Mark Hoppus Blink 182 Karantina demi Cegah Corona: Enggak Ada yang Keluar-Masuk

Dengan menyebarnya virus corona di berbagai wilayah di dunia, sejumlah musisi yang menunda bahkan membatalkan konsernya. Tapi, berbeda halnya dengan Blink 182.
Unit punk pop tersebut hingga kini masih belum mengubah jadwal konser mereka yang dijadwalkan berlangsung pada 16 Mei 2020 di Meksiko.
Meski begitu, salah satu personel Blink 182, Mark Hoppus, telah mengkarantina dirinya dan keluarganya demi mencegah terjangkit virus corona.
Ia juga membatalkan semua pertemuan dan acara, termasuk melarang anggota keluarganya untuk keluar rumah, atau menerima tamu.
"Kami mengkarantina diri sendiri di rumah untuk seminggu ke depan. Kalau setelah ini enggak ada dari kami yang memiliki gejala virus corona, kami akan keluar rumah lagi," kata dia, lewat unggahan di Twitter @markhoppus.
Bassist Blink 182 ini juga memastikan punya cukup stok makanan selama karantina.
Ia mengaku melakukan ini karena takut dengan virus corona yang masih belum bisa dikenali. "Kami hanya melakukan peran kami untuk memperlambat penularan. Mungkin kami kelihatannya berlebihan, tapi ini penting. Lakukan apa yang kamu bisa, dan jagalah satu sama lain," tutup Mark Hoppus.
Sejauh ini, penyebaran virus corona yang berasal dari Kota Wuhan, China, sudah menginfeksi lebih dari 170 ribu orang di berbagai negara. Sementara, korban meninggal mencapai 7 ribu orang.
