Konten dari Pengguna

Apa Itu Canyoneering? Kenali Aktivitas Petualangan di Alam Terbuka

P

Pojok Informasi

Membagikan informasi dari berbagai topik.

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Pojok Informasi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Apa itu canyoneering. Foto: Unsplash.com/Han-Hsing Tu
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apa itu canyoneering. Foto: Unsplash.com/Han-Hsing Tu

Kegiatan petualangan di alam memiliki beragam bentuk dengan karakter medan dan tantangan yang berbeda, salah satunya adalah canyoneering. Lantas, apa itu canyoneering dan seperti apa kegiatan yang dilakukan selama menyusuri jalurnya?

Aktivitas ini memiliki karakter tersendiri yang membedakannya dari kegiatan luar ruang lainnya.

Kondisi jalur serta lingkungan tempat kegiatan berlangsung juga turut menentukan pengalaman yang didapatkan sepanjang perjalanan.

Apa Itu Canyoneering Sebagai Kegiatan Petualangan?

Ilustrasi Apa itu canyoneering. Foto: Unsplash.com/Han-Hsing Tu

Apa itu canyoneering? Dikutip dari explore-share.com, canyoneering adalah aktivitas menyusuri ngarai dengan menggabungkan beberapa teknik, seperti berjalan kaki, memanjat, berenang, melompat, dan turun menggunakan tali.

Istilah canyoning juga digunakan untuk kegiatan yang sama, terutama dalam konteks petualangan alam di berbagai negara.

Perjalanan dilakukan dengan mengikuti bentukan alami ngarai, termasuk jalur sungai yang terbentuk di antara dinding batu. Peserta dapat melewati kolam, aliran air, bebatuan licin, serta air terjun sebelum mencapai bagian akhir rute.

Tingkat kesulitan canyoneering tidak selalu sama. Kondisi aliran air, ketinggian rintangan, panjang jalur, bentuk bebatuan, serta kebutuhan menggunakan teknik tali dapat menentukan seberapa menantang suatu rute.

Rute yang relatif mudah dapat berisi kegiatan berjalan, berenang, meluncur di batu, atau melompat ke kolam dengan ketinggian yang masih terukur.

Jalur yang lebih teknis dapat membutuhkan kemampuan rappelling atau abseiling, yaitu menuruni permukaan vertikal menggunakan tali dan perlengkapan khusus.

Perlengkapan yang digunakan disesuaikan dengan kondisi jalur. Sepatu dengan daya cengkeram baik diperlukan untuk melewati permukaan basah, sedangkan helm berfungsi melindungi kepala dari benturan atau batu yang terlepas.

Wetsuit juga dapat digunakan ketika perjalanan melewati air yang dingin atau kolam dengan kedalaman tertentu.

Perlengkapan teknis lainnya meliputi harness, static rope, descender, carabiner, sling, serta rope bag untuk membantu membawa dan mengatur tali.

Tas kedap air berguna untuk menjaga barang yang tidak boleh terkena air selama perjalanan.

Sarung tangan dapat membantu melindungi tangan ketika berpegangan pada batu atau tali, sedangkan perangkat komunikasi dapat dipertimbangkan untuk kondisi tertentu.

Pemilihan waktu juga perlu memperhatikan keadaan alam. Musim hujan, pencairan salju di wilayah tertentu, serta badai dapat meningkatkan debit air sehingga kondisi ngarai berubah dan jalur yang sebelumnya aman dapat menjadi lebih sulit.

Pemandu berpengalaman dapat membantu memilih rute yang sesuai kemampuan sekaligus menyesuaikan bagian tertentu ketika kondisi medan tidak memungkinkan.

Peran tersebut penting terutama untuk rute teknis yang membutuhkan penggunaan tali, karena kesalahan dalam memasang atau mengoperasikan perlengkapan dapat menimbulkan risiko.

Canyoneering dapat ditemukan di berbagai kawasan, termasuk Sierra de Guara di Spanyol, Corsica di Prancis, Utah di Amerika Serikat, Pegunungan Jura, Valais di Swiss, hingga sejumlah wilayah di Jepang.

Karakter setiap lokasi berbeda, mulai dari ngarai berbatu dan jalur air hingga kawasan pegunungan dengan air terjun serta kolam alami.

Apa itu canyoneering dapat dipahami sebagai petualangan menyusuri ngarai dengan memanfaatkan kombinasi keterampilan darat, air, dan teknik tali.

Pemilihan rute, perlengkapan yang tepat, kondisi cuaca, serta pendampingan profesional perlu diperhatikan agar perjalanan berlangsung lebih terkontrol. (Suc)

Baca Juga: Tikum Itu Apa? Simak Arti Istilah yang Ramai Digunakan