Polres Jakpus Luncurkan 11 Mobil Vaksin Keliling, Sasar Zona Merah Corona

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolres Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi melepas 11 mobil vaksin keliling, Kamis (15/7).  Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Kapolres Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi melepas 11 mobil vaksin keliling, Kamis (15/7). Foto: Dok. Istimewa

Polres Metro Jakarta Pusat mendapat bantuan 11 kendaraan dari CSR 3 perusahaan. Kendaraan itu akan digunakan untuk vaksin keliling.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi mengatakan pengadaan vaksin keliling merupakan hasil evaluasi dari program vaksinasi yang telah berjalan. Menurut dia banyak wilayah yang belum terjangkau dengan vaksinasi yang sifatnya statis.

"Beberapa waktu terakhir kita melaksanakan vaksinasi ini kemudian adanya program akselerasi vaksinasi kita menganalisa dan evaluasi. Tenyata vaksinasi yang sifatnya sistematis, di berbagai tempat, pertama kurang tepat dalam mencapai sasaran," kata Hengki saat melepas mobil vaksin keliling di Polres Metro Jakarta Pusat, Kamis (15/7).

kumparan post embed

Hengki menuturkan sejauh ini masih ada warga di zona merah dan oranye yang belum mendapat vaksin. Salah satu kendala mereka ialah pendaftaran yang harus online. Maka itu Polres Metro Jakarta Pusat yang kini akan mendatangi lokasi mereka.

"Sesuai kebijakan Bapak Presiden, kita akan serbu zona merah dan oranye ini yang rawan penularan, karena memang salah satu kampung berdempetan. Ini yang harus kita sentuh. Karenanya dengan menggunakan vaksinasi keliling bisa lebih efektif," kata Hengki.

Mobil vaksin keliling yang dilepas Kapolres Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi, Kamis (15/7). Foto: Dok. Istimewa
kumparan post embed

Vaksin keliling itu akan berlangsung selama 3 bulan. Ada 90 tenaga kesehatan yang menjadi relawan dalam kegiatan tersebut.

"(Target) 250 (orang) dalam satu lokasi. Tapi seluruh Jakarta Pusat kami targetkan lebih dari 3.000-an per hari," kata Hengki.

***

Saksikan video menarik di bawah ini: