Rayakan Dies Natalis, ISI Denpasar Beri Penghargaan Khusus untuk Megawati

DENPASAR, kanalbali.com - Serangkaian Dies Natalis XIX Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar akan digelar Festival Bali Padma Bhuwana II, pada Kamis, 28 Juli 2022. Pada pembukaan festival internasional ini akan dianugerahkan pula Bali-Bhuwana Mahottama Nugraha 2022 kepada Prof. Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri.
Rektor ISI Denpasar Prof. Dr. Wayan ‘Kun’ Adnyana, Rabu (27/7/2022) menjelaskan, penganugerahan Penghargaan Tertinggi kepada Megawati Soekarnoputri karena sosoknya sebagai ideolog Pancasila yang berkarakter, dengan memuliakan Bhinneka Tunggal Ika dalam pemajuan seni budaya Indonesia.
“Beliau sangat berpendirian, bagaimana Indonesia Raya dibangun atas fondasi Bhinneka Tunggal Ika, dengan menjadikan seni budaya Nusantara sebagai sumber ilmu pengetahuan, kesejahteraan, dan keadilan sosial," katanya.
Banyak gagasan dan keberpihakan yang dilakukan Ibu Mega dalam pemajuan seni dan budaya Indonesia, seperti terjun langsung dalam memberikan amanat penyelamatan Kekayaan Intelektual karya anak bangsa; hingga Indonesia mekar sebagai Taman Sari Dunia.
Selain menerima penghargaan, Presiden ke-5 RI itu juga diagendakan memberikan Orasi Ilmiah dengan judul “Indonesia Berkepribadian dalam Kebudayaan”.
Mantan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali itu menjelaskan, bahwa pada orasi ilmiah tersebut, akan diurai tentang Trisakti Bung Karno dalam membangun Indonesia Berkepribadian.
Selain itu juga diceritakan bagaimana Seoul Institute of the Arts sangat berkontribusi dalam pemajuan seni budaya di Korea Selatan, seperti ditemui Ibu Mega pada saat beliau menerima Honorary Chair Profesor dari kampus seni kota Seoul tersebut.
Selain penghargaan Bali-Bhuwana Mahottama Nugraha, juga diserahkan penghargaan Bali-Bhuwana Nata Kerthi Nugraha 2022 untuk maestro, seniman, akademisi, dan juga kolektor seni bereputasi.
Ketua Panitia Wisuda dan Dies Natalis ISI Denpasar Dr. Anak Agung Gede Rai Remawa, menjelaskan adapun penerima penghargaan internasional tersebut, yaitu: Tjokorda Gede Putra Sukawati (Maesnas Seni), Anak Agung Gede Rai (kolektor dan tokoh permuseuman), Rhoda Grauer (seniman dan akademisi dari Amerika Serikat), Tossin Himawan (kolektor seni rupa dari Jakarta), dan Nyoman Windha (komposer bereputasi).
Hal ini dilakukan sebagai manifestasi motto baru ISI Denpasar, yakni Global-Bali Arts and Creativity Centre Hub (G-BACCH),”terang Doktor Ilmu Desain lulusan Institut Teknologi Bandung itu.
Serangkaian Wisuda, Dies Natalis, dan pembukaan Bali Padma Bhuwana II ini, akan dihadiri Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI Nadiem Anwar Makarim M.B.A., Gubernur Bali selaku Ketua Dewan Penyantun ISI Denpasar Dr. Wayan Koster, dan Anggota DPR RI Djarot Saiful Hidayat M.S., yang akan menyampaikan testimoni terkait penganugerahan Bali-Bhuwana Mahottama Nugraha kepada Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri. (Kanalbali/RLS)
