Kumparan Logo

Villarreal Menang Adu Penalti lawan MU, Unai Emery Ogah Disebut Beruntung

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Villarreal vs Manchester United. Foto: Aleksandra Szmigiel/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Villarreal vs Manchester United. Foto: Aleksandra Szmigiel/REUTERS

Unai Emery menyebut bahwa kemenangan Villarreal atas Manchester United (MU) lewat drama adu penalti di final Liga Europa bukanlah sebuah keberuntungan. Baginya, diperlukan usaha ekstra untuk menghadapi situasi tersebut.

Villarreal berhasil menumbangkan Manchester United pada partai puncak Liga Europa musim ini di Arena Gdansk, Polandia, Kamis (27/5) dini hari WIB.

Villarreal unggul duluan melalui Gerard Moreno di menit ke-29. MU bisa membalas lewat Edinson Cavani di menit ke-55.

Usai laga berakhir imbang 1-1 di waktu normal, Villarreal menang lewat drama adu penalti dengan skor 11-10. Tendangan David De Gea yang ditepis Geronimo Rulli jadi penentu kemenangan Kapal Selam Kuning.

Kiper Villarreal asal Argentina, Geronimo Rulli. Foto: Reuters/Maja Hitij

Selepas laga, Unai Emery memuji penampilan para pemain Villarreal, tak hanya pada laga final, tetapi sepanjang kompetisi.

"Saya rasa para pemain sudah menunjukkan mental yang bagus sepanjang kompetisi ini dan di partai final," tutur Emery, dikutip dari Football Espana.

"Kami tahu bagaimana cara berkompetisi, menderita, mencetak gol, dan kami mengakhiri kompetisi ini lebih kuat daripada lawan."

Emery juga mengatakan bahwa juara lewat drama adu penalti bukan berarti mereka menang beruntung. Menurutnya, anak-anak asuhnya mampu keluar dari tekanan.

Emery memberikan acungan jempol. Foto: Reuters/John Sibley

"Adu penalti bukan adu tos-tosan. Anda harus punya mental kuat untuk mencetak gol dalam situasi tersebut dengan tekanan besar dan para pemain mengatasinya dengan luar biasa," lanjut Emery.

Adapun ini merupakan gelar pertama Villarreal di kancah Eropa, sedangkan bagi Emery ini merupakan gelar keempatnya di Liga Europa.

****

embed from external kumparan