Danantara Siapkan Pendanaan Besar Proyek Mobil Nasional

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tampilan depan mobil i2C. Foto: Dok. Italdesign
zoom-in-whitePerbesar
Tampilan depan mobil i2C. Foto: Dok. Italdesign

Badan Pengaturan (BP) BUMN membeberkan rencana penguatan kemandirian industri dalam negeri. Salah satunya adalah perihal pengembangan mobil nasional, di samping proyek strategis Propelan Merah Putih, Brassmill, dan Brasscup.

Dilansir melalui salah satu akun media sosial resminya (@bumn_id), proyek mobil nasional bakal didukung penuh oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara. Serta menggandeng PT LEN dan PT Pindad.

COO Danantara Indonesia, Dony Oskaria mengatakan pihaknya siap melakukan investasi besar untuk mewujudkan cita-cita tersebut. Tidak hanya sekadar prototipe, melainkan menyiapkan industri dan ekosistem pendukungnya.

"Apa pun yang kita masuk, kita mesti the latest technology dan kita akan invest gede-gedean. Kita nggak mau cuma jadi follower. Ini akan menjadi satu manufaktur yang terbaik dan the latest technology," kata Dony di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta (5/11).

Kantor Danatara. Foto: Ave Airiza Gunanto/kumparan

Dijanjikan, salah satu langkah BP BUMN dan Danantara untuk membangun industri otomotif mandiri adalah mendorong penyediaan teknologi yang lebih modern, fasilitas produksi yang kompetitif, hingga jaringan industri terkait yang kuat.

"Nanti kita akan support saja semuanya. Ini juga bagus buat Pindad, kan jelas offtake-nya, ada margin-nya, terutama buat negara ya," imbuh Dony.

Pemerintah berharap efek berantai dari pengembangan mobil nasional. Seperti peningkatan efisiensi biaya, memperkuat daya saing industri nasional, serta menciptakan lapangan kerja berkualitas bagi talenta terbaik di Tanah Air.

Pindad Pandu EV. Foto: Pindad

"Ini akan menjadi satu manufaktur yang terbaik dan the latest technology. Nah, mobil nasional juga begitu, ini kan juga bagus anak-anak terbaik kita bisa bekerja di perusahaan yang proper. Pabriknya bagus, teknologinya mutakhir, orang juga bangga kan," kata Dony.

Selain itu, penguatan produksi diharapkan mampu meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri, memperkuat kemandirian pasokan, serta memenuhi kebutuhan nasional dengan dukungan kepastian penyerapan produk.

Pemerintah libatkan Pindad garap proyek mobil nasional

Mobil konsep i2C di GIIAS 2025. Foto: Shutterstock

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengungkapkan beberapa detail perkembangan terbaru seputar persiapan dimulainya program mobil nasional. PT Pindad akan menjadi salah satu perusahaan yang dilibatkan.

"Mobil nasional sedang disiapkan oleh Pindad, jadi dengan kawasan di Karawang. Tapi tentu kita akan lihat targetnya bisa dinaikkan kapasitasnya secara bertahap," buka Airlangga saat berjumpa dengan awak media di Tangerang beberapa waktu lalu.

Belum lagi, sempat muncul ihwal pengembangan sedan listrik nasional yang pernah diutarakan oleh Presiden Prabowo Subianto. Sementara proyek BEV nasional merujuk pada konsep i2C atau Indigenous Indonesian Car yang berwujud SUV.

"Teknologi harus diolah menjadi industri sehingga bermanfaat bagi suatu bangsa. Industri tentunya ada berbagai tingkatan, industri dasar, industri menengah, habis itu industri yang sangat tinggi dan sebagainya," seru Prabowo saat resmikan pabrik PT PT VKTR Sakti Industries di Jawa Tengah belum lama ini.