Berita Populer: Tanggapan BYD Indonesia Soal Digugat; Kia Carens EV di Diler

kumparanOTOverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi modul baterai BYD yang terendam dalam cairan pendingin. Foto: Dok. Car News China
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi modul baterai BYD yang terendam dalam cairan pendingin. Foto: Dok. Car News China

Tanggapan BYD Motor Indonesia soal gugatan sengketa merek Denza oleh PT Raden Reza Adi merupakan salah satu berita populer kumparanOTO, Jumat (23/10).

Kemudian ada mobil listrik Kia Carens EV yang mulai terlihat di diler Bandung, serta melihat lebih dekat teknologi kemudi terbaru yang tak biasa dari Toyota.

Selengkapnya rangkuman berita populer kumparanOTO.

Respons BYD Indonesia Soal Digugat Rp 9,5 T oleh Pemilik Merek Denza

PT BYD Motor Indonesia memberikan tanggapan resmi terkait gugatan sengketa merek Denza bernilai Rp 9,5 triliun yang dilayangkan oleh PT Raden Reza Adi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Pihak pabrikan menegaskan bahwa mereka menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan serta memercayakan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada tim legal internal.

kumparan post embed

Mobil Listrik Kia Carens Mulai Mejeng di Diler Bandung, Berapa Harganya?

Lini kendaraan ramah lingkungan Kia Carens EV mulai dipamerkan di diler resmi Kia Paskal Bandung setelah sebelumnya sempat menyapa publik pada ajang GIIAS 2026. Kehadiran unit display battery electric vehicle ini menjadi langkah strategis pabrikan dalam mendekatkan teknologi mobilitas ramah lingkungan kepada calon konsumen di Jawa Barat.

kumparan post embed

NEO Steer, Saat Toyota Hilangkan Pedal Gas-Rem dan Memindahkannya ke Setir

Toyota memperkenalkan inovasi kontrol berkendara canggih bernama NEO Steer yang mengintegrasikan fungsi kemudi, akselerasi, dan pengereman dalam satu peranti utuh. Teknologi ini dirancang secara inklusif untuk memudahkan pengemudi yang memiliki keterbatasan fungsi anggota gerak bawah agar dapat mengoperasikan mobil secara mandiri.

kumparan post embed