Konten dari Pengguna

Valencia Pecat Pelatih dan CEO dalam Satu Hari: Ini Bukan Krisis Biasa

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Muhammad Ilham Prakoso tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi dibuat dengan AI
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi dibuat dengan AI

Pada Minggu, 13 September 2026, sehari setelah kekalahan 0-1 dari Sevilla yang menutup lima laga pertama La Liga tanpa satu kemenangan pun, Valencia mengumumkan pemecatan Carlos Corberan sebagai pelatih kepala. Di pengumuman yang sama, CEO Ron Gourlay juga diberhentikan. Di hari berikutnya, empat anggota staf teknis departemen olahraga menyusul: Lisandro Isei, Hans Gillhaus, Andres Zamora, dan Malek Shafei.

Satu hari. Enam orang. Dan sebuah kontrak yang baru diperpanjang hingga 2028, hanya beberapa minggu sebelum pemecatan itu terjadi.

Dari Penyelamat Menjadi Kambing Hitam dalam Dua Musim.

Corberan awalnya ditunjuk pada Desember 2024 untuk menyelamatkan Valencia dari degradasi, dan berhasil melakukannya. Musim berikutnya, ia membawa Valencia finis di posisi kesembilan La Liga, pencapaian yang cukup signifikan untuk sebuah klub yang setengah musim sebelumnya hampir turun kasta.

Ia bahkan baru saja memperpanjang kontrak hingga Juni 2028, sebuah tanda kepercayaan yang kemudian terbukti sangat prematur. Lima laga awal musim 2026/27 mengubah segalanya: satu hasil imbang, empat kekalahan, hanya mencetak satu gol, dan sudah kebobolan 10 gol. Valencia terpuruk di posisi ke-20, dasar klasemen La Liga.

Titik paling memalukan datang pada 6 September, ketika Barcelona mengunjungi Mestalla dan pulang dengan kemenangan 5-0. Gelandang Manchester City Rodri, yang menyaksikan laga itu, berkomentar terus terang bahwa tim yang ia lihat sangat lemah dan penampilannya sangat buruk, sebuah komentar yang kemudian banyak dikutip media Spanyol sebagai cermin betapa dalamnya masalah Valencia.

Enam Juta Euro untuk Kesalahan Manajemen Sendiri.

Biaya finansial dari perombakan ini sangat berat untuk klub yang kondisi keuangannya tidak ideal. Pemecatan Corberan dan stafnya saja diperkirakan menghabiskan sekitar enam juta euro dalam bentuk kompensasi kontrak. Ini adalah uang yang harus dibayar Valencia untuk kesalahan yang sebagian besar dilakukan oleh manajemennya sendiri: memperpanjang kontrak seorang pelatih tanpa jaminan yang cukup bahwa musim baru akan berjalan lebih baik.

Perombakan tidak berhenti pada pelatih dan CEO. Valencia membubarkan seluruh struktur olahraga yang dibangun Gourlay, sebuah langkah yang mereka sebut sebagai awal dari fase baru dalam manajemen sepak bola klub. Tapi memulai dari nol di pekan keenam musim, saat tim sudah terpuruk di dasar klasemen, adalah posisi yang jauh dari ideal untuk siapapun yang akan mengisi jabatan-jabatan yang kosong itu.

Pelatih sementara Oscar Sanchez, yang sebelumnya menangani tim cadangan Valencia, kini bertugas mengendalikan kapal yang sedang oleng. Debut langsungnya adalah tandang ke Alaves hari ini, laga yang tidak memberi banyak waktu untuk memperkenalkan diri, apalagi menerapkan filosofi baru.

Bukan Kali Pertama, dan Mungkin Bukan Kali Terakhir.

Valencia adalah klub yang sudah terlalu akrab dengan kekacauan manajerial. Dalam satu dekade terakhir, pergantian pelatih terjadi hampir setiap musim, sering kali dengan alasan yang sama: hasil buruk di awal musim, kesabaran manajemen yang habis lebih cepat dari yang dijanjikan, dan kontrak yang diperpanjang lalu diabaikan.

Pola ini mencerminkan masalah yang lebih dalam dari sekadar pilihan pelatih yang salah. Selama fondasi pengambilan keputusan di tingkat manajemen tidak berubah, pergantian pelatih hanya akan menghasilkan satu nama baru yang pada akhirnya menghadapi nasib yang sama.

Dalam pernyataan resminya, Valencia menyebut Corberan datang untuk memimpin proyek olahraga dalam situasi yang rumit dan berhasil mengubahnya, serta memuji profesionalisme dan komitmennya selama 72 laga resmi. Pujian itu terasa ironis ketika ditempatkan di samping fakta bahwa ia dipecat kurang dari dua bulan setelah kontraknya diperpanjang dua tahun.

Valencia memecat Carlos Corberan, Ron Gourlay, dan empat staf teknis dalam waktu kurang dari 24 jam. Itu bukan tanda keberanian manajerial, melainkan tanda kepanikan yang sudah dibalut dengan bahasa "awal fase baru". Lima laga, satu poin, enam juta euro kompensasi, dan seorang pelatih sementara yang baru pertama kali merasakan kursi pelatih tim utama. Jika Valencia benar-benar ingin memulai dari nol, yang pertama harus berubah bukan nama pelatihnya, melainkan cara klub ini membuat keputusan.