Rute KRL ke JIS dari Berbagai Arah Perjalanan

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rute KRL ke JIS semakin menarik perhatian sejak kawasan Jakarta Utara memperoleh akses transportasi publik baru yang terhubung langsung dengan stadion.
Mobilitas menuju pusat olahraga, hiburan, dan rekreasi kini berlangsung lebih praktis berkat pengembangan jaringan transportasi yang saling terintegrasi.
Perjalanan menggunakan kereta menjadi salah satu pilihan yang mendukung perpindahan antarkawasan secara efisien di tengah aktivitas perkotaan yang padat.
Rute KRL ke JIS, Jakarta International Stadium
Dikutip dari smartcity.jakarta.go.id, berikut adalah rute KRL ke JIS yang perlu diperhatikan sejak Stasiun Jakarta International Stadium mulai beroperasi terbatas pada 22 Juni 2026.
Stasiun ini berada di jalur Commuter Line Jakarta Kota–Tanjung Priok atau yang dikenal sebagai Pink Line.
Lokasinya terletak di antara Stasiun Ancol dan Stasiun Tanjung Priok sehingga menjadi simpul baru yang memperkuat konektivitas kawasan Jakarta Utara.
Pada tahap awal operasional, Stasiun JIS masih menggunakan satu peron aktif. Kondisi tersebut menyebabkan pola perjalanan menuju stasiun tidak sama seperti perjalanan menuju stasiun lain pada lintas yang sama.
Penumpang yang berangkat dari Jakarta Kota tidak dapat langsung turun di Stasiun JIS dalam satu perjalanan tanpa penyesuaian rute.
Perjalanan dari Jakarta Kota menuju JIS harus dilakukan dengan menaiki Commuter Line menuju Stasiun Tanjung Priok terlebih dahulu.
Setelah tiba di Stasiun Tanjung Priok, perjalanan dilanjutkan menggunakan kereta relasi Tanjung Priok–Jakarta Kota.
Kereta pada relasi tersebut akan berhenti di Stasiun JIS sehingga tujuan dapat dicapai setelah melakukan perpindahan perjalanan di Tanjung Priok.
Pola yang sama berlaku bagi keberangkatan dari Kampung Bandan maupun Ancol. Perjalanan pertama diarahkan menuju Stasiun Tanjung Priok.
Setelah itu, penumpang melanjutkan perjalanan menggunakan rangkaian kereta yang bergerak ke arah Jakarta Kota dan berhenti di Stasiun JIS.
Pengaturan ini diterapkan karena penggunaan satu peron yang saat ini masih menjadi bagian dari operasional terbatas.
Situasi berbeda terjadi saat perjalanan pulang dari kawasan JIS. Penumpang dapat langsung menaiki Commuter Line dari Stasiun JIS menuju Ancol, Kampung Bandan, maupun Jakarta Kota tanpa perlu transit di Stasiun Tanjung Priok.
Jalur pulang yang lebih sederhana membantu mempercepat arus penumpang setelah aktivitas di stadion atau kawasan sekitar selesai.
Layanan KRL di Stasiun JIS beroperasi setiap hari mulai pukul 05.30 WIB hingga 21.00 WIB. Kereta melayani perjalanan dengan interval sekitar tiga puluh menit.
Jadwal tersebut dapat mengalami penyesuaian ketika berlangsung pertandingan sepak bola, konser musik, atau kegiatan besar lain yang berpotensi meningkatkan jumlah pengguna transportasi publik secara signifikan.
Stasiun JIS tidak hanya berfungsi sebagai tempat naik dan turun penumpang. Infrastruktur ini menjadi bagian dari pengembangan kawasan terpadu JIS-Ancol yang diresmikan bersamaan dengan jembatan penyeberangan orang dan akses penghubung baru.
Integrasi tersebut memungkinkan perpindahan dari stasiun menuju stadion maupun kawasan wisata Ancol dilakukan dengan berjalan kaki melalui jalur yang telah disiapkan.
Jembatan penyeberangan yang menghubungkan kawasan ini memiliki panjang sekitar 466 meter. Jalur tersebut dirancang untuk mendukung pergerakan pejalan kaki dari stasiun menuju stadion serta area rekreasi di sekitarnya.
Keberadaan akses tersebut mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi sekaligus memperlancar mobilitas saat berlangsung acara berskala besar.
Pengembangan Stasiun JIS juga menjadi bagian dari upaya memperluas jaringan transportasi publik menuju kawasan strategis kota.
Kawasan JIS diproyeksikan berkembang sebagai pusat olahraga, hiburan, dan kegiatan ekonomi yang terhubung dengan berbagai moda transportasi lain.
Integrasi dengan layanan Transjakarta serta rencana pengembangan jaringan transportasi masa depan akan semakin memperkuat akses menuju wilayah tersebut.
Keberadaan stasiun baru ini diperkirakan mampu melayani sekitar seribu hingga dua ribu pengguna per hari pada masa awal operasional.
Angka tersebut menunjukkan besarnya kebutuhan mobilitas menuju kawasan yang semakin aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan nasional maupun internasional.
Rute KRL ke JIS saat ini masih menyesuaikan pola operasional satu peron sehingga perjalanan menuju stasiun memerlukan transit terlebih dahulu di Tanjung Priok.
Perencanaan jadwal perjalanan secara cermat membantu mobilitas menuju kawasan JIS berlangsung lebih lancar dan efisien. (Shofia)
Baca Juga: Apakah KRL Cikarang sudah Beroperasi Hari Ini? Cek Informasinya di Sini
