku.

4. Rute Alternatif Minggu, 25 Oktober 2026

Pengendara dapat menggunakan sejumlah jalur berikut untuk menghindari ruas yang ditutup:

  • Harmoni menuju Senen: Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Pos, kawasan Lapangan Banteng, Jalan Pejambon, Jalan Medan Merdeka Timur, Jalan M. Ridwan Rais, Jalan Kramat Kwitang, dan Jalan Pasar Senen.

  • Harmoni menuju Kampung Melayu: Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Veteran III, Jalan Suryopranoto, Jalan Balikpapan, Jalan Cideng Timur, Underpass Tanah Abang, Jalan K.H. Mas Mansyur, Jalan Prof. Dr. Satrio, Jalan Casablanca Raya, dan Jalan K.H. Abdullah Syafei.

  • Harmoni menuju Blok M: Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Veteran III, Jalan Suryopranoto, Jalan Balikpapan, Jalan Tomang Raya, Jalan S. Parman, Jalan Pejompongan Raya, Jalan Penjernihan 1, Jalan Tentara Pelajar, Jalan Teuku Nyak Arief, Jalan Kebayoran Baru, dan Jalan Panglima Polim.

  • Tanah Abang menuju Blok M: pengendara dapat memilih jalur Jalan H. Fachrudin, Jalan K.S. Tubun, Jalan S. Parman, dan Jalan Pejompongan Raya, atau melewati Underpass Tanah Abang, Jalan Cideng Barat, Jalan Cideng Timur, Jalan Kemanggisan, Jalan Rawa Belong, dan Jalan Arteri Permata Hijau.

  • Taman Suropati menuju Tanah Abang: Jalan Teuku Umar, Jalan Cut Mutia, Jalan Menteng Raya, Jalan M. Ridwan Rais, Jalan Medan Merdeka Timur, Jalan Abdul Muis, dan Jalan H. Fachrudin. Alternatif lain melewati Jalan Madiun, Jalan Galunggung, dan Jalan K.H. Mas Mansyur.

  • Kampung Melayu menuju Tanah Abang: Jalan K.H. Abdullah Syafei, Jalan Casablanca Raya, JLNT Prof. Dr. Satrio atau Jalan Prof. Dr. Satrio, kemudian Jalan K.H. Mas Mansyur.

  • Slipi menuju Pancoran: Jalan Pejompongan Raya, Jalan Penjernihan 1, Jalan K.H. Mas Mansyur, Jalan Prof. Dr. Satrio, Jalan Casablanca Raya, Jalan H.R. Rasuna Said, dan Jalan Gatot Subroto.

  • Cawang menuju Slipi: jalur pertama melalui Jalan H.R. Rasuna Said, Jalan Prof. Dr. Satrio, Jalan K.H. Mas Mansyur, Jalan Penjernihan 1, dan Jalan S. Parman. Jalur kedua melewati Jalan Kapten Tendean, Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Trunojoyo, Jalan Kyai Maja, Jalan Sultan Iskandar Muda, Jalan Teuku Nyak Arief, dan Jalan S. Parman.

  • Cawang menuju Blok M: Jalan Terusan H.R. Rasuna Said, Jalan Kapten Tendean, Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Trunojoyo, dan Jalan Panglima Polim.

  • Blok M menuju Harmoni: Jalan Panglima Polim, Jalan Kyai Maja, Jalan Kebayoran Baru, Jalan Sultan Iskandar Muda, Jalan Teuku Nyak Arief, Jalan Tentara Pelajar, Jalan S. Parman, Jalan Tomang Raya, Jalan Kyai Caringin, Jalan Balikpapan, dan Jalan Suryopranoto.

Angkutan barang dari Cawang menuju Slipi dengan MST di atas 5.501 kg diarahkan melalui Jalan M.T. Haryono untuk masuk Tol Dalam Kota lewat Pintu Tol Cawang.

Kendaraan dari Merak menuju Tebet dapat menggunakan akses keluar Pancoran atau Cawang, sedangkan kendaraan dari Cawang menuju Tomang atau Ancol diarahkan keluar melalui Pintu Tol Slipi, Pluit, atau Ancol.

Pengguna jalan khususnya di Jakarta yang tidak berkepentingan melewati kawasan acara sebaiknya memilih jalur lain dan mengatur waktu keberangkatan.

Rekayasa lalu lintas Jakarta Running Festival 2026 perlu diperhatikan dengan cermat agar perjalanan tetap aman, tertib, dan terhindar dari hambatan yang tidak perlu. (Khoirul)

Baca Juga: Jadwal Pengambilan Race Pack Jakarta Running Festival 2026 Lengkap