Bahasa Inggris Jadi Mapel Wajib Kelas 3 SD, Kemendikdasmen Latih 59 Ribu Guru

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti saat ditemui wartawan usai agenda Taklimat Media "2 Tahun Gerak Nyata Pendidikan Bermutu Untuk Semua" di Gedung Kemendikdasmen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (26/10/2026). Foto: Zahira Hilman/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti saat ditemui wartawan usai agenda Taklimat Media "2 Tahun Gerak Nyata Pendidikan Bermutu Untuk Semua" di Gedung Kemendikdasmen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (26/10/2026). Foto: Zahira Hilman/kumparan

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) akan melatih 59.575 guru kelas sekolah dasar (SD) untuk meningkatkan kecakapan mengajar Bahasa Inggris. Pelatihan tersebut menjadi bagian dari persiapan penerapan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib mulai kelas 3 SD.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan, pelatihan tersebut akan dimulai pada awal November 2026 dengan melibatkan 107 perguruan tinggi yang memiliki program studi Pendidikan Bahasa Inggris.

“Awal November akan melatih 59.575 guru kelas SD untuk kecakapan mengajar bahasa Inggris dengan melibatkan 107 kampus yang memiliki prodi pendidikan bahasa Inggris,” kata Mu’ti dalam agenda Taklimat Media “2 Tahun Gerak Nyata Pendidikan Bermutu untuk Semua” di Gedung Kemendikdasmen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (26/10).

Mu’ti menjelaskan, pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya Kemendikdasmen mempersiapkan guru untuk menjalankan kebijakan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib di kelas 3 SD.

“Pelatihan ini adalah persiapan dan kesiapan kami untuk melaksanakan kebijakan bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib mulai kelas 3 sekolah dasar,” ujarnya.

Sebelum pelatihan tersebut, Kemendikdasmen juga telah melatih ribuan guru kelas untuk mengajar Bahasa Inggris.

Mu’ti mengungkap, sepanjang 2026, sebanyak 5.777 guru kelas telah mengikuti pelatihan mengajar Bahasa Inggris.

“Bahwa tahun 2026, kami sudah melatih guru kelas untuk mengajar bahasa Inggris sejumlah 5.777 guru kelas,” tandasnya.