Konten dari Pengguna

Privasi dan Publik dalam Ranah Pers

Nazwatul Izzati

Nazwatul Izzati

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Andalas 2023.

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Nazwatul Izzati tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menyeimbangkan antara kepentingan publik untuk mengetahui informasi dan hak privasi sumber adalah salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh para wartawan. Di satu sisi, publik memiliki hak untuk mengetahui informasi yang berkaitan dengan kepentingan umum, seperti korupsi, pelanggaran hukum, atau kebijakan pemerintah yang merugikan. Di sisi lain, setiap individu memiliki hak atas privasi yang dilindungi oleh hukum.

dokuentasi pribadi penulis.
zoom-in-whitePerbesar
dokuentasi pribadi penulis.

Kode Etik Jurnalis mewajibkan pers untuk “menghormati hak privasi” dan “menghormati pengalaman traumatik” subjek berita dalam penyajian gambar, foto, dan suara. Dalam hal ini, pemberitaan dan proses peliputan mutlak dilakukan dengan cara bersikap menahan diri dan berhati-hati (Pasal 2, Pasal 5, dan Pasal 9 KEJ).

Di satu sisi, publik memiliki hak untuk mengetahui informasi yang berkaitan dengan kepentingan umum. Informasi tentang korupsi, pelanggaran hukum, atau kebijakan pemerintah yang merugikan masyarakat harus diungkap agar transparansi dan akuntabilitas dapat terwujud. Di sisi lain, setiap individu memiliki hak atas privasi yang dilindungi oleh hukum. Hak ini mencakup perlindungan terhadap kehidupan pribadi, keluarga, rumah, dan komunikasi.

Dilema etika inilah yang seringkali dihadapi oleh para wartawan. Kapan sebuah informasi dianggap penting untuk kepentingan umum sehingga publikasi menjadi justifikasi untuk mengungkap privasi seseorang? Batas mana yang harus digariskan antara informasi yang bersifat publik dan yang bersifat pribadi?

Secara umum, ada beberapa prinsip yang dapat dijadikan acuan untuk menentukan kapan privasi seseorang harus dihormati:

  1. Informasi yang Berkaitan dengan Kepentingan Umum: Informasi yang berkaitan dengan kepentingan umum, seperti korupsi, pelanggaran hukum, atau kebijakan pemerintah yang merugikan masyarakat, umumnya dapat dipublikasikan.

  2. Tingkat Keterkenalan: Individu yang terkenal atau memegang jabatan publik memiliki tingkat privasi yang lebih rendah dibandingkan dengan orang biasa.

  3. Dampak terhadap Masyarakat: Jika informasi yang dipublikasikan dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap masyarakat, maka kepentingan publik akan lebih diutamakan.

  4. Tingkat Ancaman: Jika sumber informasi menghadapi ancaman atau bahaya jika identitasnya terungkap, maka wartawan perlu mempertimbangkan untuk melindungi identitas sumber tersebut.