Polling kumparan: 2024, Waktu Tepat untuk Agus Yudhoyono

Menjelang Pemilu 2019, nama Agus Harimurti Yudhoyono terus merangkak naik. Dalam berbagai survei, putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono itu masuk bursa capres-cawapres potensial. Padahal, baru Maret 2017 dia kalah telak pada Pilkada DKI Jakarta.
Sosok AHY menjadi berkah bagi Demokrat. Mereka memosisikannya sebagai calon pemimpin. Selain PDIP dengan Jokowi-nya dan Gerindra dengan Prabowo-nya, belum ada lagi partai yang punya tokoh dengan popularitas dan elektabilitas meroket di tingkat nasional yang serius disodorkan untuk pertarungan politik 2019.
Terdapat beberapa skenario politik terkait AHY yang kencang berembus: ikut dalam gerbong PDIP menjadi cawapres Jokowi, bergabung dengan poros Gerindra mengusung Prabowo, maju menjadi capres dari Poros Ketiga (yang belum terbentuk), atau tak perlu dulu ikut ingar bingar 2019, tunggu 2014, toh bisa masuk ke pemerintahan sebagai menteri.
Apalagi usia AHY masih 39 tahun, terhitung muda dalam kancah perpolitikan. Sampai empat pemilu lagi pun, dia mungkin masih bugar. Maka, buat seorang AHY, bisa jadi memundurkan satu kali pemilu untuk maju bertarung, tak jadi masalah. Atau jangan-jangan, malah akan membuatnya makin matang di 2024. Mungkin. Sebab politik memang seni segala kemungkinan. Mana kita tahu sekarang A, besok B, lusa C.
Politisi punya pertimbangan, warganet juga boleh berpendapat. Dalam polling kumparan soal masa depan AHY sang putra mahkota Cikeas, mayoritas responden (55,8 persen) berpendapat AHY sebaiknya tak maju di Pilpres 2019, tapi tunggu Pilpres 2024.
Polling ini diikuti oleh 520 pembaca, digelar 27-28 Maret 2018. Sementara 50 persen responden menganggap AHY paling bagus maju di 2024, 22 persen lainnya menilai AHY sebaiknya jadi menteri saja. Hitung-hitung menimba pengalaman di pemerintahan.
Di luar itu, 12,3 persen responden melihat AHY cocok menjadi cawapres Jokowi pada pemilu tahun depan, sedangkan 7,2 persen sisanya menganggap AHY lebih oke berada di kubu seberang Jokowi.
Santai dulu, Mas Agus. Pendaftaran capres-cawapres ‘masih’ lima bulan lagi. Masih ada waktu untuk meneruskan gerilya politik agar lebih mantap memutuskan.
Oh ya, hasil lengkap polling bisa diakses di sini.

