News
·
29 Juni 2021 10:34
·
waktu baca 1 menit

Menlu Retno Lobi India untuk Longgarkan Izinkan Ekspor Obat ke Indonesia

Konten ini diproduksi oleh kumparan

Foto ini mungkin mengganggumu, apakah tetap ingin melihat?

Menlu RI Retno Marsudi saat konferensi pers kedatangan vaksin corona tahap keenam di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin (8/3/2021). Foto: Amiri Newsroom, Infopublik, DJIKP, Kominfo

Menlu Retno Marsudi bertemu Menlu India S. Jaishankar di Italia pada Senin (28/6/2021) waktu setempat. Retno melobi Menlu India agar mau mengekspor obat-obatan ke Indonesia.

ADVERTISEMENT

Saat ini, India tengah menghentikan pengiriman obat-obatan terapeutik ke negara-negara lain di dunia. Obat tersebut begitu dibutuhkan saat pandemi COVID-19.

"Menlu India, saya menyampaikan harapan agar izin ekspor beberapa obat-obatan terapeutik dari India ke Indonesia, yang saat ini diperlukan Indonesia, agar dapat diberi kelonggaran," ucap Retno dalam keterangan pers virtual, Selasa (29/6/2021).

"Sebagaimana teman ketahui, karena situasi Covid-19 di India, maka India memberlakukan pembatasan sementara ekspor vaksin dan obat-obatan ke luar negeri," papar dia.

Retno memastikan, lobinya ke Menlu India menemui titik terang. India kini mempertimbangkan untuk melonggarkan ekspor obat ke Indonesia.

"Permintaan Indonesia dipertimbangkan secara positif oleh India dan Indonesia telah menyampaikan rincian obat-obatan yang diperlukan saat ini," tutur dia.

ADVERTISEMENT

Retno sendiri berada di Italia untuk menghadiri pertemuan menteri anggota G20. Selain India, Retno bertemu beberapa Menlu lainnya termasuk Jepang.

Usai bertemu Menlu Jepang, Retno memastikan vaksin dari Negeri Matahari Terbit akan tiba di Indonesia 1 Juli 2021 dan pertengahan Juli. Total ada dua juta dosis vaksin yang bakal diberikan Jepang ke Indonesia.