Destinasi Wisata Garut Sebagai Bentuk Upaya Pelestarian Budaya

Seorang Freelancer dengan latar belakang S1 Pendidikan IPS dari Universitas Bale Bandung yang penuh semangat dan siap untuk menjelajah wawasan dan dunia baru. Let's Go!!
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Khandita Syazara tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya alam serta negara yang memiliki potensi besar dalam industri pariwisata. Menurut BPS tahun 2024 luas wilayah indonesia diperkirakan sekitar 1.916,906,77 yang terdiri dari sekitar 16.766 pulau, gunung berapi, dan beragam flora&fauna. Hal tersebut yang membuat indonesia memiliki potensi dan daya tarik wisata alam sehingga banyak wisatawan lokal dan internasional berbondong-bondong untuk belibur.
Salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki potensi dari segi pariwisata, budaya, religi,sejarah dan unsur-unsur lainnya yakni Jawa Barat. Provinsi tersebut memiliki keunggulan jika dibandingkan dengan wilayah lain, hal ini karena berkembangnya budaya agraris dan maritim. Contohnya seperti melakukan Upacara mapag sri, seren tahun, ngertagkeun bumi lamba, niiskeun pare dan masih banyak upacara-upacara kebudayaan yang masih terlaksana di Jawa Barat.
Selain itu, jawa barat masih memiliki kebudayaan keratonan yang hidup seperti di Keratonan Cirebon, Keraton Sumedang, Kesepuhan, dan Kanoman yang terawat nilai sejarah seperti sejarah penyebaran Islam Sunan Gunung Jati, serta nilai religi yang terus berkembang yakni upacara Panjang Jimat, dan upacara Syawalan.
Salah satu kota di jawa barat yang kaya akan situs bersejarah yakni kota garut. Garut menyuguhi berbagai wisata, seperti wisata bahari ( Pantai Pangandaran, Pantai Sayangheulang, Pantai Santolo, Pantai Pameumpeuk, Pantai Sancang, dan lainnya.) Lalu ada wisata alam lainnya seperti mendaki Gunung Papandayan, Gunung Guntur yang sekarang sudah menjadi Cagar Budaya, dan Gunung Cikuray. Ketiga Gunung ini dijuluki "Trio Paguci" serta menjadi favorit pendaki.
Destinasi lain yang banyak dituju dan menarik yakni, wisata Situ Bagendit, Kawah Darajat, Talaga Bodas, Paralayang Haruman, Pemandian Air Panas, Cagar Alam Leuweung Sancang, Karacak Valley, Kawah Kamojang, Curug Sanghyang Taraje, Kebun Mawar Situhupa dan masih banyak destinasi lainnya.
Untuk wisata religi, kebudayaan dan nilai sejarah garut memiliki destinasi wisata ke Situs Candi Cangkuang, Kampung Adat Pulo, Makam Senopati Embah Dalam Arief Muhammad,Makam Sunan Cipancar, Makam Eyang Prabu Kiansantang atau Syeh Sunan Rohmat Suci yang merupakan keturunan Prabu Siliwangi, Makam Syeh Jafar Sidiq, dan masih banyak lagi potensi wisata yang ada di Garut, Jawa Barat.
Sebagai Upaya pelestarian kita harus mencintai dan merawat wisata lokal yang berada disekitar kita, jika tidak di lestarikan maka generasi penerus kita tidak akan tahu jika negara kita memiliki kekayaan alam yang melimpah ruah. Dengan kita mempromosikan wisata lokal maka banyak wisatawan yang tergugah, apalagi bisa menarik wisatawan mancanegara untuk datang ke indonesia dan menaikan devisa bidang pariwisata.
Wisata yang ada di Garut, selain menjadi tempat reakreasi bisa juga dijadikan sebagai tempat belajar, penelitian dan hal-hal yang berkaitan dengan dunia pendidikan. Bisa juga menjadi alternatif pembelajaran yang menyenangkan dan lebih efektif.
Jadi, perbanyak berwisata lokal agar membantu melestarikan budaya dan menjaga agar kita tidak lupa dengan identitas diri.
