Konten dari Pengguna

5 Puisi Bertema Sumpah Pemuda yang Menginspirasi Generasi Muda

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Puisi Bertema Sumpah Pemuda. Foto: Unsplash/ Falaq Lazuardi
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Puisi Bertema Sumpah Pemuda. Foto: Unsplash/ Falaq Lazuardi

Puisi bertema Sumpah Pemuda yang menginspirasi generasi muda menjadi salah satu cara untuk mengenang semangat perjuangan para pemuda dalam mempersatukan bangsa Indonesia.

Peringatan Sumpah Pemuda bukan sekedar mengenang peristiwa bersejarah pada 28 Oktober 1928, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya kontribusi pemuda bagi bangsa. Semangat yang diwariskan para pemuda terdahulu dapat dituangkan dalam karya sastra yang menyentuh hati dan membangkitkan motivasi.

5 Puisi Bertema Sumpah Pemuda yang Menyentuh Hati

Ilustrasi Puisi Bertema Sumpah Pemuda. Foto: Unsplash/ hasyir anshori

Berikut adalah deretan puisi bertema Sumpah Pemuda menjadi salah satu bentuk karya sastra yang menggambarkan semangat persatuan, perjuangan, dan kecintaan terhadap tanah air, dikutip dari laman id.scribd.com.

Melalui rangkaian kata yang penuh makna, puisi-puisi ini mengajak pembaca untuk mengenang perjuangan para pemuda dalam menyatukan bangsa Indonesia pada 28 Oktober 1928.

Puisi 1 - Sumpah Pemuda

Sumpah Pemuda telah tercanangkan

28 Oktober adalah harinya

Di mana semua unsur negeri menjadi satu

Satu kesatuan… bangsa Indonesia

Satu nusa, satu bangsa, satu bahasa

Ya… INDONESIA

Di situlah bahasa Melayu berubah nama

Menjadi bahasa Indonesia yang kita ketahui saat ini

Bahasa Indonesia seiring waktu makin berkembang

Menjadi bahasa nan mandiri, mulailah terpisah

Namun akar tetaplah sama dengan serumpun

Hanya nama dan sejarah yang memisahkan

Namun di balik kerudung banggaku

Aku masih menyimpan segenggam duka

Semakin berkembang bahasa persatuanku

Namun semakin hancurlah dia….

Serbuan-serbuan kosakata dari bahasa adikuasa

Makin mencabik-cabik bahasaku

Makin kacau balau bahasaku

Jangan sampailah bahasaku hilang….

Zaman memang tak bisa dihalang

Namun kapankah kita sebangga Prancis pada bahasanya?

Masih malukah kita dengan bahasa kita sendiri?

Kapankah kita menganggap bahasa Indonesia sebagai kebanggaan?

Itu yang patut dipertanyakan pada setiap anak bangsa

Anak bangsa yang merasa dirinya bangsa Indonesia….

Mana semangat Sumpah Pemuda itu, kawan?

Apakah hanya sebagai pemanis bibir belaka?

Bahasa menunjukkan bangsa

Banggalah kita dengan bahasa kita

Bahasa pemersatu ratusan suku di tanah air tercinta

Bahasa Indonesia…

Puisi 2 - Pahlawanku

Pahlawanku..

Aku bangga padamu..

Kau rela mengorbankan nyawamu melawan banyaknya penjajah yang datang ke tanah air ini

Demi membela tanah air yang kau cintai.

Pahlawanku..

Kau melawan

Kau menyerang

Tak gentar dengan perlawanan yang mereka berikan

Pahlawanku..

Sungguh banyak jasa-jasamu pada negara ini

Sungguh banyak yang telah kau berikan bagi negara ini

Pahlawanku, kau pantang menyerah

Pahlawanku.

Bukan hanya yang tua..

Tetapi yang muda pun ikut berperang melawan para penjajah

Para pahlawan mudaku

Demi menghormati jasa-jasamu pada negara ini

Kami buatkan hari yang istimewa untukmu

Hari Sumpah Pemuda

Hari di mana kau bersumpah mempertahankan Indonesia

Tanggal 28 Oktober, itulah hari Sumpah Pemuda

Sekali lagi..

Kami sebagai bangsa Indonesia

Bangga padamu, wahai Pahlawanku

Kusulam bendera merah putih dengan benang

Puisi 3 - Sumpah Pemuda

Merah yang berani, putihnya yang suci

Tanggal 28 Oktober haruslah dikenang

Sebagai masa bangsa-bangsa jadi satu jati diri

Gunung Talang, Gunung Kelimutu

Jaraknya jauh tapi sama berapinya

28 Oktober berbagai suku menyatu

Jadi satu, yakni bangsa Indonesia

Tanah Riau terkenal gurindam dua belas

Tanah Jawa terkenal seni wayangnya

Bersatu dari barat-timur menolong tertindas

Demi mewujudkan bangsa yang dicita-cita

Hutan lebat melimpah rusa

Melihat mereka mengundang rindu

Bahasa mencerminkan bangsa

Dengan bahasa marilah kita berpadu

Siti Aisyah menenun perca

Disusun-susunnya menjadi kain nan indah

Janganlah persatuan ini binasa

Jangan karena ego bangsa kita terpecah

Puisi 4 - Pemuda Harapan Bangsa

Hatiku bergetar ketika kudengar

Bait-bait Sumpah Pemuda terbacakan

Begitu tulus dan penuh semangat membara

Para pemuda berjuang untuk tanah air Indonesia

Mereka tak gentar dengan senjata tajam dan tembakan yang menghadang

Mereka kuatkan tekad

Bulatkan semangat untuk bangsa dan negara

28 Oktober 1928

84 tahun yang lalu, bahkan saat kita belum terlahir

Semangat pemuda terus membara

Untuk menyatukan tanah air Indonesia

Untuk menyatukan bahasa Indonesia

Untuk menyatukan bangsa Indonesia

Pemuda Harapan Bangsa

Tonggak perjuangan kini berada di tangan kita

Singsingkan lengan baju kita

Lanjutkan perjuangan para pemuda

Untuk terus mempertahankan kemerdekaan

Memajukan bangsa dan menjaga nama baik Indonesia di mata dunia

Puisi 5 - Indonesia Berjaya

Di alam kemerdekaan ini

Dalam mengisi cita-cita dan masa depan

Mari kita singsingkan lengan

Sebagai semangat generasi yang cerdas

Sebagai penerus bangsa

Kita diingatkan

Dalam hari Sumpah Pemuda 28 Oktober

Tugas ini berada di pundak pemuda-pemudi

Lewat alam pendidikan

Yang mencerdaskan kehidupan

Demi cita-cita masa depan

Indonesia Berjaya.

Itulah deretan puisi bertema Sumpah Pemuda yang juga menyampaikan pesan mengenai pentingnya menjaga bahasa Indonesia, menghargai jasa para pahlawan, serta meneruskan perjuangan generasi terdahulu demi masa depan bangsa. (Idaf)

Baca juga: Tiga Hasil Sidang PPKI pada Tanggal 18 Agustus 1945 dalam Sejarah Indonesia