PT Railink Ingin Jadi Operator Kereta Bandara Kulon Progo

Setelah ditunjuk pemerintah untuk menjadi operator Kereta Bandara Kualanamu dan Soekarno-Hatta (Soetta), PT Railink juga sedang mengincar menjadi operator kereta bandara baru yang akan dibangun di Bandara Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Direktur Utama PT Railink, Heru Kuswanto, mengatakan analisis bisnis Kereta Bandara Kulon Progo menunjukkan hasil yang menjanjikan. Pihaknya berharap pemerintah menugaskan Railink untuk menjadi operator.
“Yogya menurut saya bagus sih, analisis bisnisnya bagus semua. Kalau kami diberi amanah, kami siap,” bebernya di Stasiun Sudirman Baru, Jakarta, Jumat (22/12).

Dia pun mengungkapkan, keinginan pihaknya untuk menjadi operator bandara baru di sebelah barat Kota Yogyakarta telah disampaikan ke pemegang saham. Saat ini, dirinya tengah menunggu keputusan dari pemegang saham tersebut.
Berdasarkan data yang diterima kumparan (kumparan.com), bandara baru di Kulon Progo dibangun untuk menggantikan Bandara Adisucipto. Nantinya, kereta bandara di Kulon Progo akan menghubungkan Stasiun Kereta Bandara Kulon Progo ke Stasiun Tugu Yogyakarta.
“Kami kan sudah mempunyai pengalaman di Medan. Selain Yogya, kami siap ambil pengelolaan kereta bandara Juanda Surabaya, dan Denpasar. Kalau boleh kami siap,” jelas Heru.
Dia menambahkan, pihaknya saat ini telah meneken kontrak baru untuk pembuatan kereta Bandara Kertajati yang saat ini tengah dibangun. Ketika syarat bisnis terpenuhi, pembangunan sarana dan prasarananya akan dibangun sekitar tahun 2022-2023.
