Bola & Sports
3 Juni 2020 13:59

Umbar Sumpah Serapah, Hobi Maurizio Sarri di Sesi Latihan Juventus

Maurizio Sarri mengunyah puntung rokok. Foto: AFP/Tiziana Fabi

Maurizio Sarri punya reputasi sebagai pelatih bermulut tajam. Waktu di Napoli, dia beberapa kali bikin kontroversi karena ceplas-ceplosnya. Ternyata, Sarri belum kehilangan hobi sumpah serapahnya itu di Juventus.

Adalah Douglas Costa yang mengungkap hal tersebut dalam wawancara dengan pebalap F1, Charles Leclerc, di Instagram. Pemain asal Brasil itu mengatakan bahwa sesi latihan Bianconeri sering diramaikan sumpah serapah eks pelatih Chelsea itu.

"Sarri selalu bicara kasar. Dia selalu bilang 'ayolah, kalian don't f*** about saat melakukan pressing. Kenapa, sih, kalian selalu bikin begitu' saat sesi latihan," ungkap Costa.

Selain itu, Costa menambahkan bahwa Sarri sering mengucapkan cercaan 'don't f*** about' saat skuat Juventus berlatih.

Ya, Sarri sendiri memang terkenal keras saat berlatih. Bahkan, Football Italia menulis bahwa sifat keras Sarri itu semakin menjadi ketika timnya sedang berlatih sebuah taktik yang memerlukan presisi tinggi atau sebuah gerakan berulang.

Maurizio Sarri, pelatih Juventus yang gemar mengumpat. Foto: AFP/Isabella Bonotto

Gianfranco Zola, mantan asisten pelatih Sarri di Chelsea, membeberkan bahwa itu salah satu alasan kenapa eks bosnya gagal di Stamford Bridge. Zola mengatakan bahwa para pemain Chelsea tak cocok dengan metode latihan yang Sarri siapkan.

Di sisi lain, sumpah serapah seakan sudah menjadi ciri khas Sarri. Saat masih melatih Napoli, Sarri beberapa kali bikin heboh gara-gara mulutnya.

Misalnya, ketika ia dituduh menyebut Roberto Mancini sebagai seorang banci di pertandingan Napoli vs Inter Milan beberapa tahun lalu. Kemudian ada juga kasus Sarri mencecar seorang jurnalis dengan kata-kata kasar.

Read more!

Bahkan, saat masih bersama Napoli, Sarri pernah kedapatan mengacungkan jari tengah ke fans Juventus. Ini Sarri lakukan ketika mendapat sambutan tak menyenangkan saat ia dan skuat Napoli sampai ke Allianz Arena untuk melakoni pertandingan.

Namun demikian, keahlian Sarri dalam meramu taktik di lapangan tak bisa dibantah. Mungkin, hobi Sarri untuk ngomong kasar itu adalah ketidaksempurnaan yang membuat karakter pelatih berusia 61 tahun itu semakin unik di mata kita semua.

****

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona. Yuk, bantu donasi atasi dampak corona.

loading...

Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan