News
·
21 Agustus 2021 17:20
·
waktu baca 2 menit

Cerita JK Minta Menlu Cabut Status Teroris Taliban di PBB Agar Bisa Undang ke RI

Konten ini diproduksi oleh kumparan

Foto ini mungkin mengganggumu, apakah tetap ingin melihat?

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam diskusi publik di Hotel Ambhara, Jakarta, Selasa (3/12). Foto: Nugroho Sejati/kumparan

Mantan Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK), mengungkapkan Indonesia selalu berperan aktif mendorong konflik di Afghanistan diselesaikan dengan damai. Salah satu peran Indonesia yakni melakukan mediasi dengan mengundang Taliban dan pemerintahan Afghanistan ke Indonesia.

ADVERTISEMENT

Namun, ada kendala saat JK hendak mengundang Taliban ke Indonesia. Saat itu, Taliban masuk dalam daftar teroris di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). JK yang dulu aktif sebagai Wapres RI kemudian langsung meminta Menteri Luar Negeri agar status tersebut bisa dicabut.

"Sejak awal kita melihat ini, saat saya menjadi wapres, minta mengundang mereka ke Indonesia ke dua-duanya, Taliban. Tetapi waktu kita bilang, ada masalah, mereka dianggap oleh PBB, bukan Amerika, bukan saya, bahwa mereka teroris karena itu tidak boleh keluar dari Afghanistan," kata JK dalam webinar bertajuk 'Masa Depan Afghanistan dan Peran Diplomasi Perdamaian Indonesia', Sabtu (21/8).

"Terpaksa saya minta Menlu untuk mencabut gelar teroris itu di PBB di dewan keamanan. Kebetulan Indonesia menjadi anggota dewan keamanan," lanjut dia.

ADVERTISEMENT

Setelah berhasil mendapatkan izin, JK mengatakan, 6 orang diundang ke Jakarta untuk berunding agar penyelesaian konflik dilakukan secara damai.

"Berhasil untuk memberi izin, ada enam orang tahap pertama dan kemudian mereka saya undang ke Indonesia. Dan katakanlah kita berunding di Jakarta dan mereka setuju atas namanya prinsip perdamaian," jelas dia.

Tak hanya mengundang Taliban, JK juga mengungkapkan Indonesia saat itu juga mengundang pemerintahan Presiden Ashraf Ghani untuk membahas hal serupa. Bahkan, ia pun langsung berkunjung ke Afghanistan untuk melihat kondisi yang ada.

Foto ini mungkin mengganggumu, apakah tetap ingin melihat?

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla saat Bertemu dan Berdiskusi dengan Pemerintah Afghanistan. Foto: Dok. Istimewa

"Jadi mereka kemudian, dimulainya dengan permintaan Presiden Ghani ke pemerintah Indonesia dan saya kemudian diundang. Saya bicara dengan Pak Presiden Ghani di Jakarta lama sekali berjam-jam. Kira mendiskusikan apa yang sebaiknya kita lakukan di Afghanistan itu," jelas JK.

ADVERTISEMENT

"Yang tentu setelah itu juga sebagai wapres telah Presiden Jokowi mengunjungi Afghanistan sehari, saya datang ke sana dua kali untuk lebih mempertegas prinsip kita untuk melaksanakan perdamaian begitu juga taliban datang lagi ke Jakarta saya undang lagi mereka untuk membicarakan cara damai," tandas JK.

Afghanistan kini mulai dikuasai oleh Taliban, bahkan sudah menguasai ibu kota Afghanistan, Kabul. Gerakan Taliban ini tak lama setelah Amerika Serikat menarik pasukannya dari Afghanistan.