Laila Sari Dikenal Sebagai Sosok yang Baik dan Humoris

Kepergian artis 3 zaman, Laila Sari, pada Senin (20/11) pukul 19.50 WIB meninggalkan duka yang mendalam bagi orang-orang yang mencintainya. Tak hanya keluarga yang bersedih karena ditinggalkan, namun warga di sekitar rumah duka di kampung Tangkiwood, Jakarta Barat juga merasakan duka yang sama.
Tinggal dirumah sederhana di gang padat penduduk, 'Nenek' sapaan biasa warga sekitar pada Laila Sari, dikenal sebagai sosok yang ramah dan humoris terhadap semua warga sekitar.
Salah satunya adalah Pak Saleh (35), pria paruh baya ini adalah tetangga Laila Sari yang berprofesi sebagai pedagang kelontong, persis di samping rumah bintang film 'Air & Api' tersebut. Ia menjelaskan Laila terkenal sebagai orang baik, dan sering bercanda setiap berjumpa dengan warga.
"Kalau nenek mah terkenal baik orangnya, terkenal baik banget, sama tetangga, sama lingkungan sini mah udah gimana gitu, sering lucu-lucu sama semua warga disini" tutur Saleh saat ditemui di tokonya, Senin (20/11).

Perempuan kelahiran Padang Panjang, Sumatera Barat 4 November 1935 tersebut, juga dikenal sebagai salah satu warga yang baik dan sederhana. Sejak Laila diketahui menghembuskan napas terakhirnya, rumah nenek yang kerap mengenakan kerudung putih itu langsung ramai dikunjungi warga. Hal ini diakui mereka bukan karena semata-mata Laila adalah sosok artis lawas, namun kedatangan mereka untuk melayat karena kebaikan Laila semasa hidupnya.
"Ini sampai ramai gini, bukan karena (Laila) artis. Tapi karena baik orangnya," tandas Saleh.

Semasa hidupnya sendiri Laila dikenal sebagai salah satu sosok artis lawas yang hidup dalam kesederhanaan. Di usia senjanya, iamasih harus berusaha mencari uang demi sesuap nasi. Ya, Laila memang menjadi tulang punggung bagi anak dan cucu-cucunya yang tinggal bersama dengannya.
Namun, rupanya hal tersebut tidak dijadikan beban olehnya. Hal itu ia ungkapkan dalam sebuah sesi wawancara beberapa waktu lalu.
"Kalau (hidup) bahagia sih, enggak. Tapi kan Emak harus tanggung jawab dengan cucu dan anak-anak. Emak doang yang nyari uang, tapi Emak enggak ambil hati. Nikmatin aja deh, wahyu dari Allah," ujarnya.
Rencananya, Laila akan dimakamkan esok hari, Selasa (21/11) usai salat zuhur, di salah satu TPU di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
