Konten dari Pengguna

Siapa Pencetak Gol Emas untuk Prancis di Final Euro 2000? Cek di Sini

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Siapa pencetak gol emas untuk Prancis di final Euro 2000. Foto: Unsplash.com/Tobias Flyckt
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Siapa pencetak gol emas untuk Prancis di final Euro 2000. Foto: Unsplash.com/Tobias Flyckt

Siapa pencetak gol emas untuk Prancis di final Euro 2000 masih menjadi pertanyaan menarik bagi pencinta sepak bola era akhir 1990-an dahulu.

Turnamen sepak bola Eropa selalu menghadirkan pertandingan dramatis dengan tekanan tinggi, terutama ketika laga final berlangsung ketat hingga perpanjangan waktu.

Tim nasional Prancis pada masa tersebut dikenal memiliki generasi pemain berkualitas dengan kombinasi teknik, kreativitas, pengalaman, serta mental bertanding sangat kuat.

Siapa Pencetak Gol Emas untuk Prancis di Final Euro 2000

Ilustrasi Siapa pencetak gol emas untuk Prancis di final Euro 2000. Foto: Unsplash.com/Paola F

Siapa pencetak gol emas untuk Prancis di final Euro 2000? Dikutip dari es.uefa.com, gol penentu kemenangan Prancis dicetak David Trezeguet pada babak perpanjangan waktu melawan Italia.

Penyerang yang masuk sebagai pemain pengganti tersebut melepaskan tendangan keras kaki kiri yang menghujam bagian atas gawang Italia dan langsung mengakhiri pertandingan melalui aturan golden goal.

Final Euro 2000 berlangsung di Stadion De Kuip, Rotterdam, Belanda, pada 2 Juli 2000. Pertandingan mempertemukan dua negara besar Eropa, yakni Prancis dan Italia.

Laga tersebut berjalan ketat sejak menit awal karena kedua tim sama-sama memiliki pertahanan kuat dan pemain berpengalaman di berbagai lini.

Prancis datang ke final dengan status juara Piala Dunia 1998. Tim asuhan Roger Lemerre berisi banyak pemain bintang seperti Zinedine Zidane, Thierry Henry, Didier Deschamps, Laurent Blanc, Marcel Desailly, hingga Youri Djorkaeff.

Sementara itu, Italia yang dilatih Dino Zoff mengandalkan kekuatan lini belakang dengan Fabio Cannavaro, Alessandro Nesta, Paolo Maldini, dan penjaga gawang Francesco Toldo.

Sejak awal pertandingan, Prancis tampil agresif melalui pergerakan cepat Thierry Henry. Penyerang Arsenal tersebut sempat melepaskan peluang berbahaya yang mengenai tiang gawang.

Youri Djorkaeff juga hampir mencetak gol lewat sundulan dan tendangan jarak dekat, tetapi Francesco Toldo tampil sangat sigap mengamankan gawang Italia.

Italia kemudian mulai menemukan ritme permainan setelah tekanan awal Prancis mereda.

Demetrio Albertini sempat mengancam lewat tendangan bebas, sedangkan Francesco Totti aktif membangun serangan melalui kreativitasnya di lini tengah. Pertandingan berlangsung intens dengan tempo cepat dan duel keras di berbagai area lapangan.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-55. Francesco Totti melakukan umpan tumit cerdas yang membuka ruang bagi Gianluca Pessotto di sisi kanan.

Bola silang yang dikirim Pessotto gagal diantisipasi Marcel Desailly dan langsung disambar Marco Delvecchio dari jarak dekat untuk membawa Italia unggul 1-0.

Setelah tertinggal, Prancis meningkatkan intensitas serangan. Zinedine Zidane mulai lebih aktif mengatur permainan dan menciptakan peluang dari lini tengah.

Namun, Francesco Toldo tampil luar biasa sepanjang pertandingan dengan menggagalkan sejumlah peluang dari Thierry Henry dan Sylvain Wiltord.

Roger Lemerre kemudian memasukkan David Trezeguet sebagai tambahan penyerang pada menit ke-76. Pergantian tersebut membuat lini depan Prancis lebih tajam karena Trezeguet memiliki naluri gol kuat di kotak penalti.

Italia sebenarnya hampir memenangkan pertandingan ketika waktu normal memasuki menit akhir.

Harapan Prancis kembali muncul pada masa injury time. Sylvain Wiltord berhasil menerima bola di sisi kiri kotak penalti sebelum melepaskan tendangan rendah yang melewati Francesco Toldo.

Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 1-1 tepat beberapa detik sebelum pertandingan berakhir.

Perpanjangan waktu pun menjadi penentu juara. Pada masa itu, Euro masih menggunakan aturan golden goal, yaitu pertandingan langsung selesai apabila satu tim mencetak gol terlebih dahulu di extra time.

Prancis memanfaatkan momentum kebangkitan setelah berhasil menyamakan skor secara dramatis.

Gol kemenangan akhirnya lahir melalui kerja sama Robert Pirès dan David Trezeguet. Pirès bergerak dari sisi kiri sambil melewati pemain bertahan Italia sebelum mengirim umpan tarik ke depan gawang.

Trezeguet langsung menyambar bola menggunakan tendangan keras tanpa kontrol hingga bola menghantam bagian atas gawang Italia.

Gol tersebut langsung mengakhiri pertandingan dengan skor 2-1 untuk kemenangan Prancis.

Stadion dipenuhi selebrasi para pemain dan pendukung Les Bleus setelah keberhasilan meraih gelar Euro 2000. Didier Deschamps kemudian mengangkat trofi Henri Delaunay sebagai kapten tim nasional Prancis.

Keberhasilan tersebut membuat Prancis mencatat sejarah besar sebagai juara dunia yang mampu langsung menjuarai Piala Eropa.

Prestasi itu mempertegas kekuatan generasi emas Prancis pada akhir 1990-an hingga awal 2000-an dengan deretan pemain berkualitas di semua lini.

Siapa pencetak gol emas untuk Prancis di final Euro 2000 akhirnya selalu dikaitkan dengan nama David Trezeguet yang menjadi penentu kemenangan dramatis Les Bleus.

Momen tersebut masih dikenang sebagai salah satu akhir pertandingan paling ikonis dalam sejarah turnamen sepak bola Eropa. (Shofia)

Baca Juga: Cerita Bangsa Prancis FC Mobile Lengkap dan Cara Menyelesaikannya